Sumber foto: google

Habib Jafar: Benarkah Ketika Seseorang Merasa Tidak Percaya Diri itu Dosa?

Tanggal: 21 Apr 2024 14:11 wib.
Istilah "insecure" merupakan kondisi di mana seseorang mengalami penurunan tingkat percaya diri yang disertai dengan perasaan cemas, gelisah, dan takut dalam menghadapi atau melakukan sesuatu. Hal ini erat kaitannya dengan tingkat percaya diri seseorang yang dapat berubah sesuai dengan situasi yang dialami, baik faktor eksternal maupun internal. 

Dalam sebuah podcast yang diunggah oleh akun YouTube @noice, Habib Jafar bersama Ummi Quary mendiskusikan apakah "insecure" dapat dianggap sebagai suatu dosa. Habib Jafar menyatakan bahwa perasaan insecure adalah suatu tindakan yang dianggap dosa dan tidak disukai oleh Allah. Baginya, setiap manusia seharusnya tidak merasa insecure karena Allah telah menjaga umat-Nya dengan kasih yang tak terbatas.

"Habib Jafar dalam podcast di YouTube @noice mengungkapkan bahwa perasaan insecure dianggap sebagai dosa dan tidak disukai oleh Allah. Bagi beliau, setiap manusia seharusnya tidak merasa insecure karena Allah telah menjaga umat-Nya dengan kasih yang tak terbatas," dikutip dari VIVAcoid.

Menurut Habib Jafar, insecure merupakan bentuk membully diri sendiri, yang pada akhirnya dianggap sebagai dosa. Ia percaya bahwa Allah telah menciptakan manusia dalam keadaan yang sempurna dan seharusnya manusia tidak merasa memiliki kekurangan yang dapat menyebabkan timbulnya rasa tidak percaya diri.

"Karena gini, yang bertuhan pasti bertahan. Karena kita yakin ada Allah yang ngurusin, sebab gue udah belajar dari tahun 2023 kemarin, gue sendiri yang ngurus urusan gue ujung-ujungnya berantakan," lanjutnya.

Habib Jafar menyatakan bahwa Allah telah menciptakan manusia dalam kondisi yang sempurna. Ketika manusia telah diciptakan oleh Allah dalam kondisi yang terbaik, seharusnya manusia tidak merasa memiliki kekurangan yang menyebabkan timbulnya rasa tidak percaya diri, yang dikenal sebagai insecure.

Tidak hanya itu, beliau juga menyatakan bahwa Tuhanlah yang berhak untuk menghukum umat manusia ketika melakukan kesalahan. Sebagai manusia, kita tidak seharusnya menghukum diri sendiri.

"Yang paling berhak menghukum kita adalah Tuhan, karena Tuhan yang menciptakan kita dan Tuhan yang kita khianati ketika kita berlaku buruk. Tapi Tuhan aja nggak menghukum kita, ngapain kita menghukum diri kita sendiri?" bebernya.

Dari pandangan Habib Jafar, perasaan insecure seharusnya tidak ada pada manusia karena Allah telah menciptakan manusia dalam keadaan yang terbaik. Beliau juga memaparkan bahwa kepercayaan diri seharusnya bersumber dari iman kepada Allah dan sikap positif terhadap diri sendiri. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, pandangan ini bisa menjadi panduan bagi individu untuk selalu bersikap optimis dan tidak terpengaruh oleh ketidakpercayaan diri yang dapat menghambat kemajuan dan prestasi seseorang.

Dari ulasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pandangan Habib Jafar terhadap perasaan insecure sebagai dosa memiliki landasan dalam keyakinan akan perlindungan dan kasih sayang Allah kepada manusia. Hal ini juga menjadi panggilan bagi setiap individu untuk memahami bahwa kepercayaan diri yang sejati tidak hanya bersumber dari kemampuan diri sendiri, tetapi juga dari iman kepada Tuhan. Dengan demikian, perasaan insecure seharusnya bukan menjadi hal yang menghalangi seseorang untuk mencapai tujuan dalam kehidupannya.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved