Robot Cuci & Lipat Pakaian LG Ini Bisa Menggantikan Ibu Rumah Tangga, Siap ‘Membebaskan’ Manusia dari Semua Pekerjaan Rumah!
Tanggal: 9 Jan 2026 22:24 wib.
LG Electronics menarik perhatian dunia teknologi di Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, dengan memperkenalkan LG CLOiD, robot rumah berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mengambil alih tugas-tugas rumah tangga manusia, termasuk mencuci, melipat, dan menata pakaian serta berbagai aktivitas lain di dalam rumah. Peluncuran ini menunjukkan visi LG dalam mewujudkan apa yang disebut sebagai “Zero Labor Home”, yaitu rumah tanpa kerja manual yang membebani penghuni rumah.
LG CLOiD bukan sekadar robot domestik biasa. Robot ini dibangun dengan teknologi Physical AI yang memungkinkan interaksi natural dan responsif terhadap lingkungan di sekitarnya. CLOiD dilengkapi dua lengan dengan tujuh derajat kebebasan masing-masing, serta lima jari pada setiap tangan yang bisa dikendalikan secara presisi, sehingga bisa menangani benda-benda rumah tangga dengan halus dan akurat.
Konstruksi robotnya mencakup unit kepala, torso, dan basis beroda dengan navigasi otonom, memungkinkan robot bergerak sendiri tanpa kendali manusia. Kepala robot juga dilengkapi chipset, layar, speaker, kamera, dan sensor yang memungkinkan interaksi lewat suara dan ekspresi visual sehingga ia dapat “memahami” konteks dan perintah dari penggunanya.
Dalam demo di CES 2026, LG menunjukkan berbagai kemampuan CLOiD yang cukup mengesankan. Robot ini dapat mengambil susu dari kulkas dan menyiapkan sarapan sederhana seperti menaruh croissant ke dalam oven, menunjukkan kemampuan berpikir konteks yang lebih tinggi daripada sekadar menjalankan perintah statis. Demonstrasi lainnya menunjukkan CLOiD menjalankan proses mencuci dan melipat pakaian setelah penghuni rumah pergi, menata baju dengan rapi dan efisien layaknya asisten rumah tangga sungguhan.
Menurut pernyataan Steve Baek, Presiden LG Home Appliance Solution Company, CLOiD dirancang untuk “berinteraksi secara alami dan memahami penggunanya, memberikan bantuan rumah tangga yang optimal.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa teknologi AI di balik robot tidak hanya soal kemampuan fisik, tetapi juga aspek kecerdasan kontekstual dan adaptasi terhadap kebiasaan hidup pengguna.
Kemampuan robot untuk menata pakaian, termasuk melipat dan menyusunnya secara otomatis, merupakan pencapaian besar di bidang otomasi rumah tangga. Selain ini, integrasi robot dengan ekosistem ThinQ dari LG memungkinkan sistem rumah pintar bekerja bersinergi CLOiD bisa mengontrol peralatan rumah lain yang terhubung, seperti oven, kulkas, hingga mesin cuci, untuk menciptakan pengalaman rumah pintar yang komprehensif.
Teknologi inti yang digunakan oleh CLOiD juga melibatkan Vision Language Model (VLM) dan Vision Language Action (VLA), yakni rangkaian sistem AI yang membuat robot dapat menerjemahkan input visual dan verbal menjadi tindakan fisik yang kompleks. Hal ini memungkinkan robot tidak hanya “melihat” objek, tetapi juga memahami konteks dan maksud di balik perintah verbal pengguna sehingga dapat bertindak secara relevan.
LG juga memperkenalkan LG Actuator AXIUM, varian teknologi aktuator robotik baru yang menjadi bagian integral dari pengembangan Physical AI untuk robot ini. Aktuator ini diklaim ringan namun efisien dan bertenaga tinggi, mendukung gerakan tangan robot yang halus dan presisi saat menangani tugas-tugas rumah.
Sementara demonstrasi robot di panggung CES telah menarik perhatian luas, masih banyak pertanyaan mengenai ketersediaan komersial, harga, dan kesiapan pasar untuk mengadopsi robot semacam ini di kehidupan sehari-hari. Beberapa pengamat teknologi di luar pameran mencatat bahwa meskipun robot seperti CLOiD mampu menangani berbagai tugas, kecepatan dan efisiensinya masih menjadi sorotan termasuk seberapa cepat robot bisa menyelesaikan tugas yang biasanya memakan waktu bagi manusia.
Namun demikian, langkah LG memperkenalkan robot rumah tangga canggih menandai era baru automasi berbasis AI yang mengarah ke kehidupan yang jauh lebih praktis dan efisien. Visi “Zero Labor Home” sendiri mencerminkan gaya hidup masa depan yang bisa menjadi kenyataan bagi rumah-rumah modern, terutama di negara-negara dengan tenaga kerja domestik mahal atau tingkat adopsi teknologi tinggi yang signifikan.
LG CLOiD juga menjadi representasi nyata bagaimana teknologi AI kini mampu diterapkan tidak hanya dalam perangkat lunak atau antarmuka digital, tetapi juga dalam perangkat fisik yang benar-benar melakukan tugas dunia nyata di lingkungan rumah tangga. Model ini berbeda dari robot vacuum atau perangkat otomatis lain karena CLOiD dirancang untuk menangani tugas yang membutuhkan manipulasi fisik kompleks seperti menggenggam, mengambil, dan menata objek.
Dengan semua kemampuan ini, LG sedang memposisikan CLOiD sebagai pionir robot rumah tangga multifungsi yang suatu hari dapat menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan di rumah modern, membantu tidak hanya urusan laundry tetapi juga beragam pekerjaan rumah lainnya.
Secara keseluruhan, kehadiran LG CLOiD di CES 2026 menunjukkan bagaimana robot berbasis AI bukan lagi sekadar konsep futuristik tetapi mulai menjadi bagian nyata dari hidup sehari-hari menghapus batas antara kerja manusia dan otomasi rumah tangga tingkat lanjut.