Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Banjir Massal di Asia Selatan Merupakan Krisis Kemanusiaan, Kata Kelompok Bantuan

Banjir Massal di Asia Selatan Merupakan Krisis Kemanusiaan, Kata Kelompok Bantuan

19 Agustus 2017 | Dibaca : 585x | Penulis : Slesta

Tampang.com, Internasional - Banjir monsun di Nepal, Bangladesh dan India telah digabungkan menjadi krisis kemanusiaan penuh - dengan lebih dari 16 juta orang terkena dampak, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah mengatakan pada hari Jumat.

"Ini cepat menjadi salah satu krisis kemanusiaan yang paling serius yang telah dilihat wilayah ini bertahun-tahun dan tindakan mendesak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan jutaan orang yang terkena dampak banjir yang menghancurkan ini," Martin Faller, wakil direktur regional untuk Asia Pasifik, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, mengatakan.

"Jutaan orang di Nepal, Bangladesh dan India menghadapi kekurangan pangan dan penyakit yang parah akibat banjir yang tercemar."

Organisasi bantuan lainnya, Save the Children, mengatakan bahwa situasi di Asia Selatan "sangat menyedihkan."

"Volume air yang sebenarnya juga membuat sangat sulit untuk mengakses beberapa komunitas yang paling membutuhkan, yang merupakan salah satu tantangan terbesar kami sekarang," kata Mark Pierce, direktur agensi tersebut. "Begitu banjir surut, kita tahu bahwa dukungan jangka panjang akan sangat penting untuk membantu masyarakat pulih sepenuhnya, termasuk membuka kembali sekolah sehingga anak-anak dapat kembali ke keselamatan dan rutinitas di kelas, dan mendukung para petani untuk kembali ke tempat mereka. Kaki. "

Di Bangladesh, tingkat banjir telah mencapai rekor tertinggi, menurut pemerintah setempat. Tingkat utama di sungai, seperti Jamuna, telah melampaui rekor yang ditetapkan pada tahun 1988.

"Lebih dari sepertiga dari Bangladesh dan Nepal telah kebanjiran dan kami khawatir krisis kemanusiaan akan memburuk pada hari dan minggu depan," kata Faller.

Hampir 4 juta orang terkena dampak banjir di Bangladesh, kata Palang Merah.

Sungai yang membengkak dari India diperkirakan mengalir ke daerah dataran rendah dan padat penduduk di utara dan pusat kota Bangladesh. Di India utara, lebih dari 11 juta orang terkena dampak banjir di empat negara bagian. Di Nepal, desa dan masyarakat terdampar tanpa makanan, air dan listrik karena banyak daerah tetap terputus. Sekitar 2 juta telah terpengaruh di negara ini.

"Banjir tragis di Nepal ini telah menewaskan sedikitnya 128 orang dan 33 orang masih hilang," kata Dev Ratna Dhakhwa, Sekretaris Jenderal Masyarakat Palang Merah Nepal.

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Real Madrid Masih Menjadi Pemuncak Klasemen Sementara Grup H Liga Champion 2017
27 September 2017, by Rachmiamy
Real Madrid berhasil mengalahkan tuan rumah Borussia Dortmund pada laga matchday 2 babak penyisihan grup H. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Signal ...
Ledakan Terjadi di Ruko Grand Wijaya Jakarta Selatan
12 Juli 2018, by oteli w
Ledakan Terjadi di Ruko Grand Wijaya Jakarta Selatan Ledakan yang terjadi di Grand Wijaya sempat mengagetkan warga. Namun setelah diperiksa. Kapolres ...
Inilah 5 Cara Ngabuburit Online Seru
21 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Ngabuburit menjadi kegiatan yang biasa dilakukan oleh umat muslim pada saat menunggu waktu menjelang berbuka puasa. Ngabuburit yang ...
Pertamina
11 Juni 2017, by Tonton Taufik
Pertamina memastikan keamanan pasokan BBM Subsidi Premium dan Solar maupun BBM Non Subsidi Pertamax Series dan Pertamina Dex Series. Untuk memenuhi permintaan ...
Waspada Jika Anda Termasuk Tipe Orang Dibawah Ini Karena Rawan Diserang/Disukai Nyamuk!
2 April 2018, by oteli w
Tampang.com - Nyamuk adalah salah satu serangga yang sangat mengganggu.  Selain karena gigitannya yang menimbulkan rasa gatal dan suaranya yang sangat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview