Sumber foto: Bola.net

Cesc Fabregas Masuk Radar AC Milan: Langkah Berisiko atau Keputusan Brilian?

Tanggal: 21 Mar 2025 10:06 wib.
Tampang.com | AC Milan tengah mencari sosok baru untuk mengisi kursi pelatih setelah Sergio Conceicao dinilai gagal memenuhi ekspektasi. Keputusan untuk mengakhiri kontraknya disebut sudah hampir pasti, dan manajemen Rossoneri kini mulai mempertimbangkan sejumlah kandidat pengganti.

Salah satu nama yang mengejutkan adalah Cesc Fabregas. Mantan gelandang top yang kini menangani Como disebut sebagai kandidat potensial untuk mengisi posisi pelatih Milan. Namun, langkah ini menuai pro dan kontra di kalangan pengamat sepak bola Italia.


Fabregas Dinilai Belum Siap Tangani Klub Besar

Analis Sportitalia, Michele Criscitiello, menilai bahwa menunjuk Fabregas sebagai pelatih Milan adalah perjudian besar. Ia membandingkannya dengan keputusan Juventus yang merekrut Thiago Motta, yang dinilai belum cukup berpengalaman untuk menangani klub sebesar Bianconeri.

"Jika Inter atau Milan benar-benar mempertimbangkan Fabregas, mereka harus berpikir ulang. Ini bisa menjadi kesalahan besar setelah Thiago Motta," ujar Criscitiello, dikutip dari Sempre Milan.

Menurutnya, Fabregas masih membutuhkan beberapa tahun lagi untuk berkembang sebelum siap menangani klub dengan tekanan besar seperti Milan. Meski sukses membawa Como bersaing di Serie A, pengalaman Fabregas sebagai pelatih masih sangat terbatas.


Gaya Permainan Menarik, tapi Masih Butuh Pembuktian

Di Como, Fabregas dikenal mengusung filosofi permainan berbasis penguasaan bola dan operan cepat. Namun, timnya kerap kehilangan fokus dalam momen-momen krusial. Hal ini menimbulkan keraguan apakah ia mampu menerapkan sistem yang solid di Milan.

Criscitiello juga mempertanyakan mengapa Fabregas lebih diapresiasi di Italia ketimbang di Inggris. "Jika dia memang sehebat itu, mengapa klub-klub Premier League tidak meliriknya?" tanyanya.


Milan Harus Belajar dari Kesalahan Juventus

Milan berada di titik krusial dalam membangun tim yang lebih kompetitif. Oleh karena itu, mereka harus berhati-hati dalam memilih pelatih baru. Mengulang kesalahan Juventus dengan Thiago Motta bisa menjadi bumerang.

“Melatih Como dan Bologna itu satu hal, tapi menangani Milan, Juventus, atau Inter adalah level yang jauh berbeda,” tegas Criscitiello.

AC Milan membutuhkan lebih dari sekadar pelatih dengan filosofi menarik. Mereka memerlukan sosok yang berpengalaman menghadapi tekanan tinggi, manajemen ruang ganti yang kompleks, serta mampu membawa tim meraih trofi.


Kesimpulan: Apakah Fabregas Pilihan Tepat?

Untuk saat ini, Fabregas mungkin belum memenuhi kriteria yang dibutuhkan Milan. Rossoneri memerlukan nakhoda berpengalaman, bukan pelaut yang baru belajar berlayar.

Meskipun demikian, jika diberi waktu dan kesempatan untuk berkembang, bukan tidak mungkin Fabregas suatu hari nanti akan siap untuk tantangan sebesar Milan. Namun, apakah Milan berani mengambil risiko sekarang? Itu pertanyaan besar yang masih harus dijawab.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved