Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Dinas Sosial DKI Jakarta Antisipasi Pengemis dan Gelandangan Musiman Menjelang Bulan Ramadhan

Dinas Sosial DKI Jakarta Antisipasi Pengemis dan Gelandangan Musiman Menjelang Bulan Ramadhan

16 Mei 2018 | Dibaca : 175x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Dinas Sosial DKI Jakarta akan melibatkan pengurus masjid untuk menghalau pengemis dan gelandangan musiman yang biasanya menyerbu Jakarta tiap menjelang Ramadan.

Kepala Dinas Sosial, Masrokhan, mengatakan kerja sama itu dibutuhkan karena ada kemungkinan pengemis musiman beroperasi di masjid-masjid.

Masrokha mengatakan, akan diantisipasi pengemis yang berpura-pura menjadi musafir selama bulan puasa. Biasanya mereka mengenakan berbapaian rapi, dan berhari-hari menginap di masjib.

 “Tapi ujung-ujungnya minta sedekah,” kata Masrokhan di kantornya, Jumat, (11/5/2018)

Masrokhan meminta pengurus masjid segera melapor ke Dinas Sosial jika menemukan orang perilaku seperti itu. Selanjutnya Dinas Sosial akan menghalau pengemis musiman tersebut atau pun mengembalikannya ke daerah asal.

Selain di tempat ibadah seperti masjid, Masrokhan mengatakan pengemis musiman ini juga biasnaya meminta-minta di tempat ramai seperti jembatan penyeberangan dan pasar tradisional, bahkan di tempat pemakaman umum.

Tahun ini, Dinas Sosial memetakan 284 lokasi di Ibu Kota yang rawan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Lokasi rawan itu menyebar di Jakarta Pusat sebanyak 34 titik, Jakarta Utara 63 titik, Jakarta Barat  57 titik, Jakarta Selatan 83 titik, dan Jakarta Timur 39 titik.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Chaidir, menambahkan, kawasan di Ibu Kota yang menjadi tempat tujuan para pengemis dadakan adalah pusat keramaian seperti Pasar Tanah Abang dan Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Lokasi rawan PMKS tahun ini diperkirakan naik dari tahun lalu, sebanyak 276 titik. Selama Ramadan tahun lalu, Dinas menjaring 159 gelandangan, 84 pengemis, 135 pengamen  jalanan, dan 77 orang telantar. 

Pengemis dan gelandangan musiman, menurut Masrokhan, umumnya berasal dari kota penyangga Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Ada juga yang berasal dari kota-kota di Jawa Tengah, seperti Brebes dan Tegal.

Menurut Masrokhan, ada kemungkinan pengemis dan gelandangan musiman dimobilisasi pihak tertentu. Dinas juga menengarai ada pengemis dan gelandangan yang sengaja “menyewa” bayi atau anak-anak untuk mendapat simpati penderma.

 “Kalau terbukti ada praktik human trafficking, kami akan melibatkan kepolisian,” ujarnya.

Kepala Bidang Penegakan dan Penindakan Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta, Budhy Novian, mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menghalau pengemis dan gelandangan dadakan selama Ramadan itu.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Rakernas PAN tidak Mengundang Presiden Jokowi, Mengapa?
22 Agustus 2017, by Zeal
Tampang.com - Partai Amanat Nasional tak mengundang Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada ...
Pesona Wisata Lombok Menarik Turis Mancanegara Asal Korea Selatan
20 November 2017, by Admin
Tampang.com - Nama Indonesia makin populer di mata turis Korea Selatan. Duta Besar Indonesia untuk Korsel Umar Hadi mengatakan, Lombok menjadi destinasi wisata ...
Anak dan Ayah  Terciduk KPK, Kenapa dan Ada Apa ?
27 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Iman diketahui saat ini menjabat Wali Kota dalam periodenya yang kedua. Ia pertama kali menjabat Wali Kota Cilegon pada tahun 2010 lalu. Kala itu, ...
Meminta Belas kasihan Orang, Pengemis ini Berpenghasilan Rp.29,5 juta dalam 4  Bulan
20 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Siapa sangka pengemis asal Madura Jawa Timur ini menjadi orang kaya dalam 4 bulan. Pendapatan dari hasil mengemisnya selama 4 bulan mendapatkan ...
Foto Maternity, Nabila Syakieb Banjir Pujian
25 November 2017, by Rachmiamy
Artis cantik Nabila Syakieb nampaknya kini tengah berbahagia. Pasalnya tidak lama lagi artis yang menikah dengan  Reshwara Argya Ardinal pada 20 desember ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview