Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Kata Deddy Corbuzier Berbuka dengan yang Manis itu Salah besar

Kata Deddy Corbuzier Berbuka dengan yang Manis itu Salah besar

10 Juni 2017 | Dibaca : 2658x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Saat berbuka puasa, banyak orang yang selalu memulai hidangan berbuka dengan yang manis, sirup, es teh manis, teh manis hangat dan makanan yang manis, kolak, bubur sumsum, bubur kacang dan masih banyak lainnya. Tujuannya adalah untuk memulihkan stamina dan energi karena setelah berpuasa kurang lebih selama 14 jam, tubuh membutuhkan asupan yang cukup. Namun, tidak sedikit orang yang saat berbuka terlalu berlebihan menyantap hidangan yang manis sehingga tidak heran selama berpuasa tubuh malah menjadi bertambah gemuk.

Mentalis kondang, Deddy Corbuzier ikut angkat bicara mengenai hal dan memberikan pendapat bahwa berbuka puasa dengan makanan yang manis itu SALAH BESAR. Deddy mengatakan bahwa semua agama mengajarkan berpuasa hanya caranya yang berbeda dan berpuasa ini memberikan sejuta manfaat bagi tubuh. 

Penggagas diet OCD ini menyatakan bahwa makanan yang manis justru sangat berbahaya apabila dikonsumsi saat berbuka puasa. Deddy juga sempat berkonsultasi dengan ustad Wijayanto, menurut Ustad Wijayanto, tak ada anjuran berbuka dengan yang manis dalam islam, hanya dianjurkan berbuka dengan makanan yang belum api, tangan atau bahan kimia. Kurma dan buah-buahan sangat dianjurkan saat berbuka puasa karena mengandung manis alami bukan buatan.

Lebih jauh Deddy menjelaskan bahwa kurma merupakan makanan yang memiliki karbohidrat yang kompleksyang memerlukan waktu yang lama untuk diserap oleh tubuh begitu juga dengan buah-buahan. sedangkan makanan yang mengandung manis buatan akan dengan mudah diserap oleh tubuh karena mengandung karbohidrat simple seperti sirup, kolak dan makanan manis lainnya, akibatnya badan malah bertambah gemuk setelah berpuasa.

Jadi menurut Deddy Corbuzier, berbuka dengan makanan yang manis alami adalah benar sedangkan berbuka dengan makanan yang mengandung manis buatan adalah salah besar. Deddy menegaskan bahwa kita semua tidak dibohongi oleh ajaran agama manapun hanya kita dibohongi oleh iklan produk makanan yang mengandung pemanis buatan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sandra Dewi Positif Hamil, Selamat Ya!
16 Juli 2017, by Rachmiamy
Kabar bahagia datang dari artis cantik Sandra Dewi. Setelah menikah dengan Harvey Moeis pada 8 November 2016 lalu, saat ini Sandra Dewi dikabarkan tengah ...
Pertumbuhan Ekonomi Merata, RI Butuh Strategi Jitu
17 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Saat ini pemerintahan RI sedang berupaya untuk melakukan pemerataan dari segi pertumbuhan ekonomi melihat Indonesia terdiri dari berbagai ...
Pelatihan Berbagai Macam Kemampuan Kognitif Dapat Tingkatkan Kemampuan Belajar
17 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Sama seperti atlet yang melakukan pelatihan silang untuk memperbaiki kemampuan fisik, mereka yang ingin meningkatkan kemampuan kognitif dapat memanfaatkan ...
G 30 S PKI
18 September 2017, by Rindang Riyanti
  Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa masyarakat dan generasi muda saat ini perlu tahu sejarah G30S/ PKI. "Namanya sejarah, ...
Bisakah Hidup Kita Tanpa Telepon Seluler?
2 April 2018, by Dika Mustika
Handphone alias telepon seluler rasanya adalah salah satu kebutuhan primer manusia di zaman milenial seperti sekarang ini. Zaman tahun 90-an, mungkin kebutuhan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih