Pentingnya Mencium Hajar Aswad Saat Berhaji Menurut Hukum Islam

Tanggal: 23 Mar 2024 11:49 wib.
Berhaji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi umat Muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Selama menjalankan ibadah haji, terdapat beberapa ritual yang harus dilakukan, salah satunya adalah mencium Hajar Aswad, sebuah batu hitam yang dipercaya sebagai sisa bangunan pertama yang dibangun oleh Nabi Ibrahim dan Ismail di Makkah. Mencium Hajar Aswad merupakan tindakan ibadah yang memiliki hukum yang sangat penting dalam Islam.

Menurut hukum Islam, mencium Hajar Aswad ini merupakan tindakan yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang sedang berhaji. Hal ini didasari oleh tindakan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW sendiri ketika beliau berhaji. Dalam hadits riwayat Al-Bukhari, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Mencium Hajar Aswad itu adalah mencium tangan Allah di dunia." Dari hadits ini, dapat disimpulkan bahwa mencium Hajar Aswad merupakan suatu bentuk ibadah yang sangat mulia dalam Islam.

Selain karena tuntunan Rasulullah, tindakan mencium Hajar Aswad juga memiliki nilai simbolis yang dalam Islam. Dalam ibadah haji, umat Muslim berbondong-bondong mengelilingi Ka'bah. Di tengah-tengah aktivitas yang sangat padat ini, mencium Hajar Aswad merupakan momen yang sangat istimewa. Dalam mencium Hajar Aswad, umat Muslim diingatkan akan kehormatan dan kebesaran Allah SWT. Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang penuh dengan dosa dan kesalahan, namun dengan mencium Hajar Aswad, umat Muslim diberikan kesempatan untuk dekat dengan keagungan-Nya.

Sebagai hukum Islam, mencium Hajar Aswad tidak bersifat wajib dalam ibadah haji. Namun, umat Muslim yang menunaikan haji dianjurkan untuk melakukannya sebisa mungkin. Dalam kepadatan jamaah haji, tindakan ini mungkin menjadi sulit dilakukan karena banyaknya jamaah yang berusaha mencapai Hajar Aswad. Namun, apabila ada kesempatan, maka mencium Hajar Aswad merupakan perbuatan yang penuh dengan keberkahan dan keistimewaan.

Selain itu, mencium Hajar Aswad juga menjadi momen untuk merefleksikan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan sebelumnya dan berharap agar Allah SWT menerima taubat yang dilakukan. Hal ini sangatlah penting dalam Islam, karena taubat merupakan pintu keampunan bagi setiap hamba-Nya yang melakukan kesalahan.

Dengan demikian, mencium Hajar Aswad saat berhaji memiliki hukum yang sangat penting dalam Islam. Selain sebagai tindakan ibadah yang dianjurkan, momen ini juga memiliki nilai simbolis dan makna yang dalam bagi umat Muslim. Oleh karena itu, setiap umat Muslim yang mampu untuk melaksanakannya sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Semoga kita semua bisa menjadi hamba yang taat dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Dengan begitu, mencium Hajar Aswad menjadi momen yang sangat istimewa bagi setiap umat Muslim yang berhaji. Semoga keberkahan dan ampunan dari Allah senantiasa menyertai perjalanan ibadah haji setiap orang yang melaksanakannya.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved