Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
'Berguru' Bisa dari Mana Saja

'Berguru' Bisa dari Mana Saja

12 Januari 2018 | Dibaca : 29x | Penulis : Dika Mustika

Ingatkah kalian ketika masih duduk di bangku sekolah? Ketika kita belum bisa membaca, bagaimana kita sampai akhirnya bisa membaca. Ketika kita belum bisa mengerjakan berbagai operasi hitung matematika, bagaimana akhirnya kita bisa, bahkan mungkin hingga akhirnya mahir! Kalau kta flachback lebih jauh lagi, bagaimana caranya kita hingga kemudian bisa berdiri, berjalan, hingga berlari? Perjalanan proses belajar dari tidak bisa, dari tidak tahu hingga tahu, dari tidak mahir hingga mahir disebut belajar. Jika kita lihat siapakah tokoh yang paling berpengaruh dalam proses belajar tersebut, tentu yang terpikir adalah guru!

 

Ternyata guru bukan hanya beliau yang disebut ibu atau bapak guru lho! Guru adalah ayah, ibu, kakek, nenek, om, tante, teman, bahkan orang asing sekalipun! Seperti pengalamanku kemarin pagi. Seperti biasa, sebagai pengguna layanan ojek, hampir setiap hari aku belajar sesuatu dari para driver yang mengantar atau menjemputku. Dari perbincanganku dengan driver itu, aku jadi belajar untuk percaya kekuatan doa dan harapan. Ia menceritakan bahwa cukup banyak orang yang hampir saja mematahkan keinginanya untuk menjadi driver ojeg. Berbagai alasan yang dikemukakan oleh teman-temannya, agar ia mengurungkan niatnya. Mulai dari alasan sekarang bisnis ojeg semakin sepi, nanti akan kehujanan, kepanasan, dan tarifnya kecil!  Sang driver tetap percaya bahwa ia pasti bisa dan meng-ignore ucapan teman-teman yang justru mematahkan semanganya. Dan dengan keyakinannya, ia bisa membuktikan jika ucapan teman-temannya tidak terbukti. Dari obrolan tersebut, aku mendapatkan ‘ilmu baru tentang keyakinan dan kekuatan doa.

 

Selain berupa tokoh, guru juga bisa berdasarkan pengalaman. Pengalamanmu, pengalamannya, pengalaman siapapun. Ada pepatah yang menyatakan bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Dengan pernah gagal, kita bisa tahu perbaikan apa yang bisa dilakukan agar kualitas hidup kita meningkat.

 

Ketika bayi kita belajar merangkak, duduk. Gurulah yang berperan dalam membuat akhirnya anak bisa melakukan banyak ini dan itu. Guru itulah orangtua. Di bangku sekolah diajarkan berbagai pelajaran. Setiap jenjang kelas memiliki targetnya tersendiri, mulai dari TK, SD, SMP, SMA. Jika kelak kita sudah lulus bahkan hingga jenjang universitas, apakah itu berarti kita berhenti belajar?

 

Guru bisa berupa guru yang sungguhan, bisa berupa pengalaman, dan juga  guru bukan hanya ada dalam bentuk fisik tokoh. Ia pun bisa muncul di mana pun dan kapanpun. Ia bisa muncul dalam bentuk pengalaman. Pekalah ketika suatu saat ‘gurumu’ muncul, agar segala yang kau jalani bisa bermanfaat dan bermakna.

 

 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Alasan Kenapa Jokowi Harus Dukung Fahri Hamzah yang Ingin Bekukan KPK
20 September 2017, by Gatot Swandito
Tetiba terjadi kegemparan yang begitu sangat mengguncang. Gegaranya, tanpa didahului angin apalagi petir, KPK menetapkan Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka ...
Pingin Rayakan Tahun Baru tapi Nggak Ada Temen, Ada Cara Serunya kok guys,,,.
24 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Hemm, sedih sih rasanya tahun baru tapi sendiri nggak ada yang temenin baik itu teman sahabat ataupun saudara dan keluarga, bisa – bisa ...
Efektif Antidepresan untuk Kurang Tidur
23 September 2017, by Rindang Riyanti
Kekurangan tidur yang akut biasanya disembuhkan dalam rawat inap yang terkontrol. Ini diberikan untuk mengurangi gejala depresi pada kira-kira separuh pasien ...
Rezeki Bisa Datang Dari Sumber yang Tak Terduga!
16 November 2017, by Dika Mustika
Sore ini aku seakan tak percaya dengan apa yang kualami. Sore tadi, seperti sore-sore sebelumnya, hujan turun lagi. Aku tahu tak boleh membenci hujan, karena ...
Ini Isi Surat Teror yang di Kirim Anggota ISIS di Mapolsek Kebayoran Lama
4 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Sebuah bendera yang berlambang ISIS, pagi tadi dikibarkan oleh orang yang diduga anggota ISIS di  pagar Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
Hijab