Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
The Treeshrew Kecil Menentang Sepasang Peraturan Evolusioner

The Treeshrew Kecil Menentang Sepasang Peraturan Evolusioner

7 Januari 2018 | Dibaca : 511x | Penulis : Slesta

The treeshrew kecil adalah pemutus dari aturan evolusi, khususnya jenis ecogeografis.

Menurut sebuah makalah baru yang diterbitkan minggu ini di jurnal Ecology and Evolution, treeshrew umum, Tupaia glis, mencerca peraturan pulau dan peraturan Bergmann, sebuah peraturan yang menjelaskan variasi geografis yang diharapkan dalam sebuah spesies.

Menurut peraturan pulau, spesimen mamalia kecil yang tinggal di pulau cenderung berevolusi tubuh lebih besar daripada saudara mereka di daratan. Mamalia yang lebih besar cenderung berevolusi pada tubuh yang lebih kecil di pulau-pulau.

Aturan Bergmann menggambarkan kecenderungan populasi spesies untuk mengembangkan tubuh yang lebih besar di iklim yang lebih dingin, di antara garis lintang yang lebih tinggi, sementara populasi mendekati khatulistiwa, tinggal di iklim yang lebih hangat, mengembangkan tubuh yang lebih kecil.

Periset mengukur ukuran tubuh dari 260 sarang lebah biasa - spesimen yang bersumber dari enam museum sejarah alam, dikumpulkan selama 122 tahun terakhir. Spesimen mewakili populasi dari Semenanjung Melayu dan 13 pulau lepas pantai.

Ilmuwan menemukan perbedaan ukuran antara pelaut daratan dan pulau. Mereka juga menentukan bahwa spesies tersebut membalikkan peraturan Bergmann. Treeshrews dari garis lintang bawah cenderung lebih besar.

"Menentukan penyebab variasi geografis dalam suatu spesies sangat penting untuk memahami mekanisme pola evolusioner yang mendasarinya," Eric J. Sargis, seorang profesor antropologi di Yale, mengatakan dalam sebuah rilis berita. "Analisis kami menunjukkan kebutuhan untuk menilai beberapa variabel secara bersamaan saat mempelajari peraturan ekogeografis di spesies yang didistribusikan secara luas seperti treeshrew umum, karena beberapa faktor mungkin telah mempengaruhi bagaimana populasi berevolusi."

Ilmuwan memang menemukan beberapa pola. Treeshrews di pulau-pulau kecil cenderung memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil, seperti juga lembah-lembah yang terpisah dari daratan oleh air terdalam.

Periset menekankan bahwa pekerjaan mereka tidak akan mungkin terjadi tanpa koleksi museum lokal yang kuat.

"Tanpa spesimen voucher yang terdokumentasi dengan baik dan dikurasi dikumpulkan dari berbagai lokasi dan dalam jumlah yang cukup besar untuk menilai signifikansi statistik, kami tidak dapat melakukan penelitian ini," kata Link E. Olson, kurator mamalia di Museum Universitas Alaska.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Yuk,  Lebih Bijak Menyikapi Perkembangan Teknologi!
6 Januari 2018, by Dika Mustika
Beberapa waktu lalu aku pergi ke sebuah pusat perbelanjaan barang elektronik. Di sana sungguh beragam jenis telepon seluler, laptop, proyektor, speaker, ...
29 Fakta Menarik Tentang Lionel Messi
30 Maret 2018, by oteli w
Siapa tak kenal dengan Lionel Messi? Bintang klub Barcelona yang mengantarkan jadi salah satu pemain terbaik dunia saat ini? Messi lahir di Rosario, Argentina ...
Apakah Ia Jodohmu? Ini Tandanya
9 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mencari pasangan hidup tentunya bukanlah hal yang mudah untuk didapatkan. Bahkan, orang yang kini ada bersamamu belum tentu menjadi pasangan ...
LPG 3 KG Langka, Pertamina Lakukan Operasi Pasar
6 Desember 2017, by Retno Indriyani
PT Pertamina lakukan penambahan pasokan Gas LPG 3 Kg ke sejumlah wilayah marketing operation III yang meliputi, Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Hal ini ...
Yayasan Pendidikan Al Ma'soem Bandung Membutuhkan Staf Pengajar untuk STIKOM-STIBANKS Al Ma'soem
15 Januari 2018, by Admin
Lowongan kerja ini dibuka sampai dengan Bulan April 2018, segera Kirimkan Lamaran Anda ke Alamat Yayasan Al Ma'soem Bandung dengan alamat : Jalan Raya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab