Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Keren! Mebel dari Tong Bekas Ini Beromzet Rp 50 jt/bulan

Keren! Mebel dari Tong Bekas Ini Beromzet Rp 50 jt/bulan

17 November 2017 | Dibaca : 815x | Penulis : Rindang Riyanti

Agung Setiawan menyulap tong bekas menjadi berbagai mebel yang memiliki harga jual yang tinggi.  Tangan piawai Agung menyulap tong tak terpaik itu menjadi sofa, meja, kursi, mini bar, hingga pot tanaman.

Agung yang meraih gelar Sarjana Administrasi Bisnis dari Universitas Padjadjaran. Dirinya memulai untuk menggarap tong-tong bekas menjadi deretan mebel unik dan cantik pada 2015 silam.

Usaha ini rupanya tidak sengaja dilakukan oleh Agung, pasalnya ide memulai usaha ini muncul dari pembeli yang datang.

Pria berusia 27 tahun ini sebelumnya telah merintis usaha Cleansee yang menyediakan berbagai alat kebersihan. Sebagian tong bekas yang tidak terpakai kala itu ditawar oleh calon pembeli untuk dibuat meja.

"Kebetulan konsumen datang beli bahan baku aja. Ini buat apa? Bikin sendiri buat meja dan pas dilihat kaya gimana ternyata desainnya bagus juga. Kenapa enggak bikin sendiri aja," ujar Agung.

Tong bekas itu didapatkan Agung dari pabrik tekstil yang berada di Bandung, Jawa Barat. Sehingga bisa dikatakan modal awalnya hampir nol rupiah untuk memulai usaha d'tongart di Jalan Rumah Sakit, Bandung, Jawa Barat.

Saat ini, Agung pun memiliki dua usaha, yaitu Cleansee yang menjual berbagai alat kebersihan dan d'tongart yang menawarkan berbagai mebel berbahan dasar tong bekas.

"Ini pengembangan produk sebenarnya dari Cleansee," tutur Agung.

Pemesanan produk d'tongart bisa dilakukan dengan menghubungi langsung Agung via aplikasi pesan instan atau mengunjungi laman Instagram @d.tongart. Pengerjaan produk umumnya berlangsung mulai dari satu hari sampai satu minggu tergantung kerumitan pengerjaan dan permintaan pembeli.

Harga yang ia tawarkan untuk produknya mulai dari Rp 175.000 untuk kursi hingga Rp 1,5 juta untuk satu paket berupa meja dan 4 buah kursi. Agung juga menawarkan mini bar dari tong seharga Rp 850.000 yang terdiri dari 4 kursi dan satu buah meja.

Produk buatan Agung juga sudah banyak dipasarkan di Jawa hingga Kalimantan. Ia memasarkan produknya memanfaatkan layanan online hingga marketplace. Setiap bulannya, sekitar 30 paket tong yang terdiri dari kursi dan meja berhasil dijual.

Dari usahanya tersebut, Agung berhasil mengantongi omzet hingga Rp 50 juta setiap bulannya. Omzet yang didapatkannya pun tidak melulu mulus, ada kalanya lebih dan kurang dari jumlah tersebut.

"Kalau dari d'tongartnya saja sekitar Rp 50 jutaan. Soalnya ada (kadang-kadang) Rp 55 juta, Rp 48 juta, kadang Rp 60 juta," ujar Agung.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

narkoba online
14 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kini ada modus baru dalam mengedarkan narkoba. Polisi membekuk ibu rumah tangga berinisial EK terkait peredaran narkoba ini. Modus ini dilakukan ...
Soal SMS Hary Tanoe, ini kata Beberapa Tokoh Hukum
2 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kasus yang menjerat bos Group MNC, Hary Tanie Soedibjo ( HT ) mengenai ancaman smsnya terhadap Jaksa Yulianto menuai banyak reaksi dari beberapa ...
Apa yang Aneh Pada Pennyanderaan Warga di Papua?
18 November 2017, by Gatot Swandito
Pada pukul 11.45 WIB tanggal,18 Agustus 2010, Bank CIMB Niaga Cabang Medan Aksara, Jl AR Hakim, Medan, Sumatera Utara, disatroni kawanan perampok yang ...
Ilmuwan Ungkap Penyebab Kekuatan Gempa Sumatra Tahun 2004
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Tim ilmuwan internasional telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa dehidrasi mineral jauh di bawah dasar laut mempengaruhi tingkat keparahan gempa Sumatra, ...
Lionel Messi Bantah Kabar Tidak Ingin Bermain dengan Mauro Icardi di Timnas Argentina
9 November 2017, by Rachmiamy
Lionel Messi merupakan salah satu pemain hebat di dunia sepakbola. Pemain berusia 30 tahun tersebut kini bermain di klub raksasa Spanyol Barcelona. Messi sudah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview