Sumber foto: Google

TERUNGKAP! Cara Paling Cerdas dan Aman Mudik Natal Tahun Baru Pakai Motor Listrik

Tanggal: 1 Jan 2026 09:57 wib.
Menggunakan motor listrik untuk mudik atau liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mungkin masih terdengar asing bagi banyak orang Indonesia namun tren kendaraan ramah lingkungan ini mulai semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Meski memiliki banyak keunggulan, perjalanan jauh dengan motor listrik tetap menyimpan tantangan tersendiri yang tidak boleh diabaikan oleh pengendara. Oleh karena itu, pemahaman yang matang tentang tips dan strategi berkendara dengan motor listrik sangat penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman sepanjang liburan Nataru 2025/2026.Liputan6

Motor Listrik Bukan Lagi Sekadar Kendaraan Harian

Motor listrik kini semakin banyak dipilih masyarakat sebagai moda transportasi harian. Namun ketika memasuki masa liburan panjang seperti Natal dan Tahun Baru, banyak pengguna yang mulai mempertimbangkan untuk memakai motor listrik juga untuk perjalanan jauh atau mudik. Sayangnya, motor listrik pada dasarnya didesain untuk mobilitas harian di perkotaan, sehingga sejumlah aspek teknis perlu diperhatikan jika digunakan untuk perjalanan panjang.Liputan6

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan bahwa perjalanan jauh dengan motor listrik menghadirkan tantangan tersendiri, terutama terkait dengan pengisian daya baterai yang harus direncanakan dengan cermat. Berlaku pula jika motor listrik menggunakan sistem battery swap (tukar baterai) memilih rute yang tepat dengan lokasi swap baterai yang jelas sangat penting agar perjalanan tidak terhambat.Liputan6

Rencanakan Jalur dan Lokasi Pengisian Daya

Salah satu kunci keberhasilan mudik atau liburan panjang dengan motor listrik adalah perencanaan rute yang matang, terutama lokasi pengisian baterai. Motor listrik memiliki jarak tempuh riil yang umumnya 20 sampai 30 persen lebih rendah dari klaim pabrikan. Ini berarti jika motor diklaim mampu menempuh 100 kilometer, jarak efektifnya bisa lebih pendek tergantung kondisi jalan, cuaca, dan cara berkendara.Liputan6

Karena itu, sebelum berangkat, pengendara harus memetakan rute secara rinci dan mencari tahu posisi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau titik penukaran baterai di sepanjang perjalanan. Tanpa perencanaan ini, risiko kehabisan listrik di tengah jalan sangat tinggi dan dapat mengganggu kenyamanan perjalanan.Liputan6

Perhatikan Teknik Berkendara yang Efisien

Berkendara dengan motor listrik untuk perjalanan jauh membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan kendaraan konvensional berbahan bakar. Agen pakar sepeda listrik menyarankan agar pengendara menghindari menekan gas terlalu dalam secara terus-menerus. Akselerasi maksimal akan mempercepat konsumsi baterai dan menyebabkan sistem motor bekerja lebih keras, termasuk risiko overheat atau limp mode akibat panas berlebih.Liputan6

Sebagai gantinya, pengendara dianjurkan untuk mengatur kecepatan secara stabil dan hemat tenaga. Berkendara dengan tempo yang lebih santai tidak hanya menghemat baterai tetapi juga mengurangi risiko komponen motor bekerja secara ekstrem, sehingga perjalanan bisa terasa lebih nyaman dan aman.Liputan6

Siapkan Perlengkapan Cadangan

Salah satu kiat praktis yang sering terlupakan adalah membawa charger portable dan adaptor yang kompatibel. Ketika perjalanan jauh, tidak semua titik SPKLU berada di lokasi strategis atau dekat dengan jalur utama. Dengan charger portable, pengendara memiliki opsi cadangan untuk menambah daya baterai di tempat yang memungkinkan, seperti kafe, area istirahat, atau penginapan yang menyediakan sumber listrik.Liputan6

Memiliki adaptor yang sesuai juga penting terutama ketika sumber listrik yang tersedia bukan jenis standar yang biasa dipakai kendaraan listrik. Perlengkapan sederhana ini bisa jadi penyelamat ketika kamu perlu mengisi daya baterai namun tidak menemukan stasiun resmi dalam jangkauan.Liputan6

Hindari Tantangan Medan yang Berisiko

Motor listrik umumnya kurang cocok untuk medan ekstrem seperti jalur berlumpur atau genangan air tinggi. Terobos genangan tinggi tidak hanya membuatmu terjebak di jalanan, tetapi juga berpotensi merendam controller atau konektor baterai yang sensitif terhadap air. Akibatnya, motor bisa mengalami malfungsi atau bahkan kerusakan permanen akibat korsleting atau komponen elektronik yang tersapu air.Liputan6

Karena itu, selama perjalanan, usahakan menghindari jalanan yang berpotensi banjir, genangan dalam, atau medan berat yang bisa mempercepat keausan baterai dan komponen motor listrik. Jika terpaksa melewati kondisi buruk, pastikan berkendara perlahan dan dengan kontrol penuh agar motor tetap stabil.Liputan6

Siapkan Diri dengan Pengetahuan Teknis Dasar

Selain perlengkapan fisik, pengetahuan tentang sistem kerja motor listrik dan bagaimana cara membaca indikator baterai juga sangat penting. Ketidaktahuan tentang batasan teknis baterai, posisi SPKLU, atau cara memaksimalkan efisiensi motor bisa membuat liburan jadi penuh stres. Luangkan waktu sebelum berangkat untuk mempelajari karakter motor listrikmu, termasuk jarak tempuh riil dan kebiasaan konsumsi daya pada berbagai kecepatan atau titik tanjakan.Liputan6

Mudik Motor Listrik Itu Mungkin — Asal Tahu Caranya

Perjalanan jauh dengan motor listrik saat libur Nataru sejatinya bukan hal yang mustahil. Dengan perencanaan rute, pengetahuan teknis, perlengkapan cadangan, dan teknik berkendara yang tepat, pengalaman mudik bisa terasa aman dan nyaman meskipun menggunakan motor listrik. Tantangan seperti pengisian baterai dan medan perjalanan harus diantisipasi agar jerih payah liburan tidak berubah menjadi ketegangan di tengah jalan.Liputan6

Dengan strategi yang matang dan kesiapan menghadapi kondisi yang mungkin muncul di perjalanan, motor listrik bisa menjadi solusi berkendara yang efisien dan ramah lingkungan untuk libur Natal dan Tahun Baru. Tetap waspada dan persiapkan semuanya sedini mungkin agar perjalananmu menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bebas dari hambatan besar.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved