Reaksi Ustadz Khalid Basalamah Atas Penghinaan Sunnah Nabi Oleh Said Aqil Siradj

Tanggal: 30 Mei 2017 10:34 wib.
Reaksi Ustadz Khalid Basalamah pernyataan dari pimpinan KH. Said Aqil Siradj, atas penyataannya bahwa orang yang berjenggot itu mengurangi kecerdasan.

"Gusdur, Nurcholis Majid, Quraish Shihab tidak berjenggot,Semakin panjang jenggotnya, semakin goblok," ujar Said Aqil Siradj.

Ustads Khalid Basalamah mengaku aneh, gimana orang yang mengaku alim, pimpinan organisani mengucapkan hal seperti itu. Padahal dia itu dulu waktu berguru, apakah gurunya berjenggot atau tidak. Pendiri NU saja memiliki jenggot, mengapa mempermasahkan sunnah nabi Muhammad SAW. Bagaimana mungkin orang yang memimpin organisasi islam, mengucapkan makin panjang jenggotnya, makin goblok? Dan berani mengolok-olok hadist.

Ustadz Khalid Basalamah menjelasakan secara gamblang tentang Islam, jangan sampai belum dikerjakan sudah mengolok-olok. Untuk menjadi alim ulama, sangat susah, bukan cuma karena memimpin organisasi massa.

“Hati-hatilah terhadap tipudaya ulama su’. Sungguh, keburukan mereka bagi agama lebih buruk daripada setan. Sebab, melalui merekalah setan mampu menanggalkan agama dari hati kaum Mukmin. Atas dasar itu, ketika Rasul saw ditanya tentang sejahat-jahat makhluk, Beliau menjawab, “Ya Allah berilah ampunan.” Beliau mengatakannya sebanyak tiga kali, lalu bersabda, “Mereka adalah ulama sû’ .”

Saat ini, adakah ulama su? Sepertinya banyak… bergelar ulama atau intelektual muslim, tapi berusaha menjauhkan muslim dari Islam dengan menafsirkan al Quran dan as Sunnah sekehendak nafsu mereka. 

 

 

 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved