Sumber foto: iStock

Larangan iPhone 16 & Dominasi HP China: Perubahan Besar di Pasar Smartphone Indonesia 2024

Tanggal: 23 Feb 2025 12:01 wib.
Tampang.com | Pasar smartphone Indonesia mengalami perubahan signifikan pada tahun 2024. Salah satu faktor utama adalah larangan penjualan iPhone 16 akibat ketidakmampuan Apple memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017. Akibatnya, segmen smartphone premium dengan harga di atas US$600 mengalami penurunan penjualan sebesar 9,2% pada kuartal IV 2024.

Dampak Larangan iPhone 16 di Indonesia 

Menurut laporan IDC yang dikutip pada Sabtu (22/2/2025), pelarangan iPhone 16 menyebabkan penurunan harga jual rata-rata (ASP) smartphone di Indonesia sebesar 0,5% secara tahunan (YoY), mencapai US$195 atau sekitar Rp3,1 juta.

Apple sebenarnya telah berusaha memperbaiki kondisi ini dengan berencana membangun pabrik AirTag di Batam. Namun, investasi ini tidak langsung berdampak pada pemenuhan TKDN, sehingga iPhone 16 masih belum bisa dipasarkan secara resmi di Indonesia. IDC memperkirakan bahwa pelarangan ini akan berdampak besar pada jumlah pengapalan Apple ke Indonesia serta posisi mereka di pasar lokal.

Sejak beberapa tahun terakhir, Apple selalu meluncurkan iPhone terbaru pada bulan September dan masuk ke Indonesia satu hingga dua bulan kemudian. Namun, tanpa kehadiran iPhone 16, momentum Apple dalam menarik konsumen Tanah Air pun berkurang signifikan. Vanessa Aurelia, Research Analyst dari IDC Indonesia, menegaskan bahwa larangan ini sangat merugikan Apple dan mitra bisnisnya karena hilangnya periode krusial peluncuran.

Pasar Smartphone Indonesia: HP China Bangkit

Meskipun segmen premium mengalami penurunan, pasar smartphone Indonesia secara keseluruhan tumbuh positif sebesar 15,5% YoY sepanjang 2024. Pertumbuhan terbesar terjadi di segmen low-end, didominasi oleh merek Transsion (Infinix, Itel, Tecno) yang berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 18,3% pada tahun tersebut.

Di segmen mid-range, pertumbuhan juga cukup signifikan, mencapai 24,9% YoY. Namun, hanya segmen premium yang mengalami kemunduran akibat penurunan penjualan Apple. Transsion mencatatkan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 61,7%, menjadikannya produsen dengan pertumbuhan tertinggi dibandingkan merek-merek lain yang masuk dalam daftar Top 5.

Peningkatan Penjualan Smartphone 5G

IDC juga mencatat adanya lonjakan signifikan dalam penggunaan smartphone 5G di Indonesia. Pada tahun 2023, pangsa pasar perangkat 5G masih berada di angka 17,1%, namun pada tahun 2024, angkanya melonjak menjadi 25,8%. Peningkatan ini dipicu oleh semakin banyaknya model baru dengan harga terjangkau yang mendukung jaringan 5G.

Samsung tetap menjadi pemimpin dalam kategori smartphone 5G, mengungguli pesaingnya dengan beragam pilihan produk di berbagai segmen harga. Sementara itu, merek-merek China seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo juga terus meningkatkan portofolio 5G mereka untuk menarik lebih banyak konsumen Indonesia.

5 Raja Smartphone di Indonesia Tahun 2024

Menurut data IDC, berikut adalah lima merek smartphone dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2024:


Transsion - 18,3%
Oppo - 17,8%
Samsung - 16,5%
Xiaomi - 15,3%
Vivo - 14,8%


Kesimpulan

Larangan iPhone 16 di Indonesia berdampak besar pada segmen smartphone premium dan menyebabkan penurunan harga jual rata-rata di pasar. Sementara itu, merek-merek China seperti Transsion semakin menguasai pasar, terutama di segmen low-end dan mid-range. Perkembangan jaringan 5G juga menjadi faktor utama dalam pertumbuhan pasar smartphone di Indonesia.

Dalam waktu dekat, pasar Indonesia diprediksi akan terus didominasi oleh merek-merek China yang menawarkan smartphone dengan harga lebih terjangkau dan spesifikasi mumpuni. Sementara itu, Apple menghadapi tantangan besar untuk kembali merebut pangsa pasar Indonesia tanpa kehadiran iPhone 16.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved