Tampang

Kerusakan DAS di Bone Bolango, Alarm Keras bagi Kebijakan Lingkungan

19 Jan 2026 16:15 wib. 71Advertorial
0 0
DLH Bone Bolango
Sumber foto: Google

Daerah Aliran Sungai (DAS) memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup. Di Kabupaten Bone Bolango, keberadaan DAS menjadi penopang utama kehidupan masyarakat, mulai dari penyediaan air bersih, irigasi pertanian, hingga pengendali banjir dan longsor. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kondisi DAS di wilayah ini menunjukkan gejala kerusakan yang semakin mengkhawatirkan. Perubahan tutupan lahan, pembukaan hutan di wilayah hulu, aktivitas pertambangan, serta tekanan pembangunan menjadi faktor utama yang memicu menurunnya daya dukung lingkungan. Kerusakan ini bukan lagi isu teknis semata, melainkan telah menjadi persoalan serius yang menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan keselamatan warga.

https://dlhbonebolango.org/profile/tentang/ mencerminkan gambaran tantangan besar yang dihadapi pengelolaan lingkungan hidup di Bone Bolango saat ini. Tekanan terhadap sumber daya alam terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Perubahan fungsi lahan di kawasan hulu DAS, yang seharusnya berperan sebagai daerah resapan air, telah mengurangi kemampuan tanah dalam menahan air hujan. Akibatnya, aliran air permukaan meningkat tajam saat musim hujan, membawa lumpur dan sedimen ke sungai-sungai utama. Kondisi ini mempercepat pendangkalan sungai, meningkatkan risiko banjir, serta mengganggu kualitas air yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Kerusakan DAS juga berdampak langsung pada kestabilan ekosistem. Ketika vegetasi di daerah hulu berkurang, proses alami penyerapan air dan pencegahan erosi tidak lagi berjalan optimal. Tanah menjadi mudah tergerus, longsor semakin sering terjadi, dan aliran sungai menjadi tidak terkendali. Di musim kemarau, masyarakat justru menghadapi persoalan sebaliknya, yaitu berkurangnya debit air sungai dan sumur yang mengering. Siklus ekstrem ini menunjukkan bahwa DAS di Bone Bolango telah kehilangan keseimbangan alaminya akibat aktivitas manusia yang belum dikelola secara berkelanjutan.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Minuman Jus
0 Suka, 0 Komentar, 22 Mar 2024

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?