Stadion Metropolitano Tak Lagi Angker, Atletico Madrid Alami Dua Kekalahan Menyakitkan
Tanggal: 19 Mar 2025 13:04 wib.
Tampang.com | Stadion Metropolitano, yang selama ini menjadi benteng kokoh bagi Atletico Madrid, justru berubah menjadi tempat penuh kekecewaan dalam dua laga terakhir. Pasukan Diego Simeone harus menelan pil pahit setelah mengalami dua kekalahan beruntun di kandang sendiri, yang membuat harapan mereka meraih gelar musim ini semakin menipis.
Atletico sebenarnya tampil impresif di musim 2024/2025. Mereka bersaing ketat di La Liga, sukses melaju ke babak 16 besar Liga Champions, dan tetap menjadi kandidat kuat di Copa del Rey. Namun, dua hasil negatif di Metropolitano membuat ambisi mereka mendapatkan tiga gelar musim ini nyaris sirna.
Duka di Liga Champions: Gagal Lolos ke Perempat Final
Atletico Madrid sempat berharap keajaiban kandang bisa membantu mereka membalikkan keadaan saat menghadapi Real Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Tertinggal 1-2 secara agregat, Los Colchoneros hanya butuh kemenangan dengan selisih dua gol untuk lolos.
Harapan sempat membuncah ketika Conor Gallagher mencetak gol cepat di menit pertama, menyamakan agregat menjadi 2-2. Namun, setelah itu, Atletico gagal menambah gol meskipun mendominasi permainan.
Pertandingan pun harus ditentukan lewat adu penalti. Namun, keberuntungan tak berpihak pada Atletico. Julian Alvarez terpeleset saat menendang penalti, yang dinilai sebagai dua sentuhan oleh wasit. Keputusan ini membuat Atletico kalah 2-4 dalam adu penalti dan tersingkir dari Liga Champions.
Tragedi La Liga: Korban Comeback Spektakuler Barcelona
Hanya tiga hari berselang, Atletico kembali menjalani laga penting di La Liga dengan menjamu Barcelona di Metropolitano. Duel ini menjadi sangat krusial dalam perburuan gelar juara, dengan kedua tim sama-sama bersaing di papan atas.
Atletico memulai laga dengan meyakinkan. Julian Alvarez dan Alexander Sorloth mencetak gol, membuat tuan rumah unggul 2-0. Dengan waktu yang semakin menipis, kemenangan seakan sudah di depan mata.
Namun, di luar dugaan, Barcelona melakukan comeback luar biasa. Robert Lewandowski membuka harapan di menit ke-72, disusul gol penyama kedudukan dari Ferran Torres. Situasi semakin buruk bagi Atletico ketika Lamine Yamal mencetak gol ketiga, sebelum Torres menambah gol keempat yang mengunci kemenangan Barcelona 4-2.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Atletico. Mereka kini tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen, dengan situasi yang semakin sulit karena Blaugrana masih memiliki satu laga tunda.
Atletico Madrid dalam Situasi Sulit
Dua kekalahan di Metropolitano membuat musim Atletico Madrid berada di ujung tanduk. Tersingkir dari Liga Champions dan kalah dalam laga kunci di La Liga membuat peluang mereka meraih gelar semakin kecil.
Diego Simeone dan anak asuhnya harus segera bangkit jika masih ingin bersaing di La Liga dan Copa del Rey. Jika tidak, musim yang sempat menjanjikan bisa berubah menjadi kekecewaan besar bagi Los Colchoneros.
Mampukah Atletico Madrid bangkit dari keterpurukan dan kembali ke jalur kemenangan?