Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Efek Menangis pada Mood Seseorang Menurut Ilmuwan

Efek Menangis pada Mood Seseorang Menurut Ilmuwan

27 Agustus 2017 | Dibaca : 900x | Penulis : Rindang Riyanti

Ya, tangisan yang bagus memang bisa membuat Anda merasa lebih baik, kata Asmir Gračanin dari Universitas Tilburg di Belanda, penulis utama sebuah studi di jurnal Springer Motivation and Emotion. Temuan ini dibuat setelah tim peneliti merekam rekaman sekelompok peserta sambil menonton film La vita è bella and Hachi: A Dog’s Tale. Setelah itu, para peserta diminta beberapa kali untuk merenungkan bagaimana perasaan mereka.

Meski manusia satu-satunya spesies yang mampu menumpahkan air mata emosional, sedikit yang diketahui dari fungsi tangisan. Sementara beberapa peneliti melihatnya sebagai teriakan untuk meminta dukungan, kenyamanan atau pertolongan, yang lain percaya bahwa peran utama tangisan adalah meredakan emosi. Berbagai jenis penelitian yang berfokus pada penelitian terakhir, bagaimanapun, memberikan hasil yang bertentangan. Studi laporan diri retrospektif mendukung klaim bahwa menangis memberikan kelegaan emosional dan pada akhirnya mempengaruhi suasana hati seseorang menjadi lebih baik. Sebaliknya, penelitian laboratorium yang menggunakan film emosional sering menunjukkan penurunan mood yang konsisten segera setelah peristiwa emosional.

Dalam upaya untuk memahami hasil yang tidak sesuai ini, tim Gračanin memperluas metodologi yang digunakan dalam penelitian laboratorium sebelumnya. Mereka memeriksa langsung dan efek tertunda menangis pada suasana hati di dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol. Dua film yang diperlihatkan kepada 60 peserta diketahui sebagai tearjerkers. Segera setelah itu, 28 peserta yang menangis dan yang tidak meneteskan air mata ditanya bagaimana perasaan mereka. Mereka juga harus menilai suasana hati mereka 20 dan 90 menit kemudian.

Seperti yang diharapkan, mood orang yang tidak menangis tidak berubah dan tidak terpengaruh segera setelah melihat film-filmnya. Suasana hati yang menangis, di sisi lain, sangat rendah dan bahkan menurun. Dalam 20 menit, bagaimanapun, suasana hati mereka telah kembali ke tingkat yang dilaporkan sebelum pemutaran film. Akhirnya, setelah 90 menit, para penangis bahkan melaporkan suasana hati yang lebih baik daripada kejadian sebelum film dimulai. Pergeseran suasana hati seperti itu tidak terkait dengan berapa kali seseorang menangis saat film berlangsung.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pulau Karang Terbesar di Dunia Salah Satunya Ada di Indonesia
25 Mei 2018, by oteli w
Tampang.com - Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan. Terdapat 17.000 pulau yang menghiasi nusantara. Di antara begitu banyak pulau indah, ...
Chaos, Siapa yang menskenariokannya?
10 November 2017, by Gatot Swandito
Skenario tentang adanya upaya untuk menciptakan chaos lewat tragedi perang saudara nampaknya semakin menemukan pencerahannya. Hal ini terlihat dari memanasnya ...
HUT ke-207, Bandung Great Sale 2017 Digelar Sebulan Penuh
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Dalam rangka perayaan HUT Kota Bandung ke-207 tahun, Pemerintah Kota Bandung menggelar Bandung Great Sale 2017 selama satu bulan penuh mulai 9 September hingga ...
Radiasi, Terapi Hormon Combo Terbaik Melawan Kanker Prostat Agresif: Study
9 Maret 2018, by Slesta
Radioterapi dosis tinggi dan terapi hormonal menawarkan kesempatan terbaik untuk mengurangi risiko kematian pada pria dengan kanker prostat yang agresif, ...
'Umpan balik' Gas Rumah Kaca Baru Ditemukan di Danau
7 Mei 2018, by Slesta
Penelitian baru menunjukkan badan air tawar kemungkinan akan melepaskan lebih banyak metana di atmosfer karena susunan vegetasi sekitarnya berubah. Menurut ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab