Meski demikian, alasan pasti ketiganya tidak membubuhkan tanda tangan belum diketahui secara jelas.
Mela Chercoles juga mengungkapkan bahwa sembilan dari 19 pembalap yang sebelumnya menandatangani surat tersebut telah menyampaikan kepada tim masing-masing bahwa mereka tetap berencana berangkat ke Qatar.
Salah satu pembalap yang ikut menandatangani surat adalah Jorge Martin. Kondisi ini cukup menarik karena Martin sedang berada dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Ia diketahui tertinggal 44 poin dari pemuncak klasemen. Dengan demikian, keberlangsungan seri Qatar memiliki arti penting bagi peluangnya untuk memperbaiki posisi dalam persaingan kejuaraan.
Ai Ogura dan Bezzecchi Percaya kepada Penyelenggara
Sikap Marco Bezzecchi dan Ai Ogura mengenai polemik tersebut juga menjadi perhatian setelah keduanya memberikan komentar kepada TNT Sports.
Ai Ogura menyampaikan bahwa dirinya merupakan seorang pembalap profesional yang memiliki tugas untuk mengikuti perlombaan apabila balapan tetap diselenggarakan.
Menurutnya, keputusan untuk berlomba merupakan bagian dari pekerjaan yang harus dijalankan. Ia memilih menunggu perkembangan situasi sebelum mengambil kesimpulan lebih jauh.
Sementara itu, Marco Bezzecchi mengungkapkan kepercayaannya kepada pihak penyelenggara MotoGP. Ia menilai organisasi tersebut telah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola kejuaraan dunia dan selalu menempatkan keselamatan sebagai prioritas.
Bezzecchi juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menghakimi keputusan pembalap lain maupun anggota tim yang memilih untuk tidak datang ke Qatar.
Baginya, setiap orang memiliki pertimbangan masing-masing dalam menghadapi situasi tersebut. Ia menghormati perbedaan keputusan yang diambil oleh para pihak yang terlibat.
Marc dan Alex Marquez Ikut Menyoroti Situasi Qatar
Selain tiga pembalap tersebut, Marc Marquez dan Alex Marquez juga menjadi perhatian karena memberikan pandangan mengenai kondisi MotoGP Qatar 2026.