Cybertruck Meledak di Depan Hotel Trump: AI ChatGPT Jadi Sorotan
Tanggal: 10 Jan 2025 22:52 wib.
Ledakan truk listrik atau Cybertruck buatan Tesla di depan hotel Presiden AS terpilih Donald Trump Trump pada awal tahun baru mengungkap fakta mengejutkan. Pihak kepolisian Las Vegas mengatakan pelaku menggunakan AI-generatif ChatGPT sebelum melancarkan tersebut.
Pelaku bernama Matthew Livelsberger (37) ditemukan mencari informasi melalui ChatGPT. Informasinya mengenai target eksplosif, arah kecepatan amunisi, dan kembang api legal di Arizona.
Menurut keterangan McMahill kepada Reuters pada Kamis (9/1/2025), "Ini insiden pertama yang saya ketahui di AS, ChatGPT digunakan membantu seseorang membangun perangkat tertentu." OpenAI yang mengembangkan ChatGPT juga telah buka suara terkait hal tersebut. Perusahaan berkomitmen agar produk-produknya bisa digunakan secara bertanggung jawab.
OpenAI juga berupaya membuat produknya menolak instruksi yang berbahaya. Perusahaan ini juga menambahkan pihaknya telah bekerja sama dengan penegak hukum terkait penyelidikan ini.
Dalam pernyataannya, OpenAI menyatakan, "Dalam hal ini, ChatGPT menanggapi informasi yang tersedia di internet dan memberikan peringatan pada aktivitas berbahaya atau ilegal. Kami bekerja dengan penegak hukum terkait penyelidikan."
Pihak kepolisian membeberkan pula soal Livelsberger sempat berhenti untuk menuangkan bahan bakar tingkat balap ke Cybertruck saat perjalanan menuju Las Vegas. Kendaraan itu berisi 27 kilogram piroteknik dan 32 kilogram Birdshot.
Namun pejabat terkait belum mengungkapkan bahan apa yang menyebabkan ledakan di depan hotel Trump. Salah satu kemungkinannya senjata api yang digunakan Livelsberger untuk menembak dirinya.
Dalam kasus ini, ChatGPT yang seharusnya digunakan untuk hal-hal positif dan membawa kemajuan justru disalahgunakan untuk membangun perangkat yang membahayakan keselamatan.
Hal ini menjadi peringatan bahwa teknologi dan kecerdasan buatan harus diawasi dengan ketat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Terlepas dari kecanggihan teknologi, kontrol dan pengawasan yang ketat tetap diperlukan untuk memastikan penggunaan yang aman dan etis.