Game VALORANT menjadi salah satu FPS taktis paling populer di dunia esports saat ini. Dikembangkan oleh Riot Games, game ini memadukan mekanik tembak-menembak presisi dengan kemampuan unik setiap agent. Kombinasi tersebut membuat VALORANT tidak hanya mengandalkan refleks cepat, tetapi juga strategi, komunikasi tim, serta pemahaman map yang matang.
Bagi pemain baru, VALORANT mungkin terasa sulit karena gameplay-nya berbeda dari FPS arcade biasa. Setiap peluru sangat berpengaruh, dan satu kesalahan posisi saja bisa membuat ronde langsung kalah. Oleh karena itu, memahami tips bermain yang efektif sangat penting agar performa meningkat dan rank bisa cepat naik.
Tips pertama yang wajib dikuasai adalah kontrol aim dan crosshair placement. Banyak pemain fokus menembak cepat, padahal kunci utama di VALORANT adalah menempatkan crosshair sejajar kepala musuh sejak awal. Dengan posisi crosshair yang tepat, pemain tidak perlu melakukan flick besar saat duel, sehingga peluang headshot menjadi lebih tinggi dan konsisten.
Selanjutnya, pelajari recoil dan pola spray setiap senjata. Senjata seperti Vandal dan Phantom memiliki pola recoil berbeda yang harus dikendalikan dengan menarik mouse secara halus ke arah tertentu. Menguasai recoil control akan membuat tembakan tetap akurat meski menembak dalam burst atau spray panjang, terutama saat menghadapi duel jarak menengah.
Tips penting lainnya adalah jangan terlalu sering berlari saat duel. Di VALORANT, akurasi tembakan akan menurun drastis saat karakter bergerak. Biasakan berhenti sejenak sebelum menembak (counter-strafe) agar peluru lebih presisi. Teknik sederhana ini sering menjadi pembeda antara pemain biasa dan pemain dengan aim yang stabil.