Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
login Register
 Survei Cleveland Clinic Menunjukkan Tingkat Pengetahuan CPR yang Rendah di A.S.

Survei Cleveland Clinic Menunjukkan Tingkat Pengetahuan CPR yang Rendah di A.S.

13 Februari 2018 | Dibaca : 107x | Penulis : Slesta

Jika seseorang ambruk di depan Anda, bisakah Anda melakukan CPR?

Jika Anda menjawab tidak, Anda hampir tidak sendirian. Lebih dari setengah orang Amerika tahu bagaimana melakukan prosedur darurat. Dan bahkan lebih sedikit lagi yang tahu teknik tangan-satunya yang direkomendasikan untuk para pengamat, sebuah survei Cleveland Clinic baru mengungkapkan.

Survei tersebut juga menemukan bahwa banyak orang Amerika tidak dapat membedakan antara serangan jantung dan gejala stroke. Hal ini dapat menyebabkan penundaan pada pasien yang mendapat perawatan yang tepat.

"Ketika seseorang menderita serangan jantung, waktunya tidak di pihak mereka," Dr. Steve Nissen, ketua obat kardiovaskular, mengatakan dalam sebuah siaran pers klinik.

"CPR segera bisa menjadi perbedaan antara hidup dan mati, dua kali lipat atau bahkan tiga kali lipat kesempatan seseorang untuk bertahan hidup. Ini adalah keterampilan yang dapat dipelajari dengan mudah, dan kami mendorong setiap orang untuk melengkapi diri dengan pengetahuan ini dan tidak takut menggunakannya selama darurat, "kata Nissen.

Polling online menanyakan lebih dari 1.000 orang dewasa A.S. Lima puluh empat persen responden mengatakan bahwa mereka tahu bagaimana melakukan resusitasi kardiopulmoner.

Namun, hanya satu dari enam yang tahu bahwa hanya tangan (hanya penekanan dada, tidak ada napas) adalah metode CPR yang direkomendasikan untuk para pengamat. Dan hanya 11 persen yang mengetahui tingkat yang benar (100 sampai 120 menit) untuk penekanan dada.

Defibrillator eksternal otomatis (AED) juga bisa menjadi penyelamat ketika seseorang menderita serangan jantung, namun hanya 27 persen responden mengatakan bahwa ada AED di tempat mereka bekerja, survei tersebut menemukan.

Survei tersebut juga menemukan bahwa gejala serangan jantung dan stroke sering membingungkan. Lima puluh sembilan persen salah percaya bahwa mati rasa atau kelemahan pada wajah, lengan atau kaki merupakan gejala serangan jantung. Dan 39 persen salah mengira bahwa ucapan yang kabur adalah gejala serangan jantung. Ini sebenarnya adalah gejala stroke yang umum.

Sebagian besar responden tahu bahwa tekanan / pemerasan di dada, sesak napas, dan rasa sakit pada salah satu atau kedua lengan adalah gejala khas serangan jantung, namun kurang dari setengahnya tahu bahwa punggung atau rahang sakit dan mual / muntah juga dapat mengindikasikan adanya serangan jantung. .

"Setiap tahun sekitar 735.000 orang Amerika mengalami serangan jantung Sangat penting untuk mengetahui tanda dan gejala yang benar, sehingga orang dapat melakukan langkah pertama terbaik untuk membantu diri mereka sendiri dalam keadaan darurat. Mengetahui bagaimana merespons serangan jantung dengan benar dapat menyelamatkan hidup Anda atau kehidupan orang yang dicintai, "Nissen menjelaskan.

Sebagian besar responden tahu bahwa menelepon 911 adalah hal pertama yang harus dilakukan saat seseorang menderita serangan jantung. Tapi hanya 36 persen yang tahu bahwa pasien harus mengunyah aspirin segera, survei tersebut mengungkapkan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Canggih, Mainan Pesawat Kertas Kini Dapat Berfungsi Layaknya Drone
5 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kemajuan teknologi pada tahun-tahun berlakangan ini memang berkembang pesat. Salah satunya adalah perkembangan pesawat kertas yang biasa kita ...
Harmonisasi Angkutan Konvensional dan Online
1 November 2017, by Admin
  Tampang.com. BANDUNG - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 ...
Suami Indira yang Diduga Pelaku Pembunuhan Dibawa ke Bogor
5 September 2017, by Rindang Riyanti
Abdul Malik Aziz, suami Indria Kameswari, yang diduga membunuh istrinya sendiri akan dibawa ke Bogor dari Batam. Penangkapan Abdul Malik Aziz dilatarbelakangi ...
Caroline Wozniacki Juara WTA 2017
31 Oktober 2017, by Admin
Tampang.com - Caroline Wozniacki mengakhiri musim ini dengan manis. Petenis Denmark itu kemarin sukses merengkuh trofi tertingginya sepanjang karir dengan ...
Trauma Masa Lalu pada Wanita Meningkatkan Resiko Serangan Jantung
16 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Tingginya jumlah peristiwa traumatis dapat meningkatkan risiko wanita terkena penyakit jantung, terutama setelah menopause, menurut sebuah penelitian ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih