Bejo Sugiantoro Meninggal Saat Fun Football di Lapangan SIER
Tanggal: 26 Feb 2025 20:27 wib.
CEO Deltras Sidoarjo, Amir Burhanuddin, tidak menyangka dengan kabar duka yang diterimanya pada Selasa (25/2/2025) sore. Ia mendapatkan informasi bahwa Pelatih Deltras Sidoarjo, Bejo Sugiantoro, meninggal dunia saat bermain fun football di Lapangan SIER, Surabaya, Jawa Timur.
“Kami segenap manajemen klub Deltras FC Sidoarjo serta Deltras FC Akademi turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya head coach Deltras FC 2024/2025, Bejo Sugiantoro,” ujar Amir dalam keterangan tertulisnya.
Bejo Sugiantoro mengembuskan napas terakhirnya saat sedang bermain sepak bola santai bersama rekan-rekannya. Kabar ini sontak mengejutkan dunia sepak bola nasional, mengingat Bejo dikenal sebagai sosok pelatih yang berpengaruh dalam pembinaan pemain muda dan memiliki perjalanan karier yang cemerlang.
Menurut saksi di lokasi, Bejo tiba-tiba terjatuh saat pertandingan berlangsung. Upaya pertolongan segera dilakukan, namun nyawanya tidak tertolong. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya mantan pemain Timnas Indonesia tersebut.
Bejo Sugiantoro dikenal sebagai bek tangguh di eranya dan merupakan bagian dari generasi emas Timnas Indonesia. Ia mengawali kariernya di Persebaya Surabaya dan menjadi ikon klub tersebut selama bertahun-tahun.
Setelah pensiun sebagai pemain, Bejo melanjutkan kiprahnya di dunia kepelatihan. Ia sempat menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia dan menangani beberapa klub Liga 1 dan Liga 2, termasuk Deltras Sidoarjo. Keberhasilannya dalam membina pemain muda membuatnya dihormati di dunia sepak bola nasional.
Kabar meninggalnya Bejo Sugiantoro mendapatkan respons dari berbagai pihak, mulai dari rekan sesama pelatih, pemain, hingga para pecinta sepak bola Tanah Air. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya legenda sepak bola Indonesia tersebut.
“Sangat kehilangan sosok Bejo Sugiantoro. Beliau adalah pemain hebat dan pelatih yang berdedikasi tinggi dalam memajukan sepak bola Indonesia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Erick Thohir.
Para mantan rekan setimnya di Timnas Indonesia juga mengungkapkan rasa dukanya melalui media sosial. Mereka mengenang Bejo sebagai sosok yang ramah, disiplin, dan memiliki semangat tinggi dalam dunia sepak bola.
Jenazah Bejo Sugiantoro rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Surabaya. Keluarga besar Bejo mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat serta komunitas sepak bola Indonesia.
Kepergian Bejo Sugiantoro menjadi kehilangan besar bagi dunia sepak bola Indonesia. Semangat dan dedikasinya akan selalu dikenang, terutama oleh para pemain muda yang pernah mendapatkan bimbingannya. Selamat jalan, legenda!