Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Keren! Mebel dari Tong Bekas Ini Beromzet Rp 50 jt/bulan

Keren! Mebel dari Tong Bekas Ini Beromzet Rp 50 jt/bulan

17 November 2017 | Dibaca : 1046x | Penulis : Rindang Riyanti

Agung Setiawan menyulap tong bekas menjadi berbagai mebel yang memiliki harga jual yang tinggi.  Tangan piawai Agung menyulap tong tak terpaik itu menjadi sofa, meja, kursi, mini bar, hingga pot tanaman.

Agung yang meraih gelar Sarjana Administrasi Bisnis dari Universitas Padjadjaran. Dirinya memulai untuk menggarap tong-tong bekas menjadi deretan mebel unik dan cantik pada 2015 silam.

Usaha ini rupanya tidak sengaja dilakukan oleh Agung, pasalnya ide memulai usaha ini muncul dari pembeli yang datang.

Pria berusia 27 tahun ini sebelumnya telah merintis usaha Cleansee yang menyediakan berbagai alat kebersihan. Sebagian tong bekas yang tidak terpakai kala itu ditawar oleh calon pembeli untuk dibuat meja.

"Kebetulan konsumen datang beli bahan baku aja. Ini buat apa? Bikin sendiri buat meja dan pas dilihat kaya gimana ternyata desainnya bagus juga. Kenapa enggak bikin sendiri aja," ujar Agung.

Tong bekas itu didapatkan Agung dari pabrik tekstil yang berada di Bandung, Jawa Barat. Sehingga bisa dikatakan modal awalnya hampir nol rupiah untuk memulai usaha d'tongart di Jalan Rumah Sakit, Bandung, Jawa Barat.

Saat ini, Agung pun memiliki dua usaha, yaitu Cleansee yang menjual berbagai alat kebersihan dan d'tongart yang menawarkan berbagai mebel berbahan dasar tong bekas.

"Ini pengembangan produk sebenarnya dari Cleansee," tutur Agung.

Pemesanan produk d'tongart bisa dilakukan dengan menghubungi langsung Agung via aplikasi pesan instan atau mengunjungi laman Instagram @d.tongart. Pengerjaan produk umumnya berlangsung mulai dari satu hari sampai satu minggu tergantung kerumitan pengerjaan dan permintaan pembeli.

Harga yang ia tawarkan untuk produknya mulai dari Rp 175.000 untuk kursi hingga Rp 1,5 juta untuk satu paket berupa meja dan 4 buah kursi. Agung juga menawarkan mini bar dari tong seharga Rp 850.000 yang terdiri dari 4 kursi dan satu buah meja.

Produk buatan Agung juga sudah banyak dipasarkan di Jawa hingga Kalimantan. Ia memasarkan produknya memanfaatkan layanan online hingga marketplace. Setiap bulannya, sekitar 30 paket tong yang terdiri dari kursi dan meja berhasil dijual.

Dari usahanya tersebut, Agung berhasil mengantongi omzet hingga Rp 50 juta setiap bulannya. Omzet yang didapatkannya pun tidak melulu mulus, ada kalanya lebih dan kurang dari jumlah tersebut.

"Kalau dari d'tongartnya saja sekitar Rp 50 jutaan. Soalnya ada (kadang-kadang) Rp 55 juta, Rp 48 juta, kadang Rp 60 juta," ujar Agung.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Verizon Membeli Yahoo Seharga $ 4,48 miliar
17 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Verizon membeli Yahoo seharga $ 4,48 miliar Verizon menutup $ 4,48 miliar pembelian bisnis inti Yahoo, menyelesaikan kesepakatan yang dikelompokkan oleh dua ...
Feyenoord Akan Bermain Di Markas Napoli Tanpa Didukung Suporternya
21 September 2017, by Rachmiamy
Laga matchday 2 Liga Champion Eropa Gruf F akan tersaji pada tanggal 27 September 2017 atau rabu dini hari WIB. Di Gruf F akan tersaji pertandingan antara tuan ...
Kalah 2-1 dari Tuan Rumah Girona, Real Madrid Tertahan di Posisi Ketiga Klasemen Sementara Liga Spanyol 2017/2018
30 Oktober 2017, by Rachmiamy
Raksasa Spanyol Real Madrid harus rela pulang tanpa membawa poin ketika bermain dengan tuan rumah Girona di Estadi Municipal de Montilivi. Madrid menelan ...
Awas, Lebih Berbahaya dari Kokain, "Flakka" Bisa Menjadikan Penggunanya seperti Zombie!
27 Mei 2017, by Zeal
Tidak banyak yang mengetahui di luar sana ada jenis narkoba baru bernama flakka atau alpha-Pyrrolidinopentiophenone yang mendatangkan bahaya bagi penggunanya ...
AC Kurangi Polutan dalam Kendaraan
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Bagi banyak orang, perjalanan ke dan dari tempat kerja adalah proses yang panjang dan penuh tekanan. Menurut Biro Sensus A.S., dibutuhkan rata-rata orang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab