Chelsea Akui Masalah Inkonsistensi di Paruh Musim, Bursa Transfer Jadi Jalan Keluar?
Tanggal: 31 Des 2025 08:04 wib.
Chelsea FC menghadapi realita pahit di paruh pertama musim Liga Inggris 2025/2026. Setelah periode awal yang menjanjikan, performa The Blues justru mengalami penurunan tajam menjelang penghujung tahun. Manajer Enzo Maresca secara terbuka mengakui bahwa salah satu kendala terbesar yang dihadapi timnya adalah inkonsistensi permainan sebuah persoalan yang kini harus segera diatasi jika Chelsea ingin bersaing memperebutkan gelar atau tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Liputan6Naik Turun Permainan dan Tantangan Menjaga StabilitasDi paruh musim ini, Chelsea menunjukkan tren performa yang tak stabil. Dalam lima pertandingan terakhir di Liga Inggris saja, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan. Hasil negatif seperti kekalahan dari Aston Villa menjadi contoh nyata bagaimana Chelsea kerap gagal mempertahankan momentum permainan mereka. Inkonsistensi hasil tersebut membuat jarak poin dengan tim-tim pemuncak klasemen semakin melebar. Liputan6Masalah utama menurut Maresca bukan semata hasil akhir, melainkan bagaimana tim mempertahankan kualitas permainan dari satu laga ke laga lainnya. Ia menilai bahwa inkonsistensi, terutama terhadap lawan yang secara kualitas tidak jauh berbeda, menjadi faktor yang membuat Chelsea kesulitan meraih poin maksimal. Pernyataan seperti ini mencerminkan kesadaran pelatih bahwa gaya permainan tim belum menunjukkan stabilitas yang biasanya diperlukan untuk mengejar target besar di kompetisi domestik. Liputan6Menurut Maresca, periode dari Desember hingga Februari mendatang akan menjadi fase yang menentukan arah musim Chelsea. Pentingnya konsistensi di momen-momen krusial ini tidak bisa dilewatkan begitu saja jika klub ingin menembus posisi empat besar atau bahkan mengejar gelar lebih tinggi di klasemen Liga Inggris. Liputan6Fokus Bursa Transfer Paruh Musim: Lini Belakang dan GelandangMelihat kondisi skuad yang belum optimal, Chelsea mulai menyiapkan strategi untuk bursa transfer paruh musim Januari 2026. Klub sudah mengidentifikasi dua sektor utama yang perlu diperkuat: lini belakang dan lini tengah. Kekurangan kedalaman pemain di area-area ini dianggap sebagai salah satu faktor yang membuat performa tim naik turun sepanjang paruh musim pertama. Liputan6Lini belakang Chelsea dinilai perlu tambahan pemain yang bisa menghadirkan stabilitas defensif, sementara lini tengah membutuhkan pemain baru yang dapat membantu mengontrol tempo pertandingan sekaligus mengurangi beban kerja pada pemain kunci seperti Moises Caicedo dan Enzo Fernandez. Ketergantungan berlebihan pada dua gelandang ini seringkali membuat lini tengah tim kurang fleksibel saat salah satu dari mereka tak tampil maksimal. Liputan6Meski demikian, Chelsea diprediksi tidak akan melakukan pembelian besar-besaran pada bursa transfer Januari mendatang. Klub lebih memilih pendekatan hati-hati — fokus pada perencanaan jangka menengah serta mengakuisisi talenta muda berbakat yang bisa menjadi investasi di masa depan. Langkah ini menunjukkan betapa Chelsea tengah mencoba menyeimbangkan kebutuhan kompetitif jangka pendek dengan strategi pembangunan tim yang berkelanjutan. Liputan6Evaluasi Performa Tim dan Pandangan PakarPara pengamat sepak bola Inggris juga memberikan pandangan mereka terkait situasi Chelsea. Misalnya, mantan pemain legendaris Alan Shearer menilai The Blues perlu memperkuat beberapa posisi penting di skuad mereka — termasuk striker kelas atas serta bek tengah yang lebih dominan — agar Chelsea bisa bersaing di papan atas liga. Pandangan seperti ini mempertegas bahwa fokus transfer Chelsea kemungkinan besar bukan sekadar mencari tambahan pemain, tetapi juga memperbaiki struktur tim secara komprehensif. Ligaolahraga.comSelain itu, isu lain seperti masalah menjaga keunggulan saat unggul juga sempat diangkat dalam evaluasi tim. Chelsea diketahui beberapa kali gagal mempertahankan hasil positif meskipun sempat unggul di babak pertama, sebuah kelemahan yang kerap memupus peluang mereka meraih tiga poin penuh dalam laga berat. detiksportDalam aspek disiplin, meski catatan kartu kuning yang cukup tinggi sempat menjadi sorotan, Manajer Maresca menegaskan bahwa tim tidak memiliki masalah disiplin secara keseluruhan. Ini menunjukkan bahwa faktor inkonsistensi bukan semata masalah perilaku di lapangan, melainkan lebih kepada aspek taktik, mental, dan adaptasi permainan terhadap berbagai situasi pertandingan. Ligaolahraga.comTarget Akhir Tahun dan Tantangan SelanjutnyaMemasuki pertandingan penutup tahun kalender, Chelsea menaruh harapan besar untuk kembali ke jalur kemenangan. Manajer Maresca menegaskan pentingnya menyelesaikan 2025 dengan cara yang positif sebagai modal psikologis untuk menghadapi fase krusial musim 2025/2026. Hal ini menjadi sinyal bahwa klub ingin memperbaiki atmosfir tim serta memupuk kepercayaan diri sebelum bursa transfer dibuka. Liputan6Namun, tantangan tetap besar. Dengan jarak poin yang cukup lebar terhadap pemuncak klasemen, serta tekanan dari tim-tim rival yang juga memperkuat skuad mereka, pergerakan Chelsea di bursa transfer dan efektivitas implementasi strategi Maresca akan sangat menentukan arah musim mereka selanjutnya.