Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
jokowi

KIPP: Kok Mendagri Angkat Polri Aktif? Itu Melanggar Aturan

19 Juni 2018 | Dibaca : 2242x | Penulis : Admin

Memperhatikan kebijakan Mentri Dalam Negeri (Mendagri) tentang pengangkatan anggota Polri aktif sebagai pejabat (Pj.). Gubernur sebagai mana yang terjadi di Jawa Barat, dengan ini KIPP Indonesia menyampaikan pandangan dan sikap tentang hal tersebut.

Pertama kami sangat menyayangkan kebijakan tersebut, karena selain bertentangan dengan norma hukum yang berlaku juga potensial menimbulkan masalah secara sosial politik, dalam tahapan pilkada yang sedang berlangsung.

Mengingat hal tersebut di atas, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) memandang dan bersikap :

1. Menyayangkan kebijakan Mendagri yang melakukan pengangkatan anggota Polri aktif sebagai pejabat gubernur Jawa Barat, karena hal tersebut bertentangan dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

2. Sesuai dengan UU No 2 tahun 2002 tentang kepolisian, serta UU No 5 tahun 2014 tenteng ASN, pengangkatan Pj Gubernur dimaksud tidak dapat dibenarkan karena, definisi, tugas, fungsi dan wewenang kepolisian dan ASN berbeda, sehingga pengangkatan dimaksud bertentangan dengan UU.

3. Terkait dengan pelaksanaan Pilkada di Jawa Barat, sebagaimana diatur dalam UU. No. 10 tahun 2016 tentang pilkada, bahwa pengangkatan Plt. Gubernur untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah, adalah dari ASN, sehingga pengisian jabatan tersebut tidak sesuai dengan UU Pilkada.

Untuk itu, KIPP Indonesia menyerukan :

1. Kepada Mendagri diminta untuk meninjau kembali keputusan tentang pengangkatan Pj. Gubernur Jawa Barat dari anggota Polri aktif di Jawa Barat, atau daerah manapun sepanjang bertentangan dengan Peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

2. Meminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk meninjau keberadaan dan kebijakan yang telah diambil oleh Mendagri dan diduga telah melakukan penyalah gunaaan wewenang sebagai Mendagri, dengan membuat kebijakan yang bertentangan dengan Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku.

3. Meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan melaksanakan kegiatan sebagai mana mestinya, serta menempatkan semua proses Politik dan hukum sesuai dengan koridor hukum dan ketertiban umum.

4. Memaksakan pengangkatan anggota Polri aktif sebagai pajabat sipil akan membangkitkan kesan adanya dwi fungsi Polri, yang justru akan merugikan citra Polri yang sedang giat dibangun di mata publik.

Demikian Pandangan dan sikap KIPP Indonesia atas pengangkatan Pj Gubernur dari anggota Polri Aktif oleh Mendagri.

Siaran Pers ini dirilis oleh Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) di Jakarta, Senin, 18 Juni 2018. Untuk konfirmasi lebih lanjut, hubungi : Kaka Suminta, Sekretaris Jenderal KIPP Indonesia. Kontak : 0853-1118-9920.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Barcelona Mempermalukan Real Madrid dengan Skor Telak 3-0, di Stadion Santiago Bernabeu
24 Desember 2017, by Jenis Jaya Waruwu
Duel laga el clasico yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017) dimenangkan oleh Barcelona dengan score 3-0 atas Real Madrid di ...
Lakukan 5 Cara Ini untuk Jelaskan Teror Bom Surabaya pada Anak
15 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Beberapa waktu lalu telah terjadi terror Bom di Surabaya yang telah merenggut nyawa dari beberapa warga Surabaya. Kejadian tersebut telah ...
Para Ilmuwan Menemukan Bukit Es Metana di Pluto
5 Juni 2018, by Slesta
Para ilmuwan telah menemukan bukit pasir di permukaan Pluto, yang mungkin telah terbentuk dari butiran es metana yang dilepaskan ke atmosfernya. Penemuan ...
Sembuh dari Cedera, Paul Pogba Siap Kembali Bermain Membela MU
18 November 2017, by Rachmiamy
Paul Pogba merupakan salah satu pemain tengah MU di musim 2017/2018 yang berasal dari Perancis. Di usia 16 tahun, Pogba bermain untuk Manchester United usia 18 ...
Tertawalah! Ini Manfaatnya
31 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Rasanya, semua orang didunia sangat menyukai perasaan ketika tertawa. Tertawa sendiri tak hanya sekedar reaksi stimulus dari otak saja. Dibalik ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab