Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Kunyit dan Lidah Buaya Atasi Kulit Kering Saat Puasa

Kunyit dan Lidah Buaya Atasi Kulit Kering Saat Puasa

18 Mei 2018 | Dibaca : 314x | Penulis : Retno Indriyani

Tampang.com - Saat berpuasa tubuh akan kekurangan cairan dan akibatnya kulit pun akan kering. Cara mengatasi kulit kering saat puasa bisa dengan menggunakan pelembap dan memenuhi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka. Selain itu, ada juga cara alami yang mampu membuat kulit lembap selama berpuasa.

Bahan alami tersebut yaitu kunyit dan lidah buaya. Lidah buaya memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan kecantikan kulit. Sementara kunyit mengandung mineral, fitonutrien dan vitamin yang mampu mengatasi masalah jerawat dan iritasi kulit. Jika kunyit dan lidah buaya dikombinasikan maka manfaatnya akan sangat luar biasa untuk kulit.

Gunakan kedua bahan alami itu untuk mengatasi kulit kering dengan cara menggunakannya sebagai masker. Campurkan lidah buaya secukupnya dengan 1 sdm kunyit, aduk hingga mengental dan tercampur rata. Lalu oleskan pada permukaan wajah. Diamkan kurang lebih selama 15-20 menit kemudian bilas dengan air hangat.

Kombinasi masker ini ampuh mengatasi masalah minyak berlebih dan mampu mengangkat kotoran pada kulit.

Kunyit dan lidah buaya juga dapat mencegah timbulnya bercak-bercak hitam pada kulit serta menyembuhkan iritasi akibat terkena paparan sinar matahari.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Arti Mimpi Buruk Dalam Kehidupan Kita
5 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Memang mimpi adalah bunga tidur, namun ada juga yang beranggapan mimpi adalah hidayah dari Tuhan yang diberikan lewat mimpi. Kadang jam tidur ...
ramadhan
21 April 2017, by titin
Sebentar lagi kita akan menjalankan ibadah yang paling dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim diseluruh dunia yaitu datangnya bulan suci Ramadhan. Ramadhan ...
Zinedine Zidane Belum Menyerah Dalam Perebutan Gelar Juara Liga Spanyol 2017/2018
19 November 2017, by Rachmiamy
Real Madrid berhasil membawa pulang satu poin dari kandang Atletico Madrid. Bermain di Estadio Wanda Metropolitano, Real Madrid berhasil menahan  imbang ...
Meski Gatal, Bentol Akibat Serangga Ternyata Tak Boleh Digaruk
13 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tinggal di negara beriklim tropis, gigitan serangga adalah gangguan yang kita temukan hampir setiap hari. Wajar memang, karena suhu panas yang ...
Berharap Tidak Seperti Sri Langka, Ini Kata Pemerintah Mengenai Utang Besar ke Tiongkok
31 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Dunia sempat dikejutkan dengan penjualan pelabuhan milik Sri Lanka ke Tiongkok karena ketidakmampuan Sri Langka dalam membayar hutang. Menanggapi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab