Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Banjir Massal di Asia Selatan Merupakan Krisis Kemanusiaan, Kata Kelompok Bantuan

Banjir Massal di Asia Selatan Merupakan Krisis Kemanusiaan, Kata Kelompok Bantuan

19 Agustus 2017 | Dibaca : 536x | Penulis : Slesta

Tampang.com, Internasional - Banjir monsun di Nepal, Bangladesh dan India telah digabungkan menjadi krisis kemanusiaan penuh - dengan lebih dari 16 juta orang terkena dampak, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah mengatakan pada hari Jumat.

"Ini cepat menjadi salah satu krisis kemanusiaan yang paling serius yang telah dilihat wilayah ini bertahun-tahun dan tindakan mendesak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan jutaan orang yang terkena dampak banjir yang menghancurkan ini," Martin Faller, wakil direktur regional untuk Asia Pasifik, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, mengatakan.

"Jutaan orang di Nepal, Bangladesh dan India menghadapi kekurangan pangan dan penyakit yang parah akibat banjir yang tercemar."

Organisasi bantuan lainnya, Save the Children, mengatakan bahwa situasi di Asia Selatan "sangat menyedihkan."

"Volume air yang sebenarnya juga membuat sangat sulit untuk mengakses beberapa komunitas yang paling membutuhkan, yang merupakan salah satu tantangan terbesar kami sekarang," kata Mark Pierce, direktur agensi tersebut. "Begitu banjir surut, kita tahu bahwa dukungan jangka panjang akan sangat penting untuk membantu masyarakat pulih sepenuhnya, termasuk membuka kembali sekolah sehingga anak-anak dapat kembali ke keselamatan dan rutinitas di kelas, dan mendukung para petani untuk kembali ke tempat mereka. Kaki. "

Di Bangladesh, tingkat banjir telah mencapai rekor tertinggi, menurut pemerintah setempat. Tingkat utama di sungai, seperti Jamuna, telah melampaui rekor yang ditetapkan pada tahun 1988.

"Lebih dari sepertiga dari Bangladesh dan Nepal telah kebanjiran dan kami khawatir krisis kemanusiaan akan memburuk pada hari dan minggu depan," kata Faller.

Hampir 4 juta orang terkena dampak banjir di Bangladesh, kata Palang Merah.

Sungai yang membengkak dari India diperkirakan mengalir ke daerah dataran rendah dan padat penduduk di utara dan pusat kota Bangladesh. Di India utara, lebih dari 11 juta orang terkena dampak banjir di empat negara bagian. Di Nepal, desa dan masyarakat terdampar tanpa makanan, air dan listrik karena banyak daerah tetap terputus. Sekitar 2 juta telah terpengaruh di negara ini.

"Banjir tragis di Nepal ini telah menewaskan sedikitnya 128 orang dan 33 orang masih hilang," kata Dev Ratna Dhakhwa, Sekretaris Jenderal Masyarakat Palang Merah Nepal.

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Hasil MotoGP Jepang : Marc Marquez Disalip Andrea Dovizioso Beberapa Detik Sebelum Mencapai Garis Finis
15 Oktober 2017, by Rachmiamy
Pembalap MotoGP asal tim Repsol Honda Marc Marquez harus merelakan kemenangan yang tinggal di depan mata harus buyar oleh kesalahannya sendiri. Pembalap asal ...
Jokowi Bangga Atas Prestasi Sri Mulyani Sebagai Menteri Terbaik Dunia
12 Februari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah menorehkan banyak perubahan dan pencapaian pada banyak bidang. Presiden Jokowi cukup sering menjadi bahan perbincangan ...
you are what you think
23 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Suatu hari, Rasulullah saw menjenguk seseorang yang sedang sakit demam. Beliau menghibur dan membesarkan hati orang tersebut. Beliau bersabda, "Semoga ...
Inilah 5 Strategi Pemerintah Dalam Upaya Tekan Angka Kemiskinan
19 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam upaya menekan angka kemiskinan di Indonesia, pemerintah kini telah memiliki strategi jitu. Seperti yang kita ketahui, angka ...
Bolehkah Minum Fat Blocker Agar Tubuh Tetap Langsing?
21 April 2018, by Maman Soleman
Memiliki tubuh langsing atau ramping masih menjadi dambaan banyak wanita saat ini. Akhirnya segala cara dilakukan kaum hawa tersebut demi mendapatkan tubuh ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab