Tampang

Kecerdasan Buatan: Berubahnya Lanskap Pekerjaan dan Peluang Baru yang Tercipta

23 Feb 2025 17:49 wib. 53
0 0
Kecerdasan Buatan: Berubahnya Lanskap Pekerjaan dan Peluang Baru yang Tercipta
Sumber foto: iStock

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkominfo) Indonesia juga memberikan pandangan serupa. Menurut Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, Indonesia saat ini menjadi salah satu negara dengan pengguna AI terbanyak di dunia, dengan sekitar 1,4 miliar pengguna beragam platform berbasis kecerdasan buatan. Survei yang dilakukan oleh Tirto dan Jakpat menunjukkan bahwa 87% pelajar di Indonesia memanfaatkan AI untuk mengerjakan tugas mereka.

"Ini yang perlu jadi catatan," jelas Meutya, menambahkan bahwa peran AI dalam kehidupan manusia tidak hanya sekadar membantu pekerjaan, tetapi juga menciptakan kehidupan yang lebih efektif dan efisien.

Kendati demikian, ia memperingatkan bahwa pada tahun 2025, diperkirakan AI dapat menggantikan sekitar 85 juta pekerjaan di dunia. Namun, di sisi lain, teknologi ini juga diprediksi akan menciptakan 90 juta pekerjaan baru, memberikan harapan bagi mereka yang menyambut era baru ini dengan semangat dan keterbukaan.

Banyaknya pengguna AI di Indonesia, terutama kalangan pelajar, menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai mengalihkan fokus mereka untuk memahami dan memanfaatkan teknologi modern ini dengan cara yang lebih produktif.

Ini menjadi indikator bahwa generasi muda tidak hanya siap menghadapi tantangan yang ada, tetapi juga berupaya untuk memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam mencapai kemajuan pribadi dan profesional. 

Sebagai negara dengan banyak potensi dalam bidang teknologi, Indonesia perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan yang cepat. Masyarakat perlu diberdayakan dengan keterampilan baru yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam bidang AI.

Langkah-langkah strategis harus diambil untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki akses terhadap pelatihan dan edukasi yang dapat membantu mereka beradaptasi dengan perubahan ini.

Proses peralihan dari ekonomi tradisional ke ekonomi digital tentu tidaklah mudah. Akan tetapi, dengan visibilitas yang lebih besar terhadap berbagai peluang yang ditawarkan oleh AI, masyarakat bisa melihat ini sebagai tantangan sekaligus kesempatan. Keterbukaan terhadap pelajaran baru dan semangat untuk inovasi akan menjadi kunci bagi individu agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dalam era kecerdasan buatan.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?