Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Ilmuwan Mengidentifikasi 4 Jenis Pacaran dan Bagaimana Nasibnya, Kamu yang Mana?

Ilmuwan Mengidentifikasi 4 Jenis Pacaran dan Bagaimana Nasibnya, Kamu yang Mana?

12 September 2017 | Dibaca : 486x | Penulis : Rindang Riyanti

Para ilmuwan dari University of Illinois melakukan percobaan terhadap 376 pasangan cinta. Mereka mencoba memahami bagaimana perasaan orang berubah dari waktu ke waktu dan mengamati setiap pasangan selama sekitar 9 bulan. Sebagai hasil percobaan, 4 tipe utama pasangan diidentifikasi.

Ini akan membantu memprediksi masa depan hubungan Anda. Kami mempelajari semua tentang 4 jenis ini dan sangat ingin berbagi wawasan dengan Anda.

1. Berkonflik tapi penuh gairah

Ini adalah jenis hubungan Anda jika:

Anda menghabiskan cukup banyak waktu bersama.

Pertemuan Anda selalu cerah dan penuh gairah.

Kebersamaan Anda ditandai oleh pertengkaran yang sering terjadi dan rekonsiliasi yang penuh gairah.

Tingkat perasaan Anda terus berubah.

Anda melarikan diri untuk sementara waktu, mulai saling merindukan, dan bergegas saling berpelukan lagi.

Pasangan seperti itu terus-menerus dalam keadaan "semuanya rumit," tapi tidak putus lebih sering daripada jenis pasangan lainnya.

2. Pecinta Drama

Ini adalah jenis hubungan Anda jika:

Ada banyak pasang surut dalam hubungan Anda.

Anda cenderung membuat keputusan berdasarkan beberapa pengalaman negatif dari masa lalu atau dari kehidupan di luar batas-batas hubungan.

Untuk sebagian besar waktu Anda habiskan bersama, Anda berbicara tentang hubungan itu.

Anda lebih suka menghabiskan waktu luang Anda secara terpisah satu sama lain, masing-masing dengan teman mereka sendiri.

Anggota pasangan seperti itu memiliki kemungkinan putus dua kali lebih besar dari yang lain. Kurang dari setengah pasangan yang berpartisipasi dalam penelitian tersebut yang sampai menikah.

3. Suka party

Ini adalah jenis hubungan Anda jika:

Anda sering berkomunikasi melalui jejaring sosial.

Anda adalah pasangan yang sangat ramah dan memiliki banyak teman yang Anda nongkrong bersama.

Malam yang ideal bagi Anda adalah bermain monopoli bersama teman, memasak makan malam bersama, atau nongkrong di klub malam sampai fajar.

Anda merasa nyaman membicarakan sesuatu satu sama lain.

Hubungan semacam itu dianggap cukup kuat karena didasarkan pada perasaan ramah. 2/3 pasangan dalam percobaan menikah.

4. Berorientasi satu sama lain

Ini adalah jenis hubungan Anda jika:

Anda menghabiskan banyak waktu bersama.

Anda memiliki hobi dan minat yang sama.

Anda sengaja membuat keputusan terkait perkembangan hubungan Anda.

Anda memiliki pandangan yang sama tentang di mana dan bagaimana menghabiskan liburan Anda.

Anda mencoba menyelesaikan konflik dengan mencari kompromi.

Jenis hubungan ini ternyata paling membahagiakan: 90% pasangan yang berpartisipasi menciptakan keluarga yang kuat.

Apa yang para ilmuwan simpulkan?

Berdasarkan hasil penelitian, para ilmuwan sampai pada kesimpulan yang cukup jelas. Perasaan "berkonflik tapi bergairah" terbakar dan mereda dengan cepat. Pertarungan terus-menerus di antara "pecinta drama" juga menyebabkan perpisahan. Tapi "orang-orang pary" dan mereka yang"berorientasi pada satu sama lain" menciptakan keluarga yang kuat.

Tentu saja, formula ideal itu tidak ada, dan semua orang memiliki cara sendiri tentang bagaimana mencintai. Tapi pemahaman jenis hubungan Anda pasti akan membawa perubahan positif.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inilah 5 Alasan Overthinking Tidak Baik untuk Hubungan
3 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Sebuah pasangan yang langgeng tentu berasal dari sebuah komitmen yang dipegang oelh setiap masing – masing dari dua orang yang saling ...
orangutan
22 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Yayasan BOS (Borneo Orangutan Survival Foundation) menerima penghargaan internasional atas dedikasi dan komitmennya dalam upaya menyelamatkan ...
Seoul: Menunda Latihan Militer Gabungan Bergantung Pada Perilaku Utara
20 Desember 2017, by Slesta
Keputusan untuk menunda latihan militer gabungan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat tahun depan tergantung pada perilaku Korea Utara, pejabat Seoul ...
Perhatikan! 3 Aspek Penting Totalitas Menggapai Mimpi
27 Februari 2018, by Zeal
Tampang.com - Setiap orang pasti memiliki mimpi dan pasti ingin mewujudkannya. Namun, mimpi tak akan menjadi kenyataan apabila tidak ada usaha dari diri Anda ...
Segarnya Menyeruput Teh Sehat Kreasi Sendiri di Rumah
5 Juli 2018, by Maman Soleman
Menyeruput segelas teh di pagi hari ataupun di sore hari saat tea time sungguh menyegarkan. Jika bosan dengan minuman teh yang biasa Anda seruput seperti Teh ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview