Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Banjir Massal di Asia Selatan Merupakan Krisis Kemanusiaan, Kata Kelompok Bantuan

Banjir Massal di Asia Selatan Merupakan Krisis Kemanusiaan, Kata Kelompok Bantuan

19 Agustus 2017 | Dibaca : 499x | Penulis : Slesta

Tampang.com, Internasional - Banjir monsun di Nepal, Bangladesh dan India telah digabungkan menjadi krisis kemanusiaan penuh - dengan lebih dari 16 juta orang terkena dampak, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah mengatakan pada hari Jumat.

"Ini cepat menjadi salah satu krisis kemanusiaan yang paling serius yang telah dilihat wilayah ini bertahun-tahun dan tindakan mendesak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan jutaan orang yang terkena dampak banjir yang menghancurkan ini," Martin Faller, wakil direktur regional untuk Asia Pasifik, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, mengatakan.

"Jutaan orang di Nepal, Bangladesh dan India menghadapi kekurangan pangan dan penyakit yang parah akibat banjir yang tercemar."

Organisasi bantuan lainnya, Save the Children, mengatakan bahwa situasi di Asia Selatan "sangat menyedihkan."

"Volume air yang sebenarnya juga membuat sangat sulit untuk mengakses beberapa komunitas yang paling membutuhkan, yang merupakan salah satu tantangan terbesar kami sekarang," kata Mark Pierce, direktur agensi tersebut. "Begitu banjir surut, kita tahu bahwa dukungan jangka panjang akan sangat penting untuk membantu masyarakat pulih sepenuhnya, termasuk membuka kembali sekolah sehingga anak-anak dapat kembali ke keselamatan dan rutinitas di kelas, dan mendukung para petani untuk kembali ke tempat mereka. Kaki. "

Di Bangladesh, tingkat banjir telah mencapai rekor tertinggi, menurut pemerintah setempat. Tingkat utama di sungai, seperti Jamuna, telah melampaui rekor yang ditetapkan pada tahun 1988.

"Lebih dari sepertiga dari Bangladesh dan Nepal telah kebanjiran dan kami khawatir krisis kemanusiaan akan memburuk pada hari dan minggu depan," kata Faller.

Hampir 4 juta orang terkena dampak banjir di Bangladesh, kata Palang Merah.

Sungai yang membengkak dari India diperkirakan mengalir ke daerah dataran rendah dan padat penduduk di utara dan pusat kota Bangladesh. Di India utara, lebih dari 11 juta orang terkena dampak banjir di empat negara bagian. Di Nepal, desa dan masyarakat terdampar tanpa makanan, air dan listrik karena banyak daerah tetap terputus. Sekitar 2 juta telah terpengaruh di negara ini.

"Banjir tragis di Nepal ini telah menewaskan sedikitnya 128 orang dan 33 orang masih hilang," kata Dev Ratna Dhakhwa, Sekretaris Jenderal Masyarakat Palang Merah Nepal.

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Driver Ojek Online Lakukan Pencabulan di Rumah Korbannya
5 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Kemudahan teknologi ternyata tak hanya membuahkan sisi positif. Aksi pemerkosaan oleh driver ojek online kembali terjadi. Seorang pelajar SMK berinisial TF ...
16 Manfaat Mandi Pagi dengan Air Dingin Bagi Kesehatan
25 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk memulai berbagai aktivitas. Terlebih pada pagi hari, udara pagi sangat baik untuk kesehatan tubuh. Udara pada pagi ...
PILKADA : Tim Hasanah Laporkan Tim Asyik, Ada apa?
30 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Masing – masing calon gubernur yang mencalonkan diri sebagai kontestan di PILKADA JABAR memiliki strategi masing – masing untuk ...
Mercedes-Benz Tunjukkan Teknologi Swakemudi dengan Video 60 Detik
4 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - S-Class facelift (W222) merupakan produk terbaru dari Mercedes-Benz. Mobil ini mulai diproduksi di Sindelfingen, Jerman. Pada momen ini, ...
Upaya Mendikbud Ubah Waktu Belajar Sampai Sore.. Efektifkah?
9 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Tahun ajaran baru 2017-2018 dipastikan mengalami perubahan jam belajar di sekolah. Muhadjir Effendy selaku Menteri Pedidikan dan Kebudayaan akan ...
Berita Terpopuler
Polling
Setujukah Banser dikirim ke Papua?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview