Tutup Iklan
MagicBra
  
login Register
Selimut 'Black Snow' Kazakhstan kota Diyakini Tercemar

Selimut 'Black Snow' Kazakhstan kota Diyakini Tercemar

12 Januari 2018 | Dibaca : 28x | Penulis : Slesta


Badai musim dingin dengan angin kencang telah mengganggu transportasi di Kazakhstan dan menyebabkan "salju hitam" jatuh di kota industri Temirtau.

Salju bercampur debu misterius dan gelap yang menumpuk di kota, yang sangat penting bagi industri besi Kazakhstan dan menjadi tempat produksi baja terbesar di negara itu - Karaganda Metallurgical Combine - yang dimiliki oleh ArcelorMittal Temirtau, anak perusahaan raksasa industri global ArcelorMittal .

"Kita tidak bisa hidup seperti ini. Kita tercekik di sini," tulis seorang pengguna di media sosial.

Warga yang marah memulai sebuah petisi yang ditujukan kepada Aliya Nazarbayeva, putri termuda Presiden Nursultan Nazarbayev dan kepala Asosiasi Organisasi Ekologi Kazakhstan.

"Salju bertindak sebagai tes lakmus, menunjukkan skala menakutkan dari emisi berbahaya ini," kata surat itu. "Semua debu dari tanaman itu berakhir di paru-paru kita, dan di paru-paru anak-anak kita."

ArcelorMittal Temirtau mengatakan polusi yang disebabkan oleh tanamannya mungkin telah memainkan peran penting dalam salju hitam.

"Emisi tidak mereda dan ini kemungkinan besar menyebabkan perubahan warna salju," kata perusahaan itu.

Pada bulan Desember, badan meteorologi nasional mencatat kadar hidrogen sulfida di Temirtau yang 11 kali lebih besar dari batas yang diamanatkan pemerintah.

Pakar ekologi dan pemerintah independen bekerja untuk mengidentifikasi penyebab salju hitam.

Badai salju terakhir di negara bagian Asia tengah memotong jalan raya ke dan dari ibu kota, Astana, dan meninggalkan daerah lain yang terisolasi.

Pada hari Kamis, Walikota Astana, Aset Isekeshev mengumumkan keadaan darurat setelah angin kencang dan drift salju memaksa penutupan Bandara Internasional Nursultan Nazarbaev.

Menteri Dalam Negeri Qalmukhanbet Qasymov mengatakan semua jalan di wilayah Aqmola, Qaraghandy, Pavlodar dan Qyzyl-Orda ditutup.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

200 butir Bola Polimer terdapat Dalam Lambung Anak Kecil Ini.
8 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Anak adalah buah hati kasih sayang setiap orang tua, apalagi bagi anak yang belum dewasa maka kita sebagai orang tua wajid menjaga dan mengawasi dengan baik ...
Hari Jadi Pernikahan yang ke-4, Sarwendah Tulis ini di Akun Instagramnya
22 Oktober 2017, by Rachmiamy
Pasangan selebriti Ruben Onsu dan Sarwendah dikenal sebagai pasangan yang romantis dan jauh dari gosip yang tak mengenakkan. Pasangan ini pun selalu terlihat ...
2030, Minyak dan Gas di Indonesia akan Habis? Wamen ESDM Sampaikan Ini
30 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Minyak dan gas bumi (migas) merupakan energi fosil dimana keduanya merupakan sumber daya alam (SDA) yang tidak dapat diperbaharui. Beragam ahli ...
Ke Depan, Smartphone Illegal Kemungkinan Tak Akan Berfungsi di Indonesia
26 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kementrian perindustrian (Kemenperin) akan segera berlakukan sistem analisis untuk memeriksa smartphone (khusus 4G) yang masuk pasar Indonesia ...
jokowi jalan
5 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Kamis pagi hari ini, Presiden Joko Widodo berangkat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-72 TNI di Merak, Banten. Rombongan Presiden Jokowi dan Ibu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview