Sumber foto: Google

Chery Tiggo 2 Raih Nol Bintang dalam Uji Tabrak Latin NCAP, Ini Temuan Keselamatannya

Tanggal: 4 Nov 2026 12:45 wib.
Hasil pengujian keselamatan terbaru dari Latin NCAP menjadi sorotan setelah Chery Tiggo 2 mendapatkan peringkat nol bintang. SUV kompak asal China tersebut dinilai belum mampu memberikan perlindungan memadai bagi penumpang dewasa maupun anak-anak berdasarkan protokol pengujian terbaru yang berlaku pada 2026.Hasil ini cukup mengejutkan karena Chery Tiggo 2 yang diuji sebenarnya telah dilengkapi empat airbag dan Electronic Stability Control (ESC) sebagai perlengkapan standar. Namun, keberadaan fitur tersebut ternyata belum cukup untuk membuat kendaraan memperoleh hasil yang baik dalam uji tabrak.Latin NCAP atau New Car Assessment Programme for Latin America and the Caribbean mengumumkan hasil pengujian tersebut pada 28 Oktober 2026. Penilaian ini menjadi hasil pertama yang dipublikasikan menggunakan protokol evaluasi keselamatan terbaru mereka.Chery Tiggo 2 Mendapat Nol Persen Perlindungan PenumpangDalam pengujian tersebut, Chery Tiggo 2 memperoleh nilai nol persen untuk perlindungan penumpang dewasa dan nol persen untuk perlindungan penumpang anak-anak. Sementara itu, perlindungan terhadap pejalan kaki dan pengguna jalan rentan mendapatkan skor 48,89 persen.Adapun kategori Safety Assist atau sistem bantuan keselamatan memperoleh nilai 45,45 persen. Dengan hasil tersebut, kendaraan ini harus menerima peringkat keseluruhan nol bintang dari Latin NCAP.Model yang masuk dalam pengujian mencakup Chery Tiggo 2, Tiggo 2 Pro, Tiggo 2 Pro Max, serta Chirey Tiggo 2 yang dipasarkan di Meksiko. Seluruhnya merupakan varian bermesin pembakaran internal yang diproduksi di China.Penting untuk dipahami bahwa hasil ini secara khusus merujuk pada model dan spesifikasi kendaraan yang diuji di pasar Amerika Latin. Penilaian tersebut tidak otomatis menggambarkan tingkat keselamatan seluruh model Chery yang dijual di negara lain, termasuk Indonesia.Struktur Bodi Menjadi Salah Satu Masalah UtamaSalah satu temuan penting dalam uji tabrak Latin NCAP adalah ketidakstabilan struktur bodi Chery Tiggo 2 ketika mengalami benturan dari depan. Area pijakan kaki atau footwell juga dinilai tidak stabil sehingga kemampuan kendaraan dalam menahan beban benturan menjadi perhatian.Dalam simulasi tabrakan frontal, bagian dada pengemudi mengalami tekanan yang tinggi. Kondisi ini menunjukkan adanya risiko cedera serius bagi pengemudi ketika terjadi kecelakaan dengan benturan dari depan.Latin NCAP juga menemukan risiko kebakaran selama pengujian tabrak frontal. Temuan tersebut menjadi perhatian karena potensi kebakaran dapat membahayakan penumpang setelah kecelakaan, sekaligus meningkatkan risiko bagi petugas yang datang untuk melakukan evakuasi.Pada pengujian benturan samping, perlindungan kepala untuk penumpang tidak tersedia sebagai perlengkapan standar. Akibatnya, pengujian benturan terhadap tiang atau side pole impact tidak dapat dilakukan dan kendaraan kehilangan poin dalam penilaian tersebut.Perlindungan Penumpang Belakang dan Anak-Anak DisorotSelain struktur bodi, perlengkapan keselamatan di baris belakang juga menjadi catatan penting. Chery Tiggo 2 yang diuji tidak memiliki sabuk pengaman belakang dengan fitur pretensioner dan load limiter.Pretensioner berfungsi mengencangkan sabuk pengaman ketika terjadi benturan, sedangkan load limiter membantu mengendalikan tekanan sabuk pada tubuh penumpang. Ketiadaan kedua teknologi tersebut dapat mengurangi tingkat perlindungan ketika kecelakaan terjadi.Hasil pengujian terhadap penumpang anak-anak bahkan menunjukkan persoalan yang lebih serius. Latin NCAP memberikan skor nol persen pada kategori perlindungan anak karena kendaraan tidak memperoleh poin dalam pengujian dinamis maupun penilaian pemasangan sistem pengaman anak atau Child Restraint System (CRS).Dalam simulasi, boneka uji yang merepresentasikan anak berusia 10 tahun menunjukkan nilai tekanan biomekanis tinggi pada bagian kepala dan leher saat benturan frontal. Sementara itu, simulasi terhadap anak berusia tiga tahun memperlihatkan risiko kepala keluar dari area perlindungan ketika terjadi benturan samping.Sistem pemasangan kursi anak dengan standar i-Size juga tidak memenuhi persyaratan Latin NCAP. Hal ini membuat kendaraan tidak memperoleh poin pada sejumlah aspek kesiapan dan pemasangan CRS.Fitur ADAS Belum TersediaKelemahan lain yang disoroti adalah tidak tersedianya teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), bahkan sebagai fitur opsional. Teknologi tersebut umumnya membantu pengemudi mengurangi risiko kecelakaan melalui berbagai sistem keselamatan aktif.Beberapa fitur yang tidak tersedia pada Chery Tiggo 2 dalam pengujian tersebut antara lain Blind Spot Detection, Lane Support System, dan Automatic Emergency Braking (AEB) untuk kendaraan di depan.Kendaraan memang sudah memiliki ESC dan pengingat penggunaan sabuk pengaman. Namun, sistem bantuan keselamatan yang tersedia dinilai belum cukup untuk memenuhi standar penilaian terbaru Latin NCAP.Hasil Pengujian Menjadi Evaluasi bagi Industri OtomotifPeringkat nol bintang yang diterima Chery Tiggo 2 menjadi pengingat bahwa keselamatan kendaraan tidak hanya ditentukan oleh jumlah airbag atau daftar fitur yang tercantum dalam brosur. Kekuatan struktur bodi, perlindungan penumpang belakang, sistem keselamatan anak, hingga teknologi pencegah kecelakaan juga memiliki peran penting.Latin NCAP menilai hasil tersebut menunjukkan masih adanya pekerjaan besar yang perlu dilakukan untuk meningkatkan standar keselamatan kendaraan di pasar Amerika Latin dan Karibia.Bagi konsumen, hasil uji tabrak dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan sebelum membeli kendaraan. Informasi dari lembaga independen membantu calon pembeli memahami bagaimana sebuah mobil memberikan perlindungan ketika menghadapi berbagai skenario kecelakaan.Pada akhirnya, kasus Chery Tiggo 2 memperlihatkan bahwa perkembangan industri otomotif perlu berjalan seiring dengan peningkatan standar keselamatan. Produsen tidak cukup hanya menghadirkan kendaraan dengan desain menarik dan teknologi modern, tetapi juga harus memastikan struktur serta sistem perlindungannya mampu menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved