Tak Biasa! Hiu Oranye Langka Muncul di Kosta Rika, Begini Penjelasan Ilmiahnya
Tanggal: 28 Agu 2025 14:12 wib.
Apakah kamu pernah membayangkan ada hiu berwarna oranye terang yang berenang bebas di laut? Baru-baru ini, fenomena langka tersebut benar-benar terjadi! Para peneliti dikejutkan dengan penemuan seekor hiu berwarna oranye mencolok di perairan sekitar Taman Nasional Tortuguero, Kosta Rika.
Penemuan ini menjadi sorotan dunia sains karena sejauh ini belum pernah ada dokumentasi hiu dengan warna oranye alami. Warna cerahnya membuat hiu tersebut terlihat sangat unik dibandingkan spesies hiu pada umumnya. Lantas, apa penyebabnya? Mari kita bahas lebih dalam fakta-fakta menarik tentang hiu oranye langka ini!
1. Ditemukan di Perairan Taman Nasional Tortuguero
Hiu oranye langka ini pertama kali ditemukan oleh tim peneliti kelautan saat melakukan ekspedisi di perairan Taman Nasional Tortuguero, sebuah kawasan konservasi terkenal di Kosta Rika.
Daerah ini memang dikenal sebagai salah satu habitat laut yang kaya keanekaragaman hayati, mulai dari penyu, lumba-lumba, hingga berbagai spesies hiu. Namun, penemuan hiu berwarna oranye mencolok ini menjadi sesuatu yang sangat mengejutkan.
Menurut laporan yang dirilis BBC (26/8/2025), hingga saat ini belum ada catatan resmi mengenai keberadaan hiu dengan warna kulit seperti ini di belahan dunia manapun.
2. Warna Oranye Disebabkan oleh Kondisi Langka “Xanthism”
Para ilmuwan menjelaskan bahwa warna oranye terang pada hiu ini disebabkan oleh xanthism, yaitu kelainan pigmen pada kulit. Kondisi ini membuat pigmen gelap pada tubuh hilang, sehingga warna kuning hingga oranye terlihat lebih dominan.
“Xanthism sangat jarang terjadi pada ikan, termasuk hiu,” tulis tim peneliti dalam publikasi di jurnal Marine Biology. Mereka juga menegaskan bahwa penemuan ini merupakan yang pertama kali terjadi pada spesies hiu.
Fenomena ini membuat para peneliti semakin tertarik untuk mempelajari proses perubahan pigmen pada hewan laut dan dampaknya terhadap kelangsungan hidup mereka.
3. Diduga Memiliki Ciri Albinisme
Keunikan hiu ini tak hanya terletak pada warna kulitnya. Para peneliti juga menemukan bahwa hiu tersebut memiliki mata berwarna putih pucat, yang menjadi indikasi kuat adanya albinisme parsial.
Albinisme adalah kondisi genetik langka yang menyebabkan tubuh makhluk hidup kehilangan sebagian atau seluruh pigmen melanin, sehingga kulit, rambut, atau mata tampak lebih pucat atau bahkan putih. Kombinasi antara xanthism dan kemungkinan albinisme membuat hiu ini menjadi salah satu spesimen laut paling unik yang pernah ditemukan.
4. Menjadi Temuan Penting bagi Ilmu Pengetahuan
Penemuan hiu oranye ini tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga menjadi catatan penting bagi penelitian kelainan pigmen pada satwa laut. Dengan adanya temuan ini, para ilmuwan memiliki peluang baru untuk mempelajari keragaman biologis hiu dan adaptasi mereka terhadap perubahan lingkungan.
Selain itu, kasus ini juga membuka wawasan baru bahwa masih banyak misteri tentang spesies laut yang belum terungkap, bahkan untuk kelompok hewan yang sudah lama dipelajari seperti hiu.
5. Pentingnya Melestarikan Keanekaragaman Hayati Laut
Fenomena langka seperti ini menjadi pengingat betapa luasnya misteri bawah laut yang belum kita ketahui. Hiu oranye langka ini adalah bukti bahwa laut menyimpan banyak keunikan dan keajaiban yang belum sepenuhnya dipahami manusia.
Oleh karena itu, para peneliti menekankan pentingnya melindungi ekosistem laut agar spesies-spesies langka seperti ini dapat terus bertahan. Jika kerusakan habitat laut terus berlanjut, kemungkinan kita akan kehilangan makhluk unik sebelum sempat memahaminya lebih dalam.
Hingga kini, hiu oranye langka dari Kosta Rika tersebut masih menjadi pusat perhatian dunia. Para ilmuwan akan terus melakukan penelitian untuk memahami lebih banyak tentang kondisi xanthism, albinisme, dan dampaknya pada kehidupan laut. Penemuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa samudra masih menyimpan ribuan rahasia menakjubkan yang menanti untuk diungkap.