Sumber foto: Kompas.com

Benarkah Lumpur Lapindo Berhenti Menyembur? Ini Fakta Sebenarnya

Tanggal: 25 Mar 2025 14:54 wib.
Tampang.com | Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan kabar bahwa semburan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur telah berhenti. Informasi ini beredar luas di berbagai platform seperti TikTok, Twitter, Instagram, dan Facebook.

Namun, benarkah lumpur yang telah menyembur selama hampir 19 tahun ini benar-benar berhenti? Simak faktanya berikut ini.

Lumpur Lapindo Masih Menyembur

Kabar bahwa lumpur Lapindo berhenti menyembur dibantah langsung oleh Legiman, seorang warga setempat yang kini menjadi pemandu wisata di kawasan Lumpur Lapindo.

"Lumpur Lapindo berhenti itu sama sekali tidak benar," kata Legiman, seperti dikutip dari YouTube Kompas.com pada Minggu (23/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa semburan lumpur masih terjadi, meskipun intensitasnya berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bukti Lumpur Lapindo Masih Aktif

Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa Lumpur Lapindo masih aktif, yaitu:



Asap Putih dan Aroma Gas



Jika semburan lumpur benar-benar berhenti, maka tidak akan ada asap putih dan bau gas yang tercium di sekitar lokasi.


Faktanya, asap tersebut masih terlihat di beberapa titik.




Endapan Lumpur yang Masih Pecah-Pecah



Di area tanggul, masih terdapat lapisan lumpur padat yang pecah akibat proses pengeringan alami.


Ini menunjukkan bahwa aliran lumpur masih terus berlangsung meskipun tidak sekuat dulu.





Semburan Berkurang, Bukan Berhenti

Menurut Legiman, saat ini semburan lumpur bukan berhenti, tetapi hanya berkurang.



Dahulu, semburan lumpur bisa mencapai 100 persen, tetapi kini hanya sekitar 25-30 persen dari kondisi awal.


Penurunan tekanan ini terjadi salah satunya karena PT Lapindo Brantas membuka sumur baru di beberapa titik.



Selain itu, lumpur yang naik ke permukaan tidak terlihat sebanyak dulu karena tanggul dan daratan di sekitar lokasi sudah jauh lebih tinggi dibandingkan awal kejadian. Saat ini, ketinggian lumpur telah mencapai 25 meter dari dasar pengeboran, sehingga tekanan lumpur yang naik tidak bisa menjangkau permukaan dengan mudah.

Kesimpulan

Kabar bahwa Lumpur Lapindo berhenti menyembur adalah hoaks. Faktanya, semburan masih terjadi, tetapi dengan intensitas yang lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bagi masyarakat yang masih penasaran dengan kondisi terkini Lumpur Lapindo, bisa melihat langsung ke lokasi atau mengikuti perkembangan berita dari sumber terpercaya.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved