Kenaikan yang beruntun dalam dua hari pertama pekan tersebut sempat memberikan rasa optimisme pasar bahwa harga emas akan terus menyentuh rekor tertinggi baru.
Titik Balik Kelesuan: Tren Penurunan Mulai Terjadi
Namun, optimisme pasar tidak berlangsung lama. Memasuki pertengahan pekan, tepatnya pada Rabu, 26 Agustus 2026, tren penguatan harga emas berbalik arah secara mendadak. Antam memangkas nilai jual emas batangannya sebesar Rp 18.000. Koreksi ini otomatis menghapus seluruh keuntungan kenaikan yang diraih pada hari Selasa, sehingga membuat harga emas Antam pecahan 1 gram kembali meluncur turun ke posisi Rp 2.750.000 dan pecahan 0,5 gram di harga Rp 1.425.000.
Sinyal pelemahan semakin jelas pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Harga emas Antam kembali terkoreksi tajam dengan penurunan harian mencapai Rp 27.000. Penurunan beruntun ini membuat emas pecahan 1 gram dihargai Rp 2.723.000 dan ukuran 0,5 gram merosot menjadi Rp 1.411.500.
Tekanan terhadap nilai jual emas batangan masih terus berlanjut hingga Jumat, 28 Agustus 2026. Meski penurunannya relatif lebih tipis dibanding hari sebelumnya, yaitu terpangkas Rp 5.000, harga emas Antam tetap merosot ke level Rp 2.718.000 per gram, dengan pecahan 0,5 gram berada di posisi Rp 1.409.000. Penurunan berkala ini menjadi indikasi bahwa pasar sedang mengalami pergeseran sentimen yang cukup kuat.
Penutupan Akhir Pekan: Harga Emas Antam Anjlok Parah
Puncak dari tren pelemahan di pekan tersebut terjadi saat perdagangan ditutup pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pada hari penutupan pekan tersebut, harga emas dari Antam anjlok sangat parah. Tidak tanggung-tanggung, nilainya langsung merosot hingga Rp 48.000 hanya dalam sehari.