Selama hampir dua tahun terakhir, Bunda Iffet memang sudah jarang terlihat menemani aktivitas Slank. Faktor usia dan kondisi kesehatan yang menurun membuatnya lebih banyak beristirahat. Meski begitu, perannya di mata para personel dan Slankers (sebutan untuk fans Slank) tetap abadi. Banyak yang menganggap Bunda Iffet sebagai "ibu kedua" dalam keluarga besar Slank.
Kabar kepergiannya tentu saja menimbulkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga Slank, tetapi juga bagi para penggemar dan masyarakat luas yang mengenal dedikasi serta kasih sayangnya. Ribuan ucapan belasungkawa mengalir di media sosial, memperlihatkan betapa besar pengaruh sosok Bunda Iffet dalam perjalanan musik Indonesia.
Dalam perjalanan karier Slank yang penuh lika-liku, Bunda Iffet selalu menjadi sosok penenang. Ia yang membantu mengarahkan band ini saat berada di titik terendah, termasuk saat masa-masa kelam di era 1990-an. Kehadiran dan dukungannya menjadi fondasi kuat yang membuat Slank mampu bertahan dan terus berkarya hingga kini.