Sumber foto: Google

Terungkap! Ini Alasan HP Android Murah Punya Bezel Lebih Tebal Dibandingkan Flagship

Tanggal: 4 Nov 2026 10:50 wib.
Desain layar menjadi salah satu aspek yang sering diperhatikan konsumen ketika memilih smartphone. Saat ini, banyak HP Android kelas flagship hadir dengan tampilan modern melalui bezel atau bingkai layar yang sangat tipis. Sebaliknya, sejumlah ponsel di segmen harga terjangkau masih memiliki bingkai layar cukup tebal, terutama pada bagian bawah.

Perbedaan tersebut sering kali membuat Android Murah terlihat kurang premium dibandingkan perangkat kelas atas. Padahal, produsen sudah berusaha menghadirkan desain bodi yang semakin menarik dengan harga yang lebih kompetitif.

Lantas, mengapa kondisi tersebut masih sering ditemukan pada smartphone terjangkau? Ternyata, penyebabnya bukan sekadar strategi pemasaran atau upaya membedakan produk berdasarkan kelas harga. Ada sejumlah faktor teknis dan pertimbangan biaya produksi yang memengaruhi desain bezel sebuah smartphone.

Salah satu faktor utamanya adalah teknologi panel layar yang digunakan. HP flagship umumnya sudah mengadopsi panel OLED fleksibel, sedangkan perangkat dengan harga lebih terjangkau masih banyak mengandalkan panel OLED kaku atau LCD.

Perbedaan Teknologi Layar Menjadi Penyebab Utama

Mengutip laporan BGR yang diberitakan pada 19 Oktober 2026, salah satu alasan HP Android murah memiliki bezel lebih tebal berkaitan dengan keterbatasan teknologi layar.

Ponsel kelas atas biasanya menggunakan panel OLED fleksibel atau flexible OLED. Teknologi ini memungkinkan bagian bawah layar ditekuk ke arah belakang sehingga konektor yang menghubungkan panel dengan motherboard dapat ditempatkan di area yang lebih tersembunyi.

Dengan mekanisme tersebut, produsen bisa membuat bagian bawah layar terlihat lebih ramping. Hasilnya adalah tampilan smartphone yang memiliki rasio layar terhadap bodi lebih besar dan terlihat lebih modern.

Sementara itu, smartphone kelas terjangkau umumnya menggunakan panel OLED kaku atau LCD. Jenis layar tersebut memiliki konstruksi yang berbeda sehingga membutuhkan ruang lebih luas untuk menempatkan konektor dan komponen pendukung.

Ruang tambahan tersebut biasanya disamarkan melalui bingkai layar yang lebih tebal, terutama pada bagian bawah atau yang sering disebut sebagai chin bezel.

Karena itu, perbedaan desain antara HP flagship dan Android Murah tidak selalu menunjukkan kualitas keseluruhan perangkat, melainkan juga dipengaruhi oleh teknologi panel yang digunakan.

Panel Fleksibel Membutuhkan Biaya Produksi Lebih Mahal

Selain faktor teknis, harga komponen menjadi pertimbangan penting bagi produsen smartphone.

Panel OLED fleksibel memiliki proses pembuatan yang lebih kompleks dibandingkan panel layar konvensional. Teknologi tersebut membutuhkan material khusus, peralatan produksi presisi tinggi, serta proses perakitan yang lebih rumit.

Dalam laporan yang dikutip BGR, biaya pembuatan panel fleksibel dapat mencapai dua kali lipat dibandingkan panel biasa.

Perbedaan biaya ini tentu memberikan pengaruh terhadap harga jual smartphone. Produsen yang ingin menghadirkan perangkat dengan harga terjangkau harus mempertimbangkan setiap komponen agar biaya produksi tetap terkendali.

Menggunakan panel yang lebih ekonomis menjadi salah satu cara untuk menjaga harga jual tetap kompetitif. Konsekuensinya, desain layar mungkin tidak bisa dibuat setipis perangkat flagship.

Bagi konsumen, hal ini sebenarnya merupakan bentuk kompromi yang cukup masuk akal. Produsen dapat mengalokasikan anggaran untuk komponen lain, seperti chipset, kapasitas baterai, kamera, atau fitur tambahan.

Contoh HP Android dengan Bezel Tebal

Salah satu contoh smartphone yang disebut dalam pembahasan ini adalah Samsung Galaxy A26.

Meskipun membawa desain modern, perangkat tersebut masih memiliki bagian bingkai bawah layar yang relatif tebal dibandingkan sejumlah ponsel flagship Samsung.

Kondisi serupa juga dapat ditemukan pada beberapa smartphone kelas menengah dari berbagai produsen. Hal ini memperlihatkan bahwa penggunaan desain layar dengan bezel tipis masih berkaitan erat dengan segmentasi produk dan anggaran produksi.

Namun, bukan berarti seluruh smartphone terjangkau harus memiliki bingkai layar yang lebar. Perkembangan teknologi panel memungkinkan produsen menghadirkan desain yang semakin ramping pada perangkat dengan harga lebih kompetitif.

Rekomendasi HP dengan Bezel Tipis di Kelas Menengah

Bagi konsumen yang mengutamakan tampilan layar modern, tersedia sejumlah pilihan smartphone dengan bezel relatif tipis di luar kategori flagship.

Salah satunya adalah REDMI Note 15 Pro 5G. Berdasarkan informasi dari situs resmi Xiaomi Indonesia, perangkat ini dibanderol mulai Rp5.099.000.

Smartphone tersebut membawa layar AMOLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate hingga 120Hz. Selain desain layar yang modern, perangkat ini juga menawarkan kamera utama 200MP serta baterai berkapasitas 6.580 mAh.

Kehadiran perangkat seperti ini menunjukkan bahwa desain premium tidak lagi sepenuhnya menjadi milik smartphone kelas atas.

Apakah Bezel Tebal Berarti Smartphone Kurang Berkualitas?

Bezel yang tebal tidak selalu menandakan sebuah smartphone memiliki kualitas buruk. Bingkai layar merupakan salah satu bagian desain yang dipengaruhi oleh pilihan teknologi, kebutuhan konstruksi, serta biaya produksi.

Bahkan, bagi sebagian konsumen, aspek seperti performa chipset, daya tahan baterai, kualitas kamera, dan dukungan pembaruan perangkat lunak jauh lebih penting dibandingkan ketebalan bezel.

Di sisi lain, perkembangan teknologi layar diperkirakan akan membuat perbedaan desain antara HP flagship dan Android Murah semakin kecil.

Produsen terus mencari cara untuk menekan biaya produksi tanpa harus mengorbankan tampilan maupun pengalaman penggunaan.

Dengan demikian, bezel tebal pada smartphone terjangkau bukan sekadar kekurangan desain. Kondisi tersebut merupakan hasil pertimbangan teknis dan ekonomi agar produsen dapat menawarkan perangkat dengan harga yang sesuai kemampuan pasar.

Ke depannya, konsumen berpeluang mendapatkan HP Android dengan tampilan semakin premium tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar harga smartphone flagship.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved