Jackson Irvine Akui Timnas Indonesia Merepotkan Australia meski Kalah Telak
Tanggal: 21 Mar 2025 10:06 wib.
Tampang.com | Gelandang Timnas Australia, Jackson Irvine, memberikan apresiasi kepada Timnas Indonesia yang tampil impresif meski harus menelan kekalahan 1-5 dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan yang berlangsung di Sydney Football Stadium itu tetap menyisakan kesan positif bagi pemain berusia 32 tahun tersebut.
Australia sukses mengamankan tiga poin penting lewat dua gol Jackson Irvine, serta masing-masing satu gol dari Martin Boyle, Nishan Velupillay, dan Lewis Miller. Sementara itu, satu-satunya gol bagi Timnas Indonesia dicetak oleh Ole Romeny. Hasil ini memperbesar peluang Australia untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, dengan menempati peringkat kedua grup dan mengoleksi 10 poin. Sebaliknya, Timnas Indonesia tertahan di posisi keempat dengan enam poin.
Irvine Puji Intensitas Permainan Indonesia
Meski timnya menang dengan skor meyakinkan, Jackson Irvine mengakui bahwa Timnas Indonesia memberikan perlawanan yang cukup menyulitkan. Menurut pemain St. Pauli di Bundesliga Jerman itu, tekanan tinggi yang diberikan oleh skuad Garuda membuat Australia kesulitan menguasai bola sepanjang pertandingan.
"Kami sebenarnya ingin lebih mendominasi penguasaan bola, tetapi Indonesia menekan sepanjang laga dengan intensitas tinggi. Saya rasa ini menjadi salah satu pertandingan kandang yang paling sulit dalam beberapa waktu terakhir," ujar Irvine.
"Ketika Anda terus-menerus berada di bawah tekanan seperti itu, sulit untuk memainkan gaya penguasaan bola yang ideal. Tapi kami mampu memanfaatkan peluang yang kami dapatkan dengan sangat baik," tambahnya.
Dominasi Indonesia dalam Statistik, tapi Kurang Efektif
Data statistik pertandingan menunjukkan bahwa Timnas Indonesia unggul dalam beberapa aspek permainan. Skuad asuhan Patrick Kluivert mencatatkan 61 persen penguasaan bola dibandingkan dengan 39 persen milik Australia. Indonesia juga lebih unggul dalam jumlah operan dan akurasi umpan.
Namun, efektivitas menjadi faktor pembeda. Australia mampu memanfaatkan setiap peluang dengan baik, sedangkan Indonesia gagal memaksimalkan momen krusial, termasuk penalti yang gagal dieksekusi oleh Kevin Diks di awal laga.
"Kami berhasil memanfaatkan celah yang ada dan tampil lebih klinis dalam penyelesaian akhir. Tentu saja kami ingin menjaga clean sheet, tapi menang 5-1 di kandang adalah hasil yang sangat memuaskan bagi kami," tutur Irvine.
Peluang Australia Menuju Piala Dunia Semakin Terbuka
Kemenangan besar atas Indonesia membuat perjalanan Australia menuju Piala Dunia 2026 semakin mulus. Dengan tambahan tiga poin ini, Australia semakin nyaman di peringkat kedua Grup C, hanya tertinggal dari Arab Saudi yang berada di puncak klasemen.
Selanjutnya, The Socceroos akan menghadapi China dalam laga tandang yang akan berlangsung di Hangzhou pada 25 Maret 2025. Pada pertemuan pertama di Adelaide, Australia berhasil menang 3-1 atas China, sehingga mereka diunggulkan untuk kembali meraih tiga poin.
Sementara itu, Timnas Indonesia harus segera bangkit jika ingin menjaga asa lolos ke putaran berikutnya. Tiga laga tersisa melawan Bahrain, China, dan Jepang akan menjadi penentu langkah mereka di kualifikasi ini.