Sumber foto: Google

OSN SD 2025 Resmi Dibuka: IPS Jadi Cabang Baru yang Dipertandingkan

Tanggal: 25 Mar 2025 14:39 wib.
Tampang.com | Ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 untuk jenjang SD/MI/Sederajat segera digelar. Kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) ini bertujuan untuk menjaring talenta terbaik di bidang sains dari seluruh Indonesia.

Tahun ini, terdapat penambahan cabang lomba baru, yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Hal ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih memahami ilmu sosial dan membekali mereka dengan wawasan yang relevan dengan tantangan global.


Penambahan Cabang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di OSN SD 2025

Pada tahun-tahun sebelumnya, OSN SD hanya mempertandingkan dua bidang, yaitu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Namun, tahun ini Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) resmi ditambahkan sebagai cabang kompetisi baru.

Menurut Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, keputusan ini diambil sebagai bentuk pengakuan terhadap pentingnya ilmu sosial dalam membangun generasi yang memiliki kecerdasan intelektual dan sosial.

"Dengan penambahan ini, kami berharap peserta dapat lebih termotivasi untuk mengeksplorasi berbagai bidang ilmu yang relevan dengan tantangan global saat ini," ujarnya.


Bidang Kompetisi OSN SD 2025

OSN SD 2025 akan mempertandingkan tiga bidang:



Matematika


Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)


Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) – bidang baru



Peserta dapat memilih bidang sesuai dengan minat dan kemampuannya.


Tahapan Seleksi OSN SD 2025

OSN diselenggarakan secara bertahap untuk memastikan seleksi yang adil dan memberikan kesempatan kepada semua peserta didik di seluruh Indonesia.

1. Seleksi Tingkat Sekolah (OSN-S)



Sekolah melakukan seleksi awal dan memilih maksimal 5 peserta per bidang.


Siswa yang lolos akan melanjutkan ke tingkat kabupaten/kota.



2. Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)



Peserta yang lolos dari sekolah mengikuti seleksi di tingkat kabupaten/kota.


Jumlah maksimal 5 peserta per cabang lomba dari setiap sekolah.


Pelaksanaan secara daring atau semi-daring melalui sistem ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer).


Durasi dan jumlah soal:



Matematika: 60 menit, 30 soal pilihan jamak.


IPA: 60 menit, 60 soal pilihan jamak.


IPS: 60 menit, 60 soal pilihan jamak.





3. Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P)



Peserta terbaik dari setiap kabupaten/kota akan bertanding di tingkat provinsi.


Maksimal 5 peserta per cabang lomba di setiap provinsi, dengan maksimal 2 peserta per sekolah.


Pelaksanaan secara daring melalui platform ANBK.


Durasi dan jenis soal:



Matematika: 20 soal isian singkat, 60 menit.


IPA: 30 soal isian singkat, 60 menit.


IPS: 40 soal pilihan jamak + 10 soal isian singkat, 60 menit.





4. Seleksi Tingkat Nasional (OSN Nasional)



Peserta terbaik dari provinsi akan berlaga di tingkat nasional.


Total 115 peserta per bidang terdiri dari:



76 peserta terbaik secara nasional.


38 peserta perwakilan dari setiap provinsi.


1 peserta dari Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN).




Pelaksanaan daring menggunakan platform Moodle.


Durasi dan bentuk soal:



Matematika: 60 menit teori 1, 90 menit teori 2, 120 menit eksplorasi.


IPA: 60 menit teori 1, 90 menit teori 2, 120 menit observasi.


IPS: 60 menit teori 1, 90 menit teori 2, 120 menit eksplorasi tema.






Syarat dan Pendaftaran OSN SD 2025

Pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem aplikasi pendaftaran lomba dari BPTI, Kementerian Pendidikan Dasar, dan Menengah.

Persyaratan peserta:
Siswa kelas IV atau V SD/MI/Sederajat.
Warga Negara Indonesia (WNI).
Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Memiliki surat keterangan dari kepala sekolah.
Telah mengikuti seleksi di tingkat sekolah (OSN-S).
Mengunggah Pakta Integritas yang ditandatangani peserta dan kepala sekolah.

Peserta yang telah meraih medali emas OSN tahun sebelumnya dapat kembali mengikuti OSN dengan bidang yang berbeda.


Harapan dan Dampak OSN SD 2025

OSN tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif. Dengan adanya tambahan bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), diharapkan OSN dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki pemahaman sosial yang lebih luas.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal resmi dan teknis pelaksanaan OSN 2025 akan diumumkan melalui laman resmi Puspresnas dan sekolah masing-masing.

Bersiaplah! Raih prestasi di OSN 2025 dan tunjukkan bakat terbaikmu!
Copyright © Tampang.com
All rights reserved