Sumber foto: Google

Danantara Diresmikan, Siap Jadi Lembaga Keuangan Terbesar

Tanggal: 25 Mar 2025 14:21 wib.
Tampang.com | Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi mengumumkan kepengurusannya, dengan tujuan menjadi lembaga keuangan terbesar di Indonesia. Anggota Komisi VI DPR Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, menilai bahwa Danantara memiliki potensi besar dalam mengelola aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna meningkatkan pendapatan dan investasi.

"Jika melihat ekosistem pengelolaan Danantara ini, saya yakin akan menjadi lembaga keuangan terbesar. Dengan total aset yang dimiliki BUMN, kita bisa mendapatkan pendapatan dan permodalan yang sangat besar," ujar Herman, Senin (24/3/2025).

Dukungan dari Presiden dan Profesionalisme Pengelola

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Danantara harus dikelola oleh para profesional yang memiliki pengalaman di bidang investasi. Hal ini diperkuat dengan susunan kepengurusan yang melibatkan tokoh-tokoh ekonomi dan keuangan nasional maupun internasional.

"Danantara dibentuk untuk mengelola investasi besar yang dapat mengoptimalkan potensi sumber daya alam kita. Dengan pengawasan ketat dari berbagai pihak, ini menjadi langkah maju bagi ekonomi Indonesia," tambah Herman.

Struktur Kepengurusan dan Pengawasan yang Ketat

Struktur kepengurusan Danantara mencakup berbagai elemen pengawasan dan pengelolaan, termasuk:



Dewan Pengawas:



Ketua: Erick Thohir


Wakil Ketua: Muliaman Hadad




Dewan Pengarah:



Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)


Joko Widodo (Jokowi)




Dewan Penasihat:



Ray Dalio, Helman Sitohang, Jeffrey Sachs, Chapman Taylor, Thaksin Shinawatra




Komite Pengawasan dan Akuntabilitas:



Ketua PPATK, KPK, BPKP, BPK, Kapolri, dan Jaksa Agung




Pelaksana:



CEO: Rosan Roeslani


COO: Dony Oskaria


CIO: Pandu Sjahrir





Dengan kombinasi kepemimpinan dari tokoh berpengalaman dan sistem pengawasan yang ketat, Danantara diyakini dapat menjadi motor utama dalam menarik investasi serta meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.

Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan BUMN

Salah satu tujuan utama Danantara adalah memastikan BUMN dikelola secara lebih efisien dan menguntungkan. Herman menegaskan bahwa dengan skema investasi yang terarah, dividen yang dihasilkan oleh BUMN dapat dioptimalkan untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

"BUMN akan lebih menguntungkan, menghasilkan dividen yang lebih besar, dan dividen tersebut akan masuk ke Danantara untuk dikelola kembali," ujarnya.

Prospek Besar di Masa Depan

Keberadaan Danantara menjadi angin segar bagi dunia investasi di Indonesia. Dengan kepemimpinan profesional, dukungan dari pemerintah, serta pengelolaan aset BUMN yang lebih baik, Danantara diprediksi akan menjadi magnet bagi investor global.

"Ini adalah langkah besar untuk mengelola investasi dan sumber daya alam kita secara maksimal. Dengan kepengurusan yang kredibel, Danantara bisa menjadi game-changer dalam sektor keuangan nasional," tutup Herman.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved