Prabowo Dorong Hakim Berani Tegakan Kebenaran, Trias Politica Setara, Hakim Harus Tegas
Tanggal: 20 Feb 2025 13:32 wib.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran hakim dalam menegakkan kebenaran dan keadilan di Indonesia. Ia menyoroti prinsip kesetaraan antara kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif dalam sistem trias politica, yang harus dijaga agar tidak terjadi ketimpangan dalam sistem pemerintahan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo saat menghadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung (MA) Tahun 2024 di Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025).
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa hakim sebagai bagian dari lembaga yudikatif memiliki kedudukan yang setara dengan kekuasaan eksekutif maupun legislatif. Oleh karena itu, ia mendorong para hakim agar berani menegakkan kebenaran dan keadilan tanpa pandang bulu.
"Tonggak trias politica, peradilan yudikatif, sama tingkatnya, sama derajatnya, sama kuasanya dengan eksekutif dan legislatif. Hakim ini legislatif dan eksekutif harus sama. Hakim harus berani tegakkan kebenaran, kejujuran, tegakkan keadilan," tegas Prabowo.
Prabowo menambahkan bahwa keberanian hakim dalam menegakkan hukum akan menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Ia juga mengingatkan bahwa hukum yang tegas dan adil adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas negara dan kesejahteraan rakyat.
Sebagai pemimpin negara, Prabowo menegaskan bahwa dirinya menghormati prinsip trias politica, di mana kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif memiliki posisi yang setara dan tidak boleh saling mendominasi.
Menurutnya, sistem hukum yang kuat hanya bisa berjalan jika hakim tidak takut dalam mengambil keputusan yang adil, meskipun berhadapan dengan kekuatan politik atau kepentingan lainnya.
"Saya ingin mengingatkan, kita harus menghormati konstitusi kita. Negara kita adalah negara hukum. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya dan hakim harus berani bersikap tegas dalam menjalankan tugasnya," kata Prabowo.
Selain menegaskan peran hakim dalam menegakkan hukum, Prabowo juga menyoroti perlunya reformasi sistem peradilan agar lebih transparan dan profesional. Ia menyebut bahwa kepercayaan publik terhadap sistem hukum harus terus diperkuat dengan memastikan setiap keputusan yang diambil oleh pengadilan berdasarkan kebenaran dan keadilan, bukan tekanan politik atau kepentingan tertentu.
"Saya yakin, dengan sistem peradilan yang bersih dan kuat, Indonesia akan semakin maju. Oleh karena itu, saya meminta seluruh elemen dalam sistem hukum untuk bekerja sama menjaga integritas dan profesionalisme," tambahnya.
Prabowo juga menegaskan bahwa hakim memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas bangsa. Dengan menegakkan keadilan, hakim dapat memastikan bahwa hukum berjalan dengan baik dan rakyat mendapatkan hak-haknya secara adil.
Pidato Prabowo ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, terutama dari para penegak hukum yang melihatnya sebagai bentuk dukungan nyata terhadap independensi kekuasaan yudikatif.
Kini, masyarakat berharap agar hakim di Indonesia semakin tegas dalam menegakkan hukum, sesuai dengan prinsip keadilan yang sejati. Keberanian hakim dalam menegakkan kebenaran akan menjadi pondasi kuat bagi kemajuan hukum dan demokrasi di Indonesia.