Tampang

Sony Resmi Tutup Bluepoint Games, Studio di Balik Remake Legendaris dan Proyek God of War Ikut Terdampak?

21 Feb 2026 12:13 wib. 71
0 0
Sony, Bluepoint Games, God of War
Sumber foto: Google

Keputusan Sony juga menimbulkan kekhawatiran terkait nasib para pengembang yang bekerja di Bluepoint Games. Industri game dikenal sangat bergantung pada talenta kreatif, sehingga perubahan struktur organisasi dapat berdampak pada keberlanjutan proyek-proyek inovatif di masa depan. Banyak pihak berharap para pengembang berpengalaman dari studio ini tetap dapat berkontribusi di industri, baik di bawah naungan Sony maupun di perusahaan lain.

Di sisi lain, penutupan studio bukanlah hal baru dalam industri game global. Perubahan tren pasar, prioritas investasi, hingga efisiensi operasional seringkali menjadi faktor utama di balik keputusan besar semacam ini. Sony sebagai perusahaan besar tentunya memiliki pertimbangan strategis jangka panjang sebelum mengambil langkah tersebut, termasuk fokus pada pengembangan judul baru yang dianggap lebih potensial secara komersial.

Meski demikian, reaksi komunitas gamer menunjukkan betapa besar pengaruh Bluepoint Games dalam ekosistem PlayStation. Banyak penggemar yang mengungkapkan rasa kecewa sekaligus nostalgia terhadap karya-karya studio tersebut. Mereka menilai bahwa Bluepoint telah berhasil menjembatani generasi lama dan baru dengan menghadirkan versi modern dari game klasik yang tetap setia pada sumber aslinya.

Penutupan ini juga memicu diskusi mengenai masa depan remake game klasik di bawah naungan Sony. Tanpa Bluepoint Games, muncul pertanyaan apakah Sony akan menunjuk studio lain untuk melanjutkan proyek remake, atau justru mengalihkan fokus pada pengembangan judul orisinal baru. Strategi yang dipilih akan sangat menentukan arah katalog game eksklusif PlayStation dalam beberapa tahun mendatang.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?