Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Cokelat Memang Bermanfaat, Tapi Kelompok Orang Ini Sebaiknya Tidak Mengkonsumsi

Cokelat Memang Bermanfaat, Tapi Kelompok Orang Ini Sebaiknya Tidak Mengkonsumsi

26 Juni 2018 | Dibaca : 263x | Penulis : Maman Soleman

Mengonsumsi cokelat yang merupakan hasil olahan dari biji kakao mungkin menjadi kesenangan banyak orang. Rasanya manis, legit, dan lumer di mulut. Sensasi yang lezat di lidah dan membuat hati senang.

Tetapi tunggu dulu! Cokelat yang rasanya manis ternyata tidak sebanding dalam memberikan manfaat kesehatan. Cokelat sejenis itu malah mengandung banyak tambahan seperti gula sehingga malah memberikan dampak yang kurang baik untuk kesehatan tubuh.

Menurut pakar gizi, jenis cokelat yang dikatakan bermanfaat adalah dark chocolate atau cokelat pekat yang memiliki kadar cokelat minimal 70%. Lebih banyak kadar cokelatnya lebih baik, tapi tentu rasanya lebih pahit.

Kalau yang biasa dijual di pasaran dan dikonsumsi secara umum itu biasanya manis. Kalau manis, itu sudah banyak campurannya seperti susu dan gula sehingga kandungan lemaknya pasti lebih tinggi. Manfaatnya tidak sebesar dark chocolate.

Cokelat pekat bila dikonsumsi rutin dengan dosis yang benar memang bermanfaat bagi jantung. Dosis yang benar itu adalah dua potong dalam satu batang cokelat.

Meski memiliki banyak kandungan yang bermanfaat, cokelat itu pun ada baiknya tidak dikonsumsi oleh beberapa orang dengan kondisi kesehatan khusus. Kalau dikonsumsi cokelat malah akan memberikan risiko bagi mereka.

Kelompok orang yang pertama harus menghindari cokelat adalah yang obesitas. Ya, saat sudah kegemukan, lebih baik menghindari cokelat, apalagi cokelat yang bercita rasa manis.

Kedua, mereka yang memiliki migren dianjurkan untuk tidak mengonsumsi cokelat. Itu berkaitan dengan senyawa flavonoid yang mampu melebarkan pembuluh darah. Mereka yang migren sudah mengalami pelebaran pembuluh darah sehingga akan semakin merasa pusing bila mengonsumsi cokelat.

Ketiga, kelompok orang yang memiliki masalah reflux asam lambung sehingga sering mengalami nyeri pada ulu hati dan bagian dada. Ibu hamil yang sering mual dan mengalami aliran balik asam lambung sehingga naik ke kerongkongan juga tidak dianjurkan mengonsumsi cokelat.

Anak-anak dengan gangguan perilaku ADHD atau umumnya dikenal dengan sebutan hiperaktif jangan pula mengonsumsi cokelat. Apalagi, bila cokelat yang dikonsumsi adalah yang berasa manis karena tambahan gula itu tidak baik bagi mereka.

Nah, cokelat ternyata punya manfaat tapi juga risiko tertentu. Apalagi kalau dikonsumsi berlebih demi mendapatkan manfaat, yang terjadi malah sebaliknya akan berdampak jelek bagi kesehatan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 Hal ini yang Membuat Seorang Pria Tergila – Gila Kepada Seorang Wanita
14 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Sebagai Wanita, pernahkah Anda berfikir bagaimana cara menaklukan hati Pria? Bagimana agar pria yang kita sukai dapat tertarik kepada kita? ...
China Mengirim Personil Mliter Untuk Mendarat di Djibouti
12 Juli 2017, by Angga
China memperluas kehadirannya di Afrika Timur dengan penambahan personil militer di markasnya di Djibouti. Kantor berita milik negara Beijing Xinhua ...
5 Smoothies yang Bisa Gantikan Sarapan Kamu
31 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sarapan sehat menjadi salah satu pilihan ketika kita ingin menjalankan pola hidup sehat. Dengan sarapan pagi, kita memiliki energi dan mental ...
Cegah Serangan Jantung Menyerang dengan Berjemur di Bawah Matahari
1 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Berjemur dibawah matahari saat pagi memang diyakini baik untuk kita. Hal ini telah dibuktikan dan memang benar adanya. Paparan matahari ...
Sebelum Laga Kontra Persela, Pemain Persib Kunjungi Rumah Almarhum Chorul Huda
22 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Laga kontra Persela Lamongan akan dilakoni Persib Bandung sore ini, Minggu (22/10),  di Stadion Surajaya, Lamongan. Para pemain Persib ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview