Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Analis: Para Diplomat Korea Utara mengatakan serangan di A.S. akan 'bunuh diri'

Analis: Para Diplomat Korea Utara mengatakan serangan di A.S. akan 'bunuh diri'

12 Januari 2018 | Dibaca : 198x | Penulis : Slesta

Pejabat Korea Utara mengatakan ada "kesalahan persepsi" bahwa negara tersebut memperoleh kemampuan rudal canggih untuk menyerang Amerika Serikat.

Dalam sebuah artikel di 38 Utara, Alexander Vorontsov, kepala Departemen Studi Korea dan Mongolia dan Institut Studi Oriental Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, mengatakan bahwa diplomat Korea Utara khawatir kesalahpahaman tersebut mengaburkan persepsi tentang program senjata rezim tersebut.

Para diplomat tersebut mengatakan kepada Vorontsov pada bulan November, "'akan bunuh diri untuk menyerang AS terlebih dahulu dan terutama dengan senjata nuklir.

"Kami mengerti bahwa ini akan menjadi hari terakhir negara kami. '"

Warga Korea Utara juga benar-benar khawatir Amerika Serikat bisa meluncurkan perang pencegahan di semenanjung tersebut.

"Pejabat ini khawatir bahwa AS telah mencoba untuk membentuk medan perang untuk sebuah operasi militer melawan Korea Utara, dan bahwa orang Korea Selatan tampaknya tidak memahami kenyataan bahwa administrasi Trump diatur dalam sebuah kursus untuk perang preventif," Vorontsov menulis .

Korea Utara juga mengatakan kepada analis Korea Selatan bahwa mereka tidak siap untuk melakukan tindakan militer yang dilakukan di A.S. di semenanjung tersebut.

"Dalam percakapan saya di Pyongyang, pejabat senior kementerian luar negeri Korea Utara tidak menyembunyikan kekagetan mereka bahwa Seoul gagal melihat kesenjangan besar dalam persepsi ancaman antara masyarakat Amerika dan Korea Selatan," Vorontsov menyatakan.

"Korea Utara melihat tanda-tanda pertumbuhan, yang mencerminkan prinsip Presiden Amerika Donald Trump, Amerika Serikat siap menerima kerugian mengerikan yang akan diakibatkan oleh konflik militer skala besar dengan Korea Utara."

Namun para diplomat juga mengatakan bahwa mereka tidak sepenuhnya mengetahui bagaimana Korea Utara dapat mencapai paritas nuklir dengan Amerika Serikat yang kuat.

"Kami adalah diplomat, bukan orang militer. Hanya pemimpin kami yang tahu secara keseluruhan," kata mereka, menurut Vorontsov.

Ketegangan surut secara dramatis di semenanjung sejak Utara dan Selatan telah mengadakan perundingan tingkat tinggi di Panmunjom, dan Korea Utara setuju untuk mengirim atletnya ke Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.

Tapi Korea Utara tetap kritis terhadap kebijakan A.S.

Yonhap melaporkan Kamis bahwa dewan agama Korea Utara mengecam keras penunjukan rezim A.S. di negara tersebut sebagai negara yang mendapat perhatian khusus berdasarkan Undang-Undang Kebebasan Beragama Internasional.

"Amerika Serikat berkutat tentang kebebasan beragama dan berbicara dengan menghujat tentang martabat tertinggi republik kita," kata dewan Korea Utara, menurut KCNA. "Mereka mencoba untuk menyingkirkan keyakinan orang-orang beriman, tapi itu tidak lebih dari sekadar khayalan anakronistik."

Defectors mengatakan bahwa ditemukan memiliki Alkitab adalah pelanggaran yang dapat dihukum di Korea Utara.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

6 Tips Atasi Rasa Ngantuk Saat Puasa
4 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sebagian orang merupakan tipe yang mudah ngantuk apalagi saat perut kosong seperti di momen puasa. Mungkin selama ini Anda punya cara mengatasi rasa ngantuk ...
Tiga Lokasi di Cilegon 'Diserbu' KPK
24 September 2017, by Risa Suadiani
Setelah penetapan wali kota Cilegon, Iman Ariyadi dan lima orang lainnya sebagai tersangka, KPK melakukan penggeledahan terhadap tiga lokasi di Cilegon. Lokasi ...
Dilamar Klub Malaysia, Rezaldi Hehanusa Pilih Bertahan di Persija Jakarta
22 November 2017, by Admin
Tampang.com - Pemain muda Persija Jakarta Rezaldi Hehanussa tengah dalam karir yang gemilang pada musim ini. Tak heran, berbagai klub baik dalam dan luar ...
Unik, Pernikahan Ini Dilakukan Diatas Mobil Damkar
26 September 2017, by Rachmiamy
Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, ...
Jenuh Pada Pekerjaan? Atasi dengan Cara Ini
15 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tentunya setiap orang akan merasa jenuh ketika melakukan pekerjaan yang sama tiap harinya. Terlebih lagi hal tersebut adalah tanggung jawab yang ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview