Geger! Film Avatar: Fire and Ash Ledakkan Bioskop Indonesia, 5 Juta Penonton Hanya dalam Hitungan Hari!
Tanggal: 4 Jan 2026 21:43 wib.
Tahun baru 2026 diawali dengan kabar gemilang dari dunia perfilman di Indonesia. Film Avatar: Fire and Ash berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan menembus 5 juta penonton di Indonesia hanya dalam hitungan hari sejak awal penayangannya. Angka ini bukan sekadar pencapaian biasa, melainkan bukti dominasi besar film tersebut di tengah persaingan ketat dengan judul-judul lain di bioskop Tanah Air.
Avatar: Fire and Ash merupakan jilid ketiga dari film legendaris Avatar, hasil karya sutradara kawakan James Cameron. Film ini sudah mencuri perhatian sejak pertama kali dirilis di bioskop Indonesia pada 17 Desember 2025, dibintangi oleh Sam Worthington dan Zoe Saldana yang kembali memerankan karakter ikonik mereka. Sejak hari pertama penayangan, respons penonton begitu luar biasa sehingga menciptakan momentum kuat bagi film ini.
Pada hari pertama rilis nasional, Avatar: Fire and Ash sudah meraih sekitar 460 ribu penonton, angka yang sangat tinggi untuk perilisan awal sebuah film impor. Dengan performa ini, film tersebut mampu menarik minat luas, bahkan bersaing ketat dengan film-film lokal yang juga tengah populer di pasaran. Dalam tiga hari pertama saja, angka penonton telah menembus 1 juta, menandakan antusiasme publik yang besar terhadap sekuel ini.
Klimaksnya terjadi pada 1 Januari 2026, ketika film ini resmi melampaui 5 juta penonton di Indonesia. Data ini berdasarkan laporan dari akun pemerhati film di Twitter, @cinepoint_, yang merekam lonjakan jumlah penonton sepanjang hari tersebut. Sebanyak hampir 250 ribu penonton menonton Avatar: Fire and Ash di seluruh bioskop di Indonesia pada hari itu, membawa total kumulatif ke angka 5.094.225 penonton. Ini menjadikan Avatar: Fire and Ash sebagai salah satu film impor terlaris yang pernah tayang di Indonesia pada periode akhir 2025 hingga awal 2026.
Keberhasilan Avatar: Fire and Ash ini bukan tanpa kompetisi. Film Indonesia Agak Laen: Menyala Pantiku! juga tampil sangat solid di bioskop, bahkan berhasil menembus 10 juta penonton pada 31 Desember 2025. Meski demikian, Avatar tetap menunjukkan performa impresif, terutama dari sisi jumlah jam tayang dan dominasi showtime di berbagai jaringan bioskop.
Bukan hanya di Indonesia, prestasi film ini juga dirasakan di tingkat global. Data dari boxofficemojo.com menunjukkan bahwa Avatar: Fire and Ash juga mencatat pendapatan luar biasa di seluruh dunia, dengan penghasilan kotor mencapai sekitar 851 juta dolar AS atau setara dengan lebih dari Rp14 triliun pada awal Januari 2026. Angka tersebut menunjukkan bahwa film ini tidak hanya populer di Indonesia tetapi juga sukses besar di pasar internasional.
Kesuksesan film ini di box office dunia sekaligus menjadi tonggak penting bagi Avatar sebagai salah satu waralaba film Hollywood terbesar sepanjang masa. Produksi yang memakan biaya besar, sekitar 400 juta dolar AS, kini menunjukkan hasil yang membanggakan, dengan potensi pendapatan yang terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu di bioskop-bioskop seluruh dunia. Kritikus dan penonton sama-sama memberi respons positif terhadap sekuel ini, khususnya pada kualitas visual dan narasi yang tetap menarik perhatian meskipun merupakan bagian dari film ketiga dalam seri yang sudah dikenal luas.
Tidak hanya persepsi kritikus, respons penonton juga tercermin dari tingginya jumlah penonton yang memilih untuk menontonnya lebih dari sekali. Banyak bioskop melaporkan bahwa Avatar: Fire and Ash tetap memegang jumlah showtime tertinggi dibandingkan film lain yang sedang tayang, termasuk beberapa film lokal yang juga tengah meraih popularitas. Jumlah showtime yang dominan menunjukkan bahwa film ini tetap menjadi pilihan utama penonton saat mereka memutuskan untuk pergi ke bioskop.
Fenomena ini juga menunjukkan betapa besar dampak Avatar: Fire and Ash terhadap industri film Indonesia, terutama dalam periode libur akhir tahun yang biasanya menjadi momen emas bagi film-film besar untuk menarik perhatian penonton. Kepopuleran film ini bahkan berhasil menyaingi film-film lokal yang sudah membangun basis penonton kuat, yang berarti bahwa daya tarik film ini tidak hanya terbatas pada penggemar franchise saja, tetapi juga menarik penonton umum yang penasaran dengan cerita dan visual spektakuler yang ditawarkan.
Melihat tren yang terjadi sejauh ini, banyak pengamat industri film memperkirakan bahwa Avatar: Fire and Ash akan terus menambah jumlah penonton di Indonesia, bahkan setelah periode liburan resmi berakhir. Selain itu, keberhasilan global film ini bisa menjadi modal besar bagi James Cameron dan tim untuk terus mengembangkan waralaba Avatar di masa depan, kemungkinan dengan sekuel lanjutan yang lebih menantang dan menarik.
Secara keseluruhan, pencapaian Avatar: Fire and Ash yang menembus 5 juta penonton di Indonesia dalam waktu pendek bukan hanya menjadi bukti popularitas film, tetapi juga menandai kembali kebangkitan film Hollywood besar untuk menarik antusiasme penonton di seluruh dunia, termasuk pasar yang kini semakin penting seperti Indonesia.