Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Viral, 40% Para Fans Junghyun ikut Bunuh Diri

Viral, 40% Para Fans Junghyun ikut Bunuh Diri

22 Desember 2017 | Dibaca : 782x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Salah satu penyanyi K-pop Jonghyun ditemukan tidak sadarkan diri di apartemennya di Seoul selatan pada Senin (18/12/2017) sore. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Ia meninggal pada usia 28 tahun. Diduga karena bunuh diri.

Jonghyun member SHINee diduga karena depresi yang berlebihan dan akhirnya melakukan bunuh diri dengan membakar briket batubara dalam kamarnya. Karena kejadian yang menimpa Jonghyun tersebut , menyulut sebagian selebiri Korea Selatan 40% untuk melakukan bunuh diri.

Sulit untuk mencegah tekanan dan depresi yang dialami para selebriti Korea ini. Mereka berada di bawah tekanan yang berat karena agensi menempatkan artis tersebut di bawah manajemen yang ketat, sebelum dan setelah memulai debutnya, idola K-pop ini dilarang menggunakan ponsel pribadi atau berkencan dengan penyanyi lainnya. Band K-pop bahkan memiliki jadwal penuh waktu saat album baru mereka dirilis. Para personelnya rata-rata tidur kurang dari lima jam semalam.

Bukan hanya para Selebriti namun, para fans Jonghyun SHINee yang diberinama “shawol” juga melakukan aksi yang serupa. Hampir 100 orang Shawol dai berbagai Negara melakukan bunuh diri karena depresi. Terangkum dalam akun media social. Dan ada 1 shawol Indonesia yang mencoba melakukan namun bisa diselamatkan.

@serli_hyunjae:Mereka terlalu sayang pada idolayh jadi tidak membiarkan jonghyun pergi sendiri jadi ditemani.tapi fans yg punya agama tau harus melakukan apah jadi tolonglah doakan biar jonghyun tenang dan enga setres karna siksa kuburnya berdoalah biar Allah menerima nya....amin.engkau jonghyun sudah baik dialam sana.mudah2 ya Allah menerimanyh.




Sekitar 20 persen telah benar-benar membeli "alat" untuk bunuh diri, demikian yang terungkap di penelitian. Ini menunjukkan adanya tekanan ekstrem untuk tetap tampil menarik dan berada di pusat perhatian membuat mereka mengalami ketidakstabilan mental sehingga membuat pilihan bunuh diri. 

Semoga kasus bunuh diri karena dipresi segera terselesaikan bahkan tidak ada lagi bunuh diri.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pro-Korea Utara: Pelayan Harus Bersatu Kembali dengan Keluarga
14 Mei 2018, by Slesta
Sebuah koran pro-Pyongyang di Jepang menyerukan repatriasi 12 pelayan Korea Utara dan manajer mereka dibawa ke Selatan pada 2016. Choson Sinbo mengeluarkan ...
Tuan Rumah Rusia bantai Arab Saudi 5 - 0 Partai Pembuka Piala Dunia 2018
15 Juni 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Partai pembuka Piala dunia 2018 Rusia menyuguhkan tim tuan rumah Rusia behadapan dengan Arab Saudi. Tampil di depan ribuan pendukungnya, Rusia ...
Ternyata Sofia adalah Nama Gadis Paling Populer di Dunia
27 Oktober 2017, by Rachmiamy
Kalian pasti sudah tak asing lagi dengan nama Sophia Latjuba, Sofia Andres si Cantik Pemeran Kate di Forevermore, dan Sofia Boutella, pemeran utama tokoh ...
Unik, Fashion Show Ini Menampilkan Busana dari Hasil Daur Ulang Sampah
22 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Sampah merupakan sesuatu yang kotor dan terkesan menjijikkan. Sampah pada akhirnya harus dibuang dan tidak digunakan lagi. Namun, berbeda ...
bohong
3 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jangan kaget jika Anda sebagai atasan sering dibohongi. Pasalnya, menurut studi bahwa sepertiga dari bawahan berbohong kepada Anda. Memang, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab