Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Waduh, Ternyata Bulan Makin Menjauh dari Bumi Tiap Tahunnya

Waduh, Ternyata Bulan Makin Menjauh dari Bumi Tiap Tahunnya

1 Agustus 2017 | Dibaca : 969x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Satu-satunya satelit yang mengelilingi bumi, yakni bulan ternyata kian menjauh tiap tahunnya. Menurut salah satu ilmuwan, dengan menjauhnya bulan, dapat berdampak pada kehidupan. Namun, dampak tersebut terasa setelah miliaran tahun setelahnya.

Proses terbentuknya bulan, diketahui berasal dari proto-planet seukuran Mars yang bertabrakan dengan Bumi sekira 4,5 miliar tahun lalu. Pecahan yang diakibatkan dari tabrakan tersebut bersatu dan membentuk Bulan. Berdasarkan simulasi teknologi komputer, sistem bulan dengan Bumi tak berubah hingga abad ke-21.

Dengan simulasi tersebut, juga telah menunjukkan dimana jarak bulan pernah lebih dekat dengan bumi, sekitar 22.500 km. Perhitungan sekarang, diketahui jarak bulan dengan bumi adalah 402.336 km.

Dilansir dari BBC, Selasa (1/8/2017), setiap tahunnya, benda yang disebut sebagai Satelit Bumi itu menjauh sebanyak 3,78 cm. Kecepatan perpindahannya dikatakan sama seperti pertumbuhan kuku.

Dengan menjauhnya bulan, mengakibatkan bumi menjadi melambat dan tidak stabil. Hanya saja prosesnya terasa setelah miliaran tahun. Migrasi ini sendiri diakibatkan oleh pasang surut Bumi.

Bulan mengorbit di atas Bumi melalui gaya gravitasi. Namun ternyata bulan juga memiliki dampak kepada Bumi yakni menyebabkan pergerakan lautan bergejolak dan pasang surut.

Meski demikian, karena Bumi berotasi, pasang surut itu juga memberikan energi kepada bulan dan mendorongnya ke orbit yang lebih tinggi. Sementara untuk sepanjang 3.78 cm mungkin tak akan terihat jelas. Perbedaan kecil ini dalam jangka waktu yang cukup lama dapat mempengaruhi kehidupan di Bumi, membuat planet ini melambat.

Jika benar-benar berubah dan Bumi menjadi tidak stabil, maka sebagian dunia dapat mengalami kenaikan suhu jauh lebih besar daripada yang kita rasakan selama beberapa tahun terakhir. Suhu Arktik yang membekukan di musim dingin akan diikuti oleh suhu panas yang menghebat di musim panas.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ridwan Kamil : Pembangunan Jabar Sesuai Tata Ruang Wilayah
23 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam kampanyenya, Pasangan Rindu atau Ridwan Kamil – UU Ruzhanul Ulum memiliki rencana untuk melakukan pembangunan di Jawa Barat ...
Pisang Goreng Kipas : Camilan Mengenyangkan Tapi Tidak Bikin Gemuk
16 Juni 2018, by oteli w
Pisang Goreng Kipas : Camilan Mengenyangkan Tapi Tidak Bikin Gemuk   Buah pisang sudah sangat enak jika dimakan begitu saja. Biasanya buah pisang ...
Kasus Boss First Travel Hari Ini Divonis Oleh Majelis Hakim, Andika dan Anniesa Akan Ajukan Banding
30 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Hari ini Rabu 20 Mei 2018, Majelis Hakim membacakan vonis atas kasus Boss First Travel yang diduga melakukan penipuan dan pencurian uang pelanggan. Soal vonis ...
harry kane
7 Oktober 2017, by Rachmiamy
Pemain Timnas Inggris asal klub Tottenham Hotspur Harry Kane berhasil membawa Inggris lolos ke Piala Dunia 2018 Rusia. Kane berhasil mencetak gol kemenangan ...
Inilah Tempat – Tempat yang Bagus untuk Menggelar Pernikahan di Bali
17 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Apakah Anda sedang mencari tempat untuk menggelar pernikahan di tempat yang berkesan, indah dan keren? Tentunya bukan hanya Anda, diluar ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview