Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Kata Deddy Corbuzier Berbuka dengan yang Manis itu Salah besar

Kata Deddy Corbuzier Berbuka dengan yang Manis itu Salah besar

10 Juni 2017 | Dibaca : 2538x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Saat berbuka puasa, banyak orang yang selalu memulai hidangan berbuka dengan yang manis, sirup, es teh manis, teh manis hangat dan makanan yang manis, kolak, bubur sumsum, bubur kacang dan masih banyak lainnya. Tujuannya adalah untuk memulihkan stamina dan energi karena setelah berpuasa kurang lebih selama 14 jam, tubuh membutuhkan asupan yang cukup. Namun, tidak sedikit orang yang saat berbuka terlalu berlebihan menyantap hidangan yang manis sehingga tidak heran selama berpuasa tubuh malah menjadi bertambah gemuk.

Mentalis kondang, Deddy Corbuzier ikut angkat bicara mengenai hal dan memberikan pendapat bahwa berbuka puasa dengan makanan yang manis itu SALAH BESAR. Deddy mengatakan bahwa semua agama mengajarkan berpuasa hanya caranya yang berbeda dan berpuasa ini memberikan sejuta manfaat bagi tubuh. 

Penggagas diet OCD ini menyatakan bahwa makanan yang manis justru sangat berbahaya apabila dikonsumsi saat berbuka puasa. Deddy juga sempat berkonsultasi dengan ustad Wijayanto, menurut Ustad Wijayanto, tak ada anjuran berbuka dengan yang manis dalam islam, hanya dianjurkan berbuka dengan makanan yang belum api, tangan atau bahan kimia. Kurma dan buah-buahan sangat dianjurkan saat berbuka puasa karena mengandung manis alami bukan buatan.

Lebih jauh Deddy menjelaskan bahwa kurma merupakan makanan yang memiliki karbohidrat yang kompleksyang memerlukan waktu yang lama untuk diserap oleh tubuh begitu juga dengan buah-buahan. sedangkan makanan yang mengandung manis buatan akan dengan mudah diserap oleh tubuh karena mengandung karbohidrat simple seperti sirup, kolak dan makanan manis lainnya, akibatnya badan malah bertambah gemuk setelah berpuasa.

Jadi menurut Deddy Corbuzier, berbuka dengan makanan yang manis alami adalah benar sedangkan berbuka dengan makanan yang mengandung manis buatan adalah salah besar. Deddy menegaskan bahwa kita semua tidak dibohongi oleh ajaran agama manapun hanya kita dibohongi oleh iklan produk makanan yang mengandung pemanis buatan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

PDIP tidak Usung Ridwan di Pilgub Jabar, Ini Alasannya..
24 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Pernah dikabarkan sebagai calon terkuat yang akan diusung PDIP pada Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil ternyata masih bukan kandidat yang utama yang ...
kecewa
11 September 2017, by Dika Mustika
Hari ini tak disangka dengan mudahnya aku bertemu dengan seorang teman lama. Mengapa sampai aku tak menyangka, karena temanku ini termasuk orang yang sangat ...
Naik Kereta Api di Zaman Now...
26 Juni 2018, by Dika Mustika
Kapan terakhir kamu memesan tiket kereta api? Pernahkah kalian melihat di televisi atau mengalami sendiri betapa di zaman tahun 90-an akhir hingga sekitar 2000 ...
Semarang: Seorang Pria Membuang Jasad Perempuan di Tepi Jalan
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Sesosok jasad wanita yang ditemukan di tepi jalan tepatnya di antara Jalan Kendeng V dan Jalan Pawiyatan Luhur I , Kelurahan Bendanngisor, Kecamatan ...
Fakta Seputar Kulit Ayam
31 Maret 2018, by oteli w
Beberapa orang mungkin secara khusus menyingkirkan kulit ayam saat makan ayam, mereka beranggapan bahwa kandungan lemak pada kulit ayam dapat membahayakan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman