Tampang

Benda yang Dilarang Dibawa Saat Memasukkan Bagasi Pesawat

28 Agu 2025 14:26 wib. 31
0 0
Penerbangan
Sumber foto: Canva

Aerosol dan Gas Terkompresi: Tabung aerosol yang berisi gas mudah terbakar, seperti cat semprot atau gas camping, dilarang. Gas bertekanan tinggi seperti oksigen, propana, dan butana, yang sering ditemukan dalam tabung gas portabel, juga tidak diizinkan di bagasi pesawat karena risiko ledakan yang sangat tinggi.

Benda Tajam, Senjata, dan Replika Senjata

Meskipun terlihat lebih masuk akal untuk menaruh benda tajam di bagasi daripada di kabin, ada batasan tertentu yang harus diperhatikan. Senjata api, baik yang asli maupun replikanya, serta amunisi, tidak bisa sembarangan masuk ke dalam bagasi. Jika harus membawa, ada prosedur khusus yang sangat ketat yang harus diikuti, seperti melapor ke maskapai dan memastikan senjata dalam kondisi tidak terisi dan terkunci dengan aman.

Untuk benda tajam lainnya, seperti pisau dan gunting, biasanya diizinkan masuk bagasi terdaftar, tetapi tidak di tas kabin. Namun, aturan ini bisa berbeda tergantung maskapai dan negara, jadi ada baiknya memeriksa kebijakan spesifik terlebih dahulu.

Benda yang Berbau Menyengat dan Berisiko Rusak

Selain benda berbahaya, ada juga barang-barang yang dilarang atau tidak disarankan masuk bagasi karena bisa mengganggu penumpang lain atau berisiko rusak.

  • Makanan Berbau Kuat: Beberapa maskapai, terutama di Asia, melarang makanan dengan bau sangat menyengat seperti durian. Bau ini bisa menyebar ke seluruh lambung pesawat dan mengganggu kenyamanan penumpang dan kru.
  • Benda Rapuh dan Berharga: Maskapai seringkali tidak bertanggung jawab penuh atas kerusakan benda rapuh seperti vas, piring, atau barang pecah belah lainnya yang ada di bagasi terdaftar. Begitu juga dengan barang berharga seperti perhiasan, uang tunai, dokumen penting, atau kunci. Benda-benda ini sebaiknya selalu dibawa di tas kabin untuk menghindari risiko pencurian atau kehilangan.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?