Waspada Sambaran Petir saat Berkendara di Hujan Deras, Ini Tips dari Ahli
Tanggal: 23 Mei 2025 10:15 wib.
Tampang.com | Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir membawa risiko lebih dari sekadar genangan air yang mengganggu lalu lintas. Bagi pengendara motor, bahaya sambaran petir saat berkendara di tengah cuaca buruk kerap terlupakan, padahal ancamannya nyata dan berpotensi fatal.
Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat menghadapi petir di jalan. “Motor dan pengendara yang berada di area terbuka sangat rentan jadi titik sambaran petir karena posisinya lebih tinggi dibanding lingkungan sekitar,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (21/5/2025).
Menurut Agus, sebelum memulai perjalanan, pengendara disarankan memantau kondisi cuaca. Bila mendung tebal disertai kilatan petir mulai muncul, sebaiknya tunda perjalanan dan cari tempat berteduh yang aman, seperti di bangunan beratap jauh dari tiang listrik dan pohon besar. Hindari lokasi terbuka seperti persawahan, lapangan, atau pantai yang berisiko tinggi terkena sambaran.
“Jangan pernah berteduh di bawah pohon atau dekat tiang listrik karena itu bisa jadi sasaran petir. Bila terjebak dalam badai, matikan mesin kendaraan dan jauhkan benda logam dari tubuh,” tambah Agus.
Selain itu, Agus menekankan agar pengendara memilih rute yang memiliki banyak permukiman atau pepohonan rendah untuk meminimalisir risiko. Karena air yang membasahi jalan juga dapat menghantarkan listrik dari sambaran petir ke tubuh pengendara, ekstra hati-hati diperlukan saat berkendara di jalan basah.
Keselamatan berkendara tidak hanya soal helm dan lampu menyala, tetapi juga kesiapan menghadapi berbagai bahaya alam tak terduga. Jadi, jika menghadapi hujan disertai petir, bijaklah memilih berteduh demi keselamatan jiwa.