Perunggu Tuangkan Perjalanan Hidup dan Emosi dalam Album Kedua Dalam Dinamika

Tanggal: 25 Agu 2025 22:20 wib.
Tiga tahun setelah meluncurkan album debut Memorandum yang mendapat sambutan hangat, trio pop rock asal Jakarta, Perunggu, akhirnya kembali dengan karya baru. Melalui label independen Podium Records, mereka resmi merilis album penuh kedua berjudul Dalam Dinamika, sebuah catatan musikal berisi sembilan lagu yang merangkum perjalanan pribadi, pencarian jati diri, hingga pergulatan batin di era digital.

Masih hadir dengan formasi utuh Maul Ibrahim (vokal, gitar), Adam Adenan (bass, vokal), dan Ildo Hasman (drum, vokal) Perunggu menghadirkan warna musik yang lebih lepas dan berani dibanding album pertama mereka. "Antusias banget, karena setiap kali mau rilis karya baru pasti semangat. Rasanya pengen orang lain ikut dengar lagu-lagu yang sudah berkali-kali kami putar dari masa demo sampai akhirnya jadi versi final," ungkap Maul dalam siaran pers di Jakarta, Jumat.

Sebelum album ini hadir secara penuh, Perunggu sempat merilis tiga single lebih dulu, yakni Berhasil, Tapi, dan Pikiran Yang Matang. Ketiganya kini masuk ke dalam daftar lagu Dalam Dinamika bersama enam nomor lain yang menawarkan perspektif segar dari perjalanan musik mereka. Album ini juga menampilkan kolaborasi penting di balik layar, dengan Petra Sihombing dan Enrico Octaviano duduk di kursi produser, Stevano mengisi peran mixing engineer, serta Harmoko Aguswan di tahap mastering.

Salah satu momen yang paling menonjol di album ini adalah hadirnya lagu Berita Buruk, di mana untuk pertama kalinya Ildo tampil sebagai vokalis utama. Hal ini menjadi warna baru bagi Perunggu, sekaligus bukti keberanian mereka untuk terus bereksperimen. Meski demikian, ciri khas Perunggu tetap terjaga: semangat live band yang mentah, energik, dan dibayangkan selalu bisa meledak lebih kuat ketika dibawakan langsung di panggung.

Dalam proses kreatifnya, ketiganya sempat dihinggapi rasa terbebani oleh bayang-bayang keberhasilan Memorandum. "Awal-awal sempat kebebanan, takut terjebak ekspektasi. Tapi akhirnya ketemu rasa nothing to lose, nge-band ya buat happy aja," ujar Maul. Pernyataan itu sejalan dengan tema besar album ini yang berfokus pada perjalanan hidup sejak terbentuknya Perunggu: tentang hubungan dengan pasangan, pencarian makna diri, sampai kelelahan mental yang akrab dirasakan generasi sekarang akibat derasnya arus informasi digital.

Adam menambahkan, "Dalam Dinamika itu mencakup semua fase hidup sejak Perunggu berdiri. Kami lebih punya bekal, lebih familier dengan cara kerja industri musik, dan sampai titik ini banyak hal yang membuat kami semakin yakin untuk jalan terus." Album ini, bagi Perunggu, bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan refleksi akan tumbuh kembang mereka sebagai musisi sekaligus individu.

Kini, Dalam Dinamika sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital. Meski begitu, Perunggu masih menyiapkan langkah berikutnya. Rencana penampilan panggung untuk merayakan album ini serta kemungkinan merilis versi fisik masih dalam tahap pembicaraan. Bagi para pendengar setia, ini menjadi tanda bahwa perjalanan panjang Perunggu masih terus berlanjut, dengan energi baru yang lebih matang dan jujur.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved