Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
'Berguru' Bisa dari Mana Saja

'Berguru' Bisa dari Mana Saja

12 Januari 2018 | Dibaca : 204x | Penulis : Dika Mustika

Ingatkah kalian ketika masih duduk di bangku sekolah? Ketika kita belum bisa membaca, bagaimana kita sampai akhirnya bisa membaca. Ketika kita belum bisa mengerjakan berbagai operasi hitung matematika, bagaimana akhirnya kita bisa, bahkan mungkin hingga akhirnya mahir! Kalau kta flachback lebih jauh lagi, bagaimana caranya kita hingga kemudian bisa berdiri, berjalan, hingga berlari? Perjalanan proses belajar dari tidak bisa, dari tidak tahu hingga tahu, dari tidak mahir hingga mahir disebut belajar. Jika kita lihat siapakah tokoh yang paling berpengaruh dalam proses belajar tersebut, tentu yang terpikir adalah guru!

 

Ternyata guru bukan hanya beliau yang disebut ibu atau bapak guru lho! Guru adalah ayah, ibu, kakek, nenek, om, tante, teman, bahkan orang asing sekalipun! Seperti pengalamanku kemarin pagi. Seperti biasa, sebagai pengguna layanan ojek, hampir setiap hari aku belajar sesuatu dari para driver yang mengantar atau menjemputku. Dari perbincanganku dengan driver itu, aku jadi belajar untuk percaya kekuatan doa dan harapan. Ia menceritakan bahwa cukup banyak orang yang hampir saja mematahkan keinginanya untuk menjadi driver ojeg. Berbagai alasan yang dikemukakan oleh teman-temannya, agar ia mengurungkan niatnya. Mulai dari alasan sekarang bisnis ojeg semakin sepi, nanti akan kehujanan, kepanasan, dan tarifnya kecil!  Sang driver tetap percaya bahwa ia pasti bisa dan meng-ignore ucapan teman-teman yang justru mematahkan semanganya. Dan dengan keyakinannya, ia bisa membuktikan jika ucapan teman-temannya tidak terbukti. Dari obrolan tersebut, aku mendapatkan ‘ilmu baru tentang keyakinan dan kekuatan doa.

 

Selain berupa tokoh, guru juga bisa berdasarkan pengalaman. Pengalamanmu, pengalamannya, pengalaman siapapun. Ada pepatah yang menyatakan bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Dengan pernah gagal, kita bisa tahu perbaikan apa yang bisa dilakukan agar kualitas hidup kita meningkat.

 

Ketika bayi kita belajar merangkak, duduk. Gurulah yang berperan dalam membuat akhirnya anak bisa melakukan banyak ini dan itu. Guru itulah orangtua. Di bangku sekolah diajarkan berbagai pelajaran. Setiap jenjang kelas memiliki targetnya tersendiri, mulai dari TK, SD, SMP, SMA. Jika kelak kita sudah lulus bahkan hingga jenjang universitas, apakah itu berarti kita berhenti belajar?

 

Guru bisa berupa guru yang sungguhan, bisa berupa pengalaman, dan juga  guru bukan hanya ada dalam bentuk fisik tokoh. Ia pun bisa muncul di mana pun dan kapanpun. Ia bisa muncul dalam bentuk pengalaman. Pekalah ketika suatu saat ‘gurumu’ muncul, agar segala yang kau jalani bisa bermanfaat dan bermakna.

 

 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bagaimana Cara Mendownload Website untuk Offline Reading?
25 Agustus 2017, by Noor Azizah
Meskipun WiFi ada dimana-mana akhir-akhir ini, suatu saat kamu harus melaluinya tanpa ada akses internet apa pun. Suatu waktu, mungkin ada situs web tertentu ...
Harap Optimis Sedang Ada Ujian!
20 Desember 2017, by Dika Mustika
Beberapa waktu lalu, ada seorang teman yang datang dan menceritakan tentang kisahnya. Intinya dia curhat dan menceritakan betapa Allah sedang memberinya ujian ...
Suami Wajib baca ! Inilah 10 Alasan Mengapa Istri Tidak Mau dipoligami
10 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Memiliki lebih dari satu istri atau poligami memang diperbolehkan dalam Islam. Sebagian wanita ikhlas menerima suaminya menikah lagi dengan ...
Riders Tolak Pembatasan Motor Sudirman-HI
4 September 2017, by Rindang Riyanti
Rencana Pemerintah Provinsi DKI dalam memberlakukan peraturan pembatasan terhadap motor di Jalan Jenderal Sudirman sampai Bundaran HI menuai reaksi dari ...
Terlilit Utang 9,4 triliun, PT Bakrie Sumatra Plantations Siap Fokus Membereskan Utang Tahun Ini
23 Agustus 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) akan fokus membereskan utang perseroan tahun ini. Hingga saat ini, utang perseroan tercatat sebesar Rp9,4 Triliun. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman