TNI Proses Pengunduran Diri Letjen Novi Helmy, Ditargetkan Rampung Bulan Ini
Tanggal: 30 Mar 2025 16:42 wib.
Tampang.com | Proses administrasi pengunduran diri Letjen Novi Helmy Prasetya dari TNI saat ini masih berlangsung. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Kristomei Sianturi menyatakan bahwa penyelesaian administrasi ini ditargetkan rampung pada bulan ini.
Proses Administrasi Masih Berjalan
Letjen Novi Helmy saat ini telah menjabat sebagai Direktur Utama PT Bulog, tetapi secara resmi masih berstatus sebagai Staf Khusus (Stafsus) Panglima TNI. Kristomei menegaskan bahwa pengunduran diri dari dinas militer tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, melainkan harus melalui prosedur administrasi yang jelas.
"Proses administrasi ini sedang berlangsung, kita tunggu saja hasilnya. Insya Allah bulan ini sudah selesai," ujar Kristomei saat ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (27/3/2025).
Letjen Novi Helmy Sudah Tak Memegang Jabatan di TNI
Meskipun masih dalam proses administrasi, Letjen Novi Helmy secara teknis sudah tidak memegang jabatan strategis di TNI. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI, namun kini telah dipindahkan ke posisi Stafsus Panglima.
"Jadi, sebagai Staf Khusus Panglima, beliau sudah tidak memiliki jabatan aktif di TNI. Dari yang sebelumnya Danjen Akademi TNI, sekarang sudah non-job," jelas Kristomei.
Kebijakan Panglima TNI Terkait Prajurit di Jabatan Sipil
Keputusan ini selaras dengan kebijakan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang mewajibkan prajurit aktif yang menjabat di luar 14 kementerian/lembaga yang diatur dalam revisi UU TNI untuk mengundurkan diri atau mengambil pensiun dini.
"Panglima telah memerintahkan prajurit aktif yang berada di luar dari 14 kementerian atau lembaga yang diamanatkan dalam revisi UU TNI untuk segera mengundurkan diri atau pensiun dini," tambah Kapuspen.
Sempat Absen di DPR, Status Novi Helmy Disorot
Keberadaan Letjen Novi Helmy di PT Bulog sempat menjadi sorotan publik setelah ia tidak hadir dalam rapat bersama DPR, di mana statusnya sebagai anggota TNI aktif dipertanyakan oleh beberapa anggota dewan.
Dengan target penyelesaian administrasi pada bulan ini, diharapkan status Letjen Novi Helmy segera jelas dan sesuai dengan aturan yang berlaku.