Mantan Presiden Real Madrid Ramon Calderon Menilai Penjualan Ronaldo Merupakan Blunder Terdahsyat

Tanggal: 19 Jul 2018 20:28 wib.
Hengkang Ronaldo dari Real Madrid menimbulkan kejutan terhadap sepakbola dunia. Terkait hal itu, mantan Presiden Real Madrid Ramon Calderon sangat menyayangkan kepergian sang bintang dibiarkan begitu saja oleh Real Madrid. Ia dengan yakin mengatakan bahwa kebikan tersebut merupakan blunder terdahsyat di sejarah Real Madrid.

Menurut Calderon, posisi peran Ronaldo di Los Blancos takkan pernah bisa digantikan. Sebab ia menilai sosok Cristiano Ronaldo itu dapat melakukan apapun dengan kemampuannya.

Ungkapan tersebut ditujukan kepada Presiden Real Madrid saat ini yakni Florentino Perez. Menurutnya, pemain eks Manchester United itu tidak mungkin pergi dari Santiago Bernabeu jika ia merasa bahagia di sana. Salah satu penyebabnya karena Real Madrid ingin mendatangkan Neymar dengan harga melimpah, sementara Madrid sendiri tidak mau menuruti permintaan kenaikan gaji Ronaldo. Padahal sebuah kewajaran jika Ronaldo menghendaki gaji dinaikkan karena setiap musim ia selalu tampil impresif untuk Real Madrid dan berhasil membawa sang klub meraih berbagai trofi bergengsi.

Memang diwajarkan jika Calderon menyesali keputusan  Florentino Perez tersebut karena merupakan salah satu factor paling berjasa atas pembelian Ronaldo dari MU tahun 2009 silam.
"Menyedihkan melihat Cristiano Ronaldo dijual. Sangat mengenaskan," ujar Calderon seperti dilansir Diario AS.

"Mengingat saya memerlukan sejumlah usaha untuk mendatangkannya ke Madrid," tambahnya

Padahal kata Calderon, dulu MU enggan melepas Ronaldo yang didapat Sir Alex Ferguson dari Sporting Lisbon. Namun, kini Real Madrid melepaskan kapten timnas Portugal itu dengan harga 100 juta euro dan itu pun harus dipotong 12 juta euro untuk klub lama CR7 (MU dan Sporting masing-masing 6 juta euro)

"MU tidak mau menjual karena itulah menjadi sangat sulit. Sekarang mereka menjualnya untuk 100 juta euro. Tidak ada pemain yang bisa mencetak 60 gol dalam setahun dengan harga segitu," ujarnya.

Calderon mengklaim Madrid akan menyesali kebijakannya tersebut. Belum lagi, kemampuan Cristiano Ronaldo belum banyak mengalami penurunan meski sudah berusia 33 tahun. Juventus tentu saja diuntungkan apalagi si Nyonya Tua dalam performa terbaiknya meski baru saja ditinggal oleh  Buffon.

"Penjualan Ronaldo bukan kabar bagus. Baik itu di angka 100 juta atau semiliar sekalipun. Benar kami memasnag klausul pelepasan miliaran euro untuk mencegahnya pergi dari gangguan klub yang tertarik kepadanya di masa depan. Ini (penjualan Ronaldo) blunder sejarah," katanya

.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved