Sumber foto: iStock

Rahasia Google Maps Gen 20: Inovasi AI dan Ekspansi ke Negara Baru!

Tanggal: 19 Jan 2025 20:25 wib.
Dua dekade lalu, ide brilian Larry Page, salah satu pendiri Google, mengubah cara manusia menjelajahi dunia. Berawal dari Larry yang menggunakan kamera video sederhana untuk merekam jalanan, Google Maps kini telah menjadi aplikasi navigasi nomor satu di dunia, digunakan oleh lebih dari 2 miliar orang setiap bulannya.

Teknologi Street View Terbaru
Maria Biggs, manajer program teknis di Google Street View, mengungkapkan bagaimana teknologi kamera terbaru mereka, yang diperkenalkan pada 2022, memudahkan pengumpulan data. Kamera ini dapat dipasang pada mobil apa pun, sehingga lebih fleksibel dibandingkan model sebelumnya yang hanya terintegrasi di kendaraan khusus.

"Dengan teknologi ini, kami bisa memperbarui data di wilayah yang belum diperbarui selama 10 tahun," ujar Biggs. Contohnya, kamera generasi baru ini memungkinkan pembaruan di lokasi seperti Hawaii hanya dengan menyewa mobil di sana. Kepraktisan ini memungkinkan Google melakukan ekspansi ke negara-negara baru seperti Bosnia dan Herzegovina, Namibia, dan Liechtenstein.

AI Generatif di Google Maps
Google kini melengkapi Maps dengan Gemini, chatbot AI generatif. Gemini membantu pengguna menemukan tempat berdasarkan kriteria spesifik, seperti restoran ramah hewan peliharaan dengan fasilitas makan di luar ruangan. Fitur ini juga dapat meringkas ribuan ulasan, memberikan laporan lalu lintas secara real-time, serta menampilkan cuaca di rute perjalanan.

Fitur lainnya mencakup informasi tentang keterlambatan transportasi umum, rute alternatif, hingga lokasi parkir terbaik. Integrasi dengan Waze memungkinkan pengguna memberikan laporan suara secara langsung, yang kemudian diproses untuk memberikan peringatan kepada pengemudi tentang bahaya di jalan.

Chris Phillips, Wakil Presiden dan General Manager Google Geo, mengatakan bahwa Waze membantu meningkatkan keselamatan jalan dengan menginformasikan potensi bahaya pada jalur tertentu. Namun, solusi rute alternatif Waze juga telah memicu perdebatan karena dapat memperburuk lalu lintas di jalan kecil.

Privasi Data di Google Maps
Kekhawatiran tentang privasi data menjadi tantangan besar bagi Google. Untuk mengatasinya, Google menggunakan teknologi yang dapat memburamkan wajah dan plat nomor kendaraan di Street View. Pengguna juga bisa meminta area tertentu diburamkan untuk alasan keamanan. Selain itu, Google mulai menyimpan riwayat lokasi pada perangkat pengguna, bukan di cloud, untuk meningkatkan keamanan data.

Pendapatan dan Strategi Bisnis Google Maps
Google Maps menghasilkan pendapatan melalui model periklanan. Misalnya, restoran dapat membayar agar bisnis mereka muncul lebih menonjol dalam pencarian pengguna. Selain itu, Google menjual data peta kepada perusahaan seperti Wayfair dan Domino's, serta menyediakan platform Maps bagi pengembang untuk membuat aplikasi seperti layanan pengiriman makanan atau ridesharing.

Google juga memanfaatkan data peta untuk membantu perusahaan energi surya. Dengan informasi yang akurat tentang atap bangunan, seperti elevasi dan bayangan, perusahaan energi surya dapat menentukan potensi pemasangan panel surya di wilayah tertentu.

Pentingnya Akurasi untuk Kendaraan Otonom
Google Maps memainkan peran penting dalam perkembangan robotaxi. Misalnya, Waymo, anak perusahaan Alphabet, mendominasi pasar robotaxi di AS pada 2024. Penumpang di Phoenix bahkan bisa memesan kendaraan otonom ini langsung melalui aplikasi Google Maps.

James Hodgson, analis otomotif di ABI Research, menekankan bahwa kendaraan otonom seperti robotaxi tidak hanya menggunakan peta tetapi juga berkontribusi pada pembaruan peta tersebut. Dengan demikian, robotaxi menciptakan siklus inovasi yang saling menguntungkan.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved