Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Kembangkan Mobil Listrik, Pemerintah Ajak 4 Universitas

Kembangkan Mobil Listrik, Pemerintah Ajak 4 Universitas

4 Agustus 2017 | Dibaca : 338x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mengatakan akan membentuk tim bersama dengan empat perguruan tinggi nasional dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Beliau menargetkan tahun 2020 Indonesia sudah dapat berproduksi dalam negeri.

 

Empat perguruan tinggi itu adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS).

 

Dikutip dari laman Tempo, pemilihan empat perguruan tinggi itu, menurut Nasir, karena fakultas teknik di empat universitas itu telah mengembangkan masing-masing komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan satu unit mobil listrik.
 
“Ada yang berkonsentrasi mengembangkan baterai, ada yang pengembangan ke mekatroniknya, ada yang ke materialnya, dan di elektronikanya. Jadi itu dikombinasikan, karena itu komponen mobil listrik, kelebihan mereka kami gabungkan menjadi satu,” ujar Mohamad Nasir di Gedung BPPT, Jakarta Pusat, Kamis, 3 Agustus 2017.

Nasir mengatakan pada tahun lalu kementeriannya telah melakukan tahap awal pengembangan mobil listrik, yakni realisasi uji prototype, serta melakukan uji material dan mekatronik. Tahap selanjutnya, tim pengembangan akan melakukan persiapan untuk masuk ke industri.
 
“Untuk massal, target di 2020, kita ke sana. Tapi enggak bisa langsung kan, ini proses yang harus dilakukan. Sertifikasi harus dilakukan, karena ini proses, mudah-mudahan segera masuk industri,” tuturnya.
 
Sementara itu Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto mengatakan BPPT telah siap mengembangkan dan melaksanakan pengkajian dan penerapan teknologi mobil listrik.

Menurutnya, mobil listrik merupakan kendaraan di masa depan. Karena itu, BPPT terus melakukan riset pengembangan dan kajian mobil listrik sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Diperlukan kajian terkait komersialisasi, kematangan teknologi, regulasi dan kesiapan infrastruktur dan jaringan listrik nasional untuk mendukung komersialisasi mobil listrik,” ujar Unggul Prihanto.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Apakah Menjadi Pejabat dulu Biar Bisa Korupsi atau Bagaimana?
16 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kasus pejabat tinggi yang tertangkap kasus suap oleh KPK semakin banyak saya yang terlibat. Semua ini menandakan kebobrokan dalam Negara kita atau ...
j kristiadi
18 Agustus 2017, by Gatot Swandito
J Kristiadi mengaku sudah mencium bau “kemenyan” kemenangan Jokowi pada Pilpres 2019. "Bau kemenyan kemenangan Jokowi sudah ...
atlantis gym
23 Mei 2017, by Tonton Taufik
Jakarta, 23 Mei 2017—Walau Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi memberi ancaman hukum berat bagi pelaku dan penyedia pornografi, tetapi ...
LPG 3 KG Langka, Pertamina Lakukan Operasi Pasar
6 Desember 2017, by Retno Indriyani
PT Pertamina lakukan penambahan pasokan Gas LPG 3 Kg ke sejumlah wilayah marketing operation III yang meliputi, Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Hal ini ...
Pengamat : Survei Indek Kepuasan Haji hanya Buang-buang Anggaran
2 November 2017, by Admin
Tampang.com - Peningkatan Indeks Kepuasan Jamaah Haji Indonesia (IKJHI) tahun 1438 hijriah/2017 masehi mencapai 1,02 poin bila dibandingkan tahun sebelumnya. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman